Waktu Posting : 08-05-2016 13:42 | Dibaca : 2511x
30-04-2014 08:25
Pengobatan Alami untuk Sakit Gigi - Sakit gigi bisa dikatakan merupakan salah satu penyakit yang cukup umum ditemukan dan menjadi alasan utama mengapa seseorang berkunjung ke dokter gigi. Sakit gigi itu sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal misalnya saja gigi yang berlubang, infeksi pada gusi, cavity atau tumpukan plak yang bisa memicu munculnya gigi berlubang, adanya gigi yang patah, gigi goyang dan berbagai sebab lainnya. Berbagai jenis penyakit gigi seperti ini sebenarnya dapat dicegah sedari dini dengan rajin melakukan kunjungan ke dokter gigi, setiap 6 bulan sekali. Selama proses kunjungan rutin tersebut, gigi akan diperiksa secara menyeluruh, dibersihkan tumpukan plak yang ada bila perlu dan juga mendeteksi sejak dini bila ada masalah yang terjadi pada gigi tersebut. Selain itu, menjaga kebersihan gigi dengan cara menggosok gigi secara teratur pagi dan malam hari sebelum tidur adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang menginginkan gigi mereka agar tetap sehat. Namun, ada kalanya sakit gigi tetap menyerang dan bila hal ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa ditempuh oleh penderita sakit gigi. Melakukan kunjungan ke dokter adalah hal yang dianjurkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab sakit gigi tersebut. Selain itu, penderita sakit gigi bisa mengkonsumsi jenis obat pereda rasa nyeri yang diberikan oleh dokter, atau bisa juga menggunakan obat tradisional yang lebih mudah ditemukan, lebih murah, lebih sedikit resiko efek samping dan juga lebih efektif. Meredakan Rasa Nyeri Upaya pertama yang bisa ditempuh saat menderita sakit gigi adalah meredakan nyeri itu sendiri. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh yaitu dengan: Kompres dingin. Hal ini dilakukan dengan cara menggunakan es batu yang sudah dibungkus oleh kain atau handuk kecil. Kompres ini diletakkan di bagian pipi tepat dibagian luar gigi yang terasa sakit. Hal ini bisa membantu meredakan nyeri. Tidak dianjurkan untuk mengompres langsung didaerah yang sakit karena hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat mengingat gigi yang sakit akan jauh lebih rentan terhadap suhu dingin dan panas. Kompres panas dengan kantong teh. Pergunakan kantong teh yang masih hangat (tanpa tambahan gula) untuk mengompres daerah yang sakit Baca juga : Berbagai Pilihan Obat Herbal Darah Tinggi di Sekitar Kita Upaya Penyembuhan dengan Rajin Membersihkan Gigi Sakit gigi bisa disebabkan karena tumpukan sisa makanan yang tidak dibersihkan. Oleh karena itu, upaya pembersihan gigi secara teratur bukan hanya akan mencegah penyakit gigi itu sendiri, namun juga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Berbagai upaya untuk membersihkan gigi itu sendiri bisa berupa rajin menyikat gigi pagi dan malam sebelum tidur, menggunakan mouthwash atau pencuci mulut secara teratur untuk mengurangi tumpukan plak yang ada dan juga menggunakan benang pembersih untuk membersihkan sela-sela gigi Penggunaan mouthwash bisa sangat membantu, namun anda tidak perlu menggunakan mouthwash yang ada di pasaran. Ada beberapa bahan yang mungkin sudah tersedia di dapur setiap orang yang bisa membantu membersihkan gigi dengan lebih maksimal yaitu: Berkumur-kumur dengan air hangat yang dicampur garam. Campuran garam dalam air hangat bisa membantu untuk membersihkan area disekitar gigi dan menarik racun ataupun cairan yang menyebabkan daerah gusi membengkak. Berkumur-kumur dengan air yang sudah dicampur dengan baking soda. Jenis mouthwash yang satu ini juga dapat dilakukan secara teratur untuk membantu mengurangi plak dalam mulut Obat Herbal untuk Mengobati Sakit Gigi Upaya pengobatan sakit gigi tidak akan lengkap tanpa menggunakan bahan-bahan herbal tertentu yang dipercaya dapat mengobati rasa sakit tersebut. Ada beberapa jenis obat herbal yang umum dipergunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi penyakit gigi, yaitu: Minyak cengkeh. Minyak cengkeh mengandung eugenol, sebuah senyawa yang bisa membantu meredakan sakit gigi. Cara menggunakannya adalah dengan mencelupkan kapas pada sedikit minyak cengkeh dan letakkan di daerah gigi yang sakit dan berlubang. Manfaat yang sama juga bisa didapatkan dengan cara menghaluskan cengkeh dan mencampurnya dengan sedikit air hingga membentuk pasta sebelum diaplikasikan ke daerah yang sakit Bawang putih. Penggunaan bawang putih merupakan salah satu resep nenek moyang terbukti cukup efektif untuk mengatasi sakit gigi. Caranya cukup mudah yaitu dengan menghaluskan bawang putih dengan sedikit garam. Campuran ini kemudian dimasukkan pada gigi yang berlubang atau pada daerah gigi/gusi yang sakit. Bawang putih memiliki kandungan anti bakteri yang bisa membasmi kuman-kuman penyebab penyakit gigi Biji alpukat. Biji alpukat yang sudah kering dihaluskan kemudian bubuk biji alpukat ini ditaburkan di daerah gigi yang sakit dan ditutup dengan kapas hingga rasa sakitnya berkurang. Air dari jeruk nipis yang diteteskan ke area yang sakit juga bisa membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Oregano oil. Oregano oil atau minyak oregano merupakan salah satu jenis minyak yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Cukup dengan menempelkan kapas atau cotton ball yang sudah dibasahi dengan minyak oregano ke daerah yang sakit. Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal Untuk Penyakit Rematik Banyak sekali metode pengobatan herbal atau pengobatan alami yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Namun, kunjungan ke dokter gigi sangat diperlukan bila sakit yang dirasakan tidak kunjung reda. Pemeriksaan lebih lanjut akan mengungkap apa penyebab dari sakit gigi tersebut sehingga bisa dilakukan perawatan yang tepat untuk mencegah masalah tersebut menjadi lebih parah.
08-06-2014 05:26
Hampir semua wanita tahu, tak ada yang bisa membuat pudar kulit wajah separah kurangnya waktu tidur. Ada istilah beauty sleep atau dengan kata lain tidur cukup demi kulit wajah segar. Meski tahu, belum tentu semua wanita melakukannya lho. Ada banyak wanita di luar sana yang barutidur lepas tengah malam dan harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke tempat kerja. Bagaimana dengan Anda? Masih belum termotivasi untuk menambah jam tidur? Ah, mestinya Anda dengarkan saja apa kata ahlinya. Banyak dokter meyakini, kebiasaan kurang tidur bisa membuat wanita berisiko menderita penyakit jantung dan diabetes ketimbang pria. Benarkah? Apakah pria dan wanita sedemikian berbedanya dalam hal fisiologi sehingga mereka memberikan reaksi berbeda terhadap pola tidur yang terganggu? Atau ada kaitannya dengan masalah psikologis? Diyakini testoteron mungkin punya peran. Diingatkan, para wanita agar lebih memperhatikan waktu tidurnya. Saya rasa kita tidak harus menunggu 20, 39, atau 40 tahun untuk mengubahnya. Bagi wanita tidur cukup tidak hanya beauty sleep, tapi juga tidur demi kesehatan. Baca juga : Memadukan Herbal dan Kemoterapi Untuk Penyembuhan Kanker Tapi benarkah hanya sebegitu dampaknya? Coba saja ingat-ingat, kurang tidur sering kali memicu suasana hati yang buruk. Jangan heran bila seorang istri atau rekan kerja wanita Anda dalam keadaan kesal, padahal masih pagi, tanpa ketahuan penyebabnya. Itulah yang mereka rasakan kalau kurang tidur. Wanita butuh lebih banyak waktu tidur ketimbang pria dan bila dipaksa akan lebih menderita, baik secara fisik maupun mental. Kurang tidur membuat wanita punya suasana hati yang tak enak, kurang energik, serta lebih gampang tersinggung. Tidur nyenyak dibutuhkan agar Anda berfungsi sepanjang hari. Kalau kurang tidur membuat wanita mengantuk dan marah-marah tak karuan, maka tidur nyenyak bisa membuat wanita produktif, membuat keputusan terbaik, menghindari hal-hal tak perlu, dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif. Baca juga : Cara Menghilangkan Jerawat dengan Buah-buahan Setiap orang butuh jam tidur berbeda. Kebanyakan butuh 7 hingga 9 jam tidur setiap malam. Tapi ada juga yang butuh lebih lama, dan itu normal. Sebagian lagi malah kurang dari 7 jam. Seiring usia, jam tidur kemungkinan berkurang. Jadi tinggal pada pilihan membuat jam tidur yang terus berkurang itu benar-benar berkualitas. Percuma jika jam tidur Anda panjang namun berkali-kali terbangun gara-gara gangguan yang tidak perlu. Begitu bangun, Anda mestinya merasa segar dan tak merasa terpaksa atau tiba-tiba terbangun. Pertanda lain, sepanjang hari Anda tak bakal mengantuk, sekalipun menjalani aktivitas yang biasa saja, bahkan membosankan. Kalau ingin hari-hari Anda berlalu dengan penuh semangat dan ceria, pastikan tidur dengan cukup dan berkualitas. Nah, selamat tidur.
22-03-2016 19:10
2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya - Vagina bau tak cuma bisa bikin seseorang wanita tak yakin diri, tetapi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan dengan kesehatan vagina. Bau vagina seseorang wanita bisa tidak sama didalam satu siklus menstruasi. Anda pula tak usah cemas bila vagina Anda merasa bau sesudah lakukan kegiatan yang berkeringat. Walau demikian, vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain butuh diwaspadai. Lantaran, itu berarti ada permasalahan pada kesehatan daerah kewanitaan Anda. Kenali Penyebabnya Vagina Bau Melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan atau vagina ialah hal yang utama. Kenali berbagai penyebabnya vagina bau berikut ini, serta bermacam gejala yang lain, manfaat tahu apakah bau pada vagina beresiko atau tak. Baca juga : Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasinya Vaginosis bakterialis Pada intinya vagina memanglah memiliki kandungan satu tipe bakteri. Bakteri ini ada didalam rongga vagina normal serta berperan membuat perlindungan vagina dengan bikin situasi asam. Tetapi pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan menyusut hingga keasaman vagina alami penurunan serta bakteri spesifik malah alami penambahan. Berlangsung tidak seimbangan bakteri atau kimia didalam vagina. Vagina bau adalah satu diantara gejala yang nampak dari keadaan ini. Bila Anda alami vaginosis bakterialis, vagina bakal berbau amis atau seperti bau ikan sesudah lakukan jalinan intim. Kecuali itu, vagina bakal keluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair serta/atau encer. Trichomoniasis Keadaan ini dikarenakan oleh parasit protozoa, serta adalah satu diantara penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini bisa lewat jalinan pada penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Walau penyakit ini bisa sembuh, tetapi tak tutup peluang penyakit ini bakal kambuh lagi. Timbulnya penyakit ini kadang-kadang tak diakui oleh pasien, hingga menyebabkan peluang untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin saja nampak diantaranya, vagina berbau tak enak atau busuk, vagina memerah, gatal, kerap terasa hendak buang air kecil, tak nyaman waktu buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, dan pembengkakan di sekitaran selangkangan. Kecuali berbagai hal diatas, walau tidak sering berlangsung atau termasuk tak umum berlangsung, penyebabnya munculnya vagina bau yang lain diantaranya ialah kanker vagina, kanker serviks, fistula rektovaginal. Sayangi Daerah Kewanitaan Anda Kurangnya melindungi kebersihan daerah kewanitaan pula dapat jadi penyebabnya munculnya vagina bau. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan berbagai jalan berikut ini. Jagalah kebersihan Miss V dengan benar Cermati pemakaian pembalut. Bila Anda tengah dalam saat menstruasi, ingatlah untuk rajin ganti pembalut Anda dengan yang baru. Jauhi memakainya sepanjang sepanjang hari. Ingat pula untuk hindari pemakaian panty liners atau semacamnya bila tak tengah menstruasi. Lantaran pembalut atau panty liners bisa tingkatkan kelembaban pada daerah kewanitaan. Keadaan berikut yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada vagina Anda. Kecuali itu, sesudah buang air besar, sebisa-bisanya jauhi mengusap dari belakang ke depan. Supaya bakteri yang ada di sekitaran anus tak masuk kedalam vagina. Ingatlah untuk mengusap dari depan ke belakang. Jalan ini pula bisa turunkan resiko infeksi kandung kemih. Cermati kelembaban Miss V Anda pula butuh melindungi sisi kewanitaan Anda tetaplah kering, serta pakai bahan yang nyaman seperti dalaman memiliki bahan katun. Jauhi memakai celana ketat untuk hindari meningkatnya kelembaban pada daerah kewanitaan yang bisa menyebabkan infeksi serta berkumpulnya bakteri. Baca juga : Cara Mengembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Stroke Jauhi cairan pembersih vagina Vagina bau memanglah dapat bikin seseorang wanita jadi kurang yakin diri. Kadang-kadang cairan pembersih vagina dengan bermacam aroma juga jadi pilihan. Sayangnya, nyatanya cairan ini malah dapat mengacaukan kesehatan serta keseimbangan pH (situasi asam atau basa) pada vagina, yang wajarnya sekitar di angka 3, 8 – 4, 5. Cairan ini pula dapat menyebabkan infeksi bakteri didalam vagina. Tak cuma itu, bila bau pada vagina Anda nyatanya dikarenakan oleh bakteri atau masalah kesehatan vagina yang lain, cairan ini tak bisa menolong dalam mengobati permasalahan itu. Tetapi cuma menyingkirkan bau. Kecuali berbagai hal diatas, manfaat melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan, jauhilah sex bebas. Lantaran lewat fasilitas ini, bakteri yang beresiko bisa mengintai Anda. Hingga pada akhirnya menyebabkan herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, serta kutil kelamin. Vagina adalah organ badan yang amat utama untuk tiap-tiap wanita. Jaga kesehatannya dengan memerhatikan kebersihannya. Tangkal vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain dengan mencegah berbagai hal yang bisa menyebabkan bakteri atau infeksi. Bila vagina bau yang Anda alami dibarengi dengan gejala yang lain, janganlah malu atau malas untuk bertanya pada dokter. Dengan mendiamkannya demikian saja malah dapat membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda.