Waktu Posting : 23-05-2014 20:22 | Dibaca : 3072x
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin sakit. Apalagi jika sakit yang diderita berhubungan dengan organ penting tubuh yang berpengaruh pada kegiatan sehari-hari untuk beraktivitas. Salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam aktivitas tubuh adalah otot. Otot penting karena otot akan berpengaruh pada gerakan sistem organ tubuh lainnya. Misalnya gerakan tangan, kaki, hingga mata sekalipun semuanya dipengaruhi oleh otot.
Salah satu penyakit yang menyerang dan berhubungan dengan otot adalah lemas otot atau yang dikenal dengan Myasthenia Gravis dalam dunia medis. Otot dalam tubuh menjadi lemas, akibatnya setiap gerakan yang dilakukan otot tersebut akan terganggu. Otot di dalam tubuh yang biasa melemas jika sudah terserang penyakit ini adalah otot yang berhubungan dengan panca indera seperti otot yang menggerakkan kelopak mata, otot yang berperan dalam pernafasan, dan otot yang menggerakkan mulut untuk berbicara hingga mengunyah. Mata akan mengalami gangguan pada pergerakan kelopaknya , mulut akan mengalami kesusahan saat berbicara, mengunyah, dan untuk otot lemas di bagian pernafasan bisa membuat seseorang kesusahan bernafas terutama saat menghirup udara.
Bca juga :Â Langkah yang Gampang untuk Hidup Lebih Lama serta SehatÂ
Jika keadaan ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Myasthenia Gravis yang diderita menjadi semakin parah. Untuk bernafas butuh alat bantu, kelopak mata harus ditegakkan, otot wajah menjadi kaku dan membuat rahang terbuka karena mulut yang susah ditutup. Jika masih bisa berbicara, biasanya suara menjadi sengau karena ada gangguan dalam sistem pernafasannya. Tapi, jika sudah parah berbicara pun tidak bisa.
Myasthenia gravis akan lebih ringan sifatnya jika segera ditangani dan diistirahatkan dari aktivitas. Namun, penyakit ini bisa berubah jadi lebih bahkan hingga menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada penderitanya jika dibiarkan dan tidak ditangani. Kelemasan pada otot akan menyebar bahkan hingga ke bagian panggul dan seluruh otot di bagian rangka tubuh. Penyakit ini jika baru timbul gejalanya, biasanya akan reda sakitnya ketika tubuh diistirahatkan dan kembali terasa ketika tubuh dibawa kembali beraktivitas. Penyakit yang menyebabkan otot lemas ini terjadi karena terjadi gangguan komunikasi antara sel yang menghubungkan otot dan syaraf. Komunikasi antar sel tersebut terganggu karena penghubung antar saraf diserang oleh sel antibody yang ada pada tubuh.
Jadi, ketika gejala mulai terasa terutama pada bagian indera tersebut kita harus segera memeriksakannya ke dokter. Penyebab utama terjadinya penyakit ini belum begitu jelas, yang diketahui hanya kekacauan yang dialami bagian otot dan antibody. Salah satu yang diduga menjadi penyebab penyakit ini juga berhubungan dengan terlalu banyaknya konsumsi obat antibiotic. Penyakit ini mudah datang dan akan bertambah parah pada mereka yang terlalu stress, terlalu meledak saat marah, terlalu banyak bekerja, terlalu lama bersentuhan dengan suhu yang terhitung ekstrim, komplikasi dari demam hingga sakit gigi, terlalu banyak makan-makanan yang memerlukan lama dalam proses pengunyahannya dan sulit sekali mengunyahnya.
Baca juga :Â Atasi Alergi Membandel dengan Bahan Alami Â
Penanganan yang tepat selain dengan ke dokter adalah dengan pengobatan herbal. Baik itu untuk memulai pencegahan sejak dini atau pengobatan sebagai tindakan, obat herbal sangat tepat digunakan. Obat herbal terutama yang sudah melalui penelitian seperti pada buah naga, kulit manggis, daun sirsak, hingga mengkudu diketahui memiliki banyak kandungan terutama untuk antioksidan dan beberapa zat anti toksin yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat. Antioksidan dari obat herbal tersebut dapat menjaga dan meningkatkan antibody atau daya tahan tubuh agar selnya tidak menyerang sel organ lain seperti halnya sel pada otot maupun saraf sehingga kerjanya terganggu. Seluruh organ tubuh akan terlindungi termasuk dari bahaya radikal bebas.
Marah-marah yang berlebihan hingga bisa menimbulkan kelemasan otot terutama dibagian wajah bisa disebabkan hipertensi. Obat herbal mampu menurunkan tekanan darah tinggi sehingga kelemasan otot akibat tidak terkontrolnya emosi bisa dihindari. Kelemasan otot bisa juga menjadi penyebab penyakit stroke. Untuk itu, sebaiknya konsumsi obat herbal sebagai bentuk penanganannya. Konsumsi obat kimia sangat beresiko akan terjadinya efek samping. Obat kimia akan meninggalkan sisa kimiawinya di dalam tubuh sehingga kemungkinan besar timbulnya penyakit lain sangat besar. Belum lagi penyakit lemas otot yang sifatnya akan mereda ketika diistirahatkan bisa menjadi ketergantungan jika diobati dengan obat kimia. Sementara obat herbal selain non efek samping, sifatnya pun tidak akan membuat ketergantungan karena mengobati secara menyeluruh.
Â
17-08-2014 01:06
Pergantian (perubahan) pada kulit dapat memberikan indikasi terjadinya masalah kesehatan. Apa sajakah pergantian itu serta apa indikasinya? Di samping selaku susunan pelindung terluar tubuh, kulit sebenarnya bisa jadi indikator kesehatan organ pada badan manusia. Karenanya, waktu keadaan kesehatannya menjalani penurunan atau mungkin ada penyakit khusus, keadaan kulit juga bakal berganti. Pergantian keadaan kulit yang mencerminkan ada pergantian pada keadaan kesehatan, dapat berbentuk pergantian warna ataupun teksturnya. Di bawah ini berbagai pergantian pada kulit dan masalah kesehatan yang barangkali jadi pemicunya : Baca juga : Simptom yang Tak Boleh Diabaikan 1. Menebal seperti Beludru Ada hiperpigmentasi atau mungkin penebalan kulit berwarna kehitaman serta memiliki tekstur seperti beludru pada ketiak, leher sisi belakang, lipatan tangan serta paha, dan pusar, memberikan indikasi ada diabetes. Kulit yang menebal, berwarna kehitaman serta seperti beludru itu dikatakan Acanthosis Nigricans. Karakteristiknya berbentuk plak hiperpigmentasi, hiperkeratosis, serta memiliki bentuk simetris. Acanthosis Nigricans berlangsung lantaran jumlah insulin yang tak berikatan dengan reseptornya meningkat. Hingga, banyak insulin yang berikatan dengan reseptor lain yang serupa dengan reseptor insulin. Keadaan itu menyebabkan terjadinya resistensi insulin yang beresiko pada tumbuhnya jaringan baru yang menyebabkan terjadinya penebalan kulit serta pergantian warna atau mungkin hiperpigmentasi. Demikian merasakan tanda-tanda ini, secepatnya laksanakan tes kontrol diabetes untuk lebih memastikannya. Hingga, aksi penyembuhan atau mungkin perlakuan yang jitu berkenaan dengan keadaan itu dapat dikerjakan. 2. Ruam Kupu-Kupu Timbulnya ruam merah yang memiliki bentuk mirip kupu-kupu pada tulang pipi serta pangkal hidung, dapat jadi sinyal penyakit lupus. Satu penyakit autoimun kritis yang dapat mengakibatkan paradangan di beberapa sisi tubuh. Terutama pada kulit, persendia, darah, serta ginjal. Walau seputar 50 % pasien lupus alami ruam kupu-kupu pada ruang muka, tetapi ruamnya dapat pula menyebar dibagian tubuh lain yang terpapar cahaya matahari. Ruam itu umumnya bakal makin memburuk bila terserang cahaya matahari. Kecuali, timbulnya ruam kupu-kupu, tanda-tanda lupus dapat pula berbentuk rambut rontok tidak teratasi, nampak bercak-bercak merah mirip cakram di tubuh, nyeri pensendian dsb. Untuk meyakinkan, dibutuhkan kontrol dokter. 3. Terlampau Kering Kulit yang terlampau kering dapat memberikan indikasi tubuh kekurangan konsumsi vitamin. Umumnya, gejalanya pula dibarengi rambut kusam, kuku rapuh, serta tubuh merasa lesu. Memanglah ada berbagai kontrol, baik melalui darah atau mungkin urin untuk meyakinkan tubuh kekurangan vitamin. Tetapi, prosesnya kerapkali rumit atau mungkin memerlukan ongkos. Hingga, pemeriksaannnya tidak sering dikerjakan, terkecuali bila nampak persoalan kesehatan yang punya pengaruh pada kekuatan penyerapan nutrisi oleh tubuh. Banyak praktisi kesehatan yakini bahwasanya kontrol kandungan zat anti-oksidan didalam darah adalah jalan yang tambah baik untuk meyakinkan kandungan vitamin serta mineral pada badan, dan keadaan kesehatan pada umumnya. Karena, tubuh butuh vitamin serta mineral, satu diantaranya untuk menghasilkan enzim anti-oksidan. 4. Warna Berubah Pergantian warna kulit dapat jadi indikasi ada masalah kesehatan sebagai berikut : - Lebih Kusam Kulit yang tampak lebih kusam dari umumnya kemungkinan lantaran tengah menanggung derita anemia, stres, stamina menyusut, atau mungkin lantaran terlampau banyak merokok. Usaha kembalikan kemilau kulit dapat dikerjakan dengan minum juice wortel fresh tiap-tiap hari serta minum air mineral sekurang-kurangnya 1, 5 liter /hari. Teratur lakukan perawatan eksfoliasi atau mungkin pengelupasan kulit dengan scrub dsb pula amat disarankan untuk bikin kulit jadi bercahaya kembali. - Kekuningan Kulit yang tampak kekuningan mungkin saja adalah sinyal terjadinya masalah liver, hati, desakan datah tinggi, diet yang tak jitu, dehidrasi, kurang tidur, serta sakit kuning atau mungkin jaundice. Minum tigaperempat gelas juice lemon fresh, juice wortel, 2 liter air mineral bikin tubuh terus terhidrasi. Kerjakan pula perawatan masker muka dengan madu 2 x satu minggu untuk berikan nutrisi pada kulit. - Kemerahan Kemerahan pada kulit muka kemungkinan berlangsung disebabkan kurang lancarnya aliran darah, kekurangan vitamin serta mineral, menanggung derita masalah jantung, demam, terjangkit rosacea atau mungkin dermatitis kontak. Untuk memudahkan tanda-tanda itu, sering-seringlah makan buah-buahan serta sayuran fresh. - Lingkaran Hitam di Seputar Mata Timbulnya lingkaran hitam di seputar mata mungkin saja sinyal kurang tidur, anemia, kekurangan vitamin, persoalan ginjal, kekurangan cairan tubuh, sinusitis kritis, serta dehidrasi. 5. Berbintik serta Ditumbuhi Sisik Bila di kulit ada bintik-bintik merah serta lalu menebar ke nyaris semua tubuh, waspadalah! Terlebih bila bintik merah itu makin melebar serta ditumbuhi sisik putih keperak-perakan serta tidak tipis. Hati-hati, siapa tahu itu tanda-tanda psoriasis. Baca juga : Kelainan Pada Tubuh Bisa Dilihat dari Isyarat warna Kuku Psoriasis ialah penyakit radang kulit yang kritis disebabkan masalah kekebalan tubuh. Penyakit ini dapat berlangsung pada siapapun serta tiada hubungan dengan tipe kelamin, etnik, ataupun warna kulit. Dapat muncul setiap saat. Umumnya puncaknya pada remaja umur 15-25 th.. Tanda-tanda orang yang terserang psoriasis umumnya didahului dengan sejenis luka memar atau mungkin benturan di satu diantara sisi kulit tubuh. Sisi tubuh yang terserang penyakit psoriasis umumnya tidak kunjung pulih. Sebaliknya, makin memburuk, melebar, serta meluas. Hingga sekarang ini, pemicu penyakit psoriasis belum kenali pasti. Namun, ditengarai ada gen abnormal yang mengarah ke pembentukan psoriasis pada pasien. Hingga, penyakit ini memiliki resiko jadi penyakit keturunan. Cuma saja aspeknya belum pasti menguasai. Berarti, bila orangtuanya terserang, belum pasti anaknya kelak pasti terserang. Dibutuhkan Pembanding Untuk dapat tahu kesehatan tubuh lewat kulit muka, dibutuhkan suatu indikator atau mungkin pembanding serta indikator itu ialah kulit orang yang berkaitan dalam keadaan normal. Bukan hanya kulit orang lain. Karena, keadaan kulit normal tiap-tiap orang berlainan. Serta, kulit normal itu bisa dilihat saat orang itu tengah terasa amat sehat, bugar, penuh semangat.
28-04-2014 04:54
Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah - Jerawat sering mengganggu penampilan anda terutama ketika jerawat muncul dalam wajah anda. Gangguan berupa benjolan di wajah ini sering membuat anda merasa nyeri sekitar wajah serta memberikan bekas yang menampilkan noda hitam di wajah anda. Berbagai cara juga dilakukan untuk menghilangkan jerawat pada bagian wajah ini, baik menggunakan produk kosmetik di pasaran maupun di berbagai klinik kesehatan dokter kulit. Diantara cara menghilangkan jerawat di wajah ini antara lain yaitu berikut ini : 1. Menggunakan sabun sulfur atau obat sulfur yang mampu mematikan benjolan jerawat di wajah. 2. Menggunakan masker ekstrak lemon yang memang mampu mengeringkan jerawat di wajah anda. 3. Resorsinol merupakan obat jerawat yang memang dapat mengeringkan jerawat anda karena obat jerawat ini mampu berperan sebagai anti bakteri, anti fungsi serta keratol. Nah, sebaiknya sebelum anda melakukan pengobatan jerawat ini anda perlu untuk mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini. Tujuannya adalah agar anda mampu mengobati jerawat sesuai dengan sasaran atau faktor penyebabnya. Jika anda ingin mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini maka berikut ini ulasannya, yaitu : Baca juga : Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? Penyebab Jerawat di Wajah Penyebab jerawat di wajah ini terbagi atas 5 faktor yang saling berkaitan satu sama lainnya untuk memunculkan benjolan di sekitar wajah yang berisi hormone ataupun nanah. Berikut ini merupakan kelima faktor tersebut yaitu 1. Faktor Keturunan Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang menjadi bagian dari penyakit herediter. Kesinambungan diantara genetik dengan kejadian penyakit jerawat ini memang memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, jerawat juga muncul akibat dari pengaruh kandungan darah dalam tubuh penderitanya. Apabila keluarga anda memiliki riwayat gangguan kulit berupa jerawat ini maka sudah pasti anda akan mengalaminya jika kulit anda tidak kunjung dirawat karena jerawat berhubungan erat dengan kandungan darah parental. 2. Faktor Jenis Kulit Kulit merupakan bagian yang luas disepanjang tubuh anda. Kesehatan bagian kulit ini memang memiliki peranan yang penting untuk menjaga kepercayaan diri anda. Apalagi bagian kulit wajah anda ini, tentunya menjadi bagian pertama kali yang mampu memberikan daya tarik terhadap orang lain. Untuk itu, anda perlu melakukan perawatan kulit wajah anda agar terhindar dari gangguan kulit wajah khusunya yaitu jerawat. Munculnya jerawat banyak dikaitkan dengan jenis kulit yang berminyak. Namun, sebenarnya jerawat ini juga bisa terjadi pada kulit kering sekalipun jika penderitanya jarang melakukan perawatan kulit. So, you must care with your skin! Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium 3. Faktor Jenis Kosmetik Faktor yang ketiga ini merupakan contoh faktor eksternal yang dapat mempengaruhi terjadinya jerawat. Gangguan jerawat tidak hanya muncul dari faktor pengaruh internal namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor bagian eksternal salah satunya yaitu pengaruh pemilihan kosmetik ini. Alat perawatan wajah seperti halnya kosmetik ini memang banyak bermunculan di pasaran, baik yang dijamin oleh BPOM (badan pengawasam obat dan makanan) maupun alat kosmetik produksi rumahan. Untuk itu anda perlu melakukan pemilihan yang cocok untuk kosmetik ini. Langkah – langkah yang dapat jadikan pedoman untuk memilih kosmetik yang cocok bagi kulit anda yaitu : - Lakukan pengenalan jenis kulit anda - Usahakan anda memilih produk kosmetik yang memiliki ijin edar seperti BPOM, MUI, dll. - Jangan sesekali anda memilih produk kosmetik yang mengandung merkuri atau zat alergen semacamnya. - Gunakanlah kosmetik yang memang dianjurkan oleh dokter kulit atau tenaga medis lainnya jika kulit anda tergolong sensitif. 4. Faktor Kebersihan Kesehatan kulit wajah yang terhindar dari bahaya jerawat membutuhkan perhatian khusus terutama dari segi kebersihannya. Pasalnya, keberadaan bakteri serta virus penyebab jerawat banyak berkeliaran disekitar anda. Untuk itu, anda harus menjaga kebersihan alat – alat kosmetik yang bersentuhan langsung dengan kulit wajah anda seperti halnya spon bedak, kuas make up serta handuk anda. Anda perlu membersihkannya setiap minggunya atau pun menggantikannya ketika sudah terlihat kotor. 5. Faktor Kebiasaan Kebiasaan anda sehari – hari juga mampu menimbulkan jerawat di wajah anda. Berbagai kebiasaan yang berisiko terhadap munculnya jerawat ini antara lain yaitu kebiasaan anda yang malas mencuci muka terutama setelah bepergian, kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang serta coklat dan berbagai aktivitas anda lainnya yang mampu merangsang hormon untuk menimbulkan jerawat di wajah anda.
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.