Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit

Additional Image

Waktu Posting : 21-08-2014 20:57 | Dibaca : 3614x

Untuk Anda yang tiap-tiap hari melakukan aktivitas didalam ruang ber-AC, kelihatannya mesti waspada dengan efek negatif dari kondisi itu. Walaupun mungkin saja terasa nyaman, sesungguhnya terus-terusan ada di ruang ber-AC pun dapat menyebabkan efek negatif. 

Paparan dingin dari AC dalam periode panjang dapat menyebabkan rusaknya kulit serta rambut. Hal semacam ini berlangsung lantaran AC menyerap kelembapan dalam ruang. 

Pendingin udara pun  menarik kelembapan dari kulit hingga mengakibatkan kulit kering. Bila tak dilindungi dengan pelembab, dengan gampang bakal mengakibatkan kerusakan kulit. Kekeringan terus-menerus bisa memengaruhi susunan kulit paling dalam. 
 
Baca juga : Agar Tetap Sehat Di Usia Tua Konsumsi 5 Nutrisi Penting  

Dampak periode panjang pendingin udara, apabila kita tak melindungi kesehatan kulit dapat menyebabkan beragam ganguan. Saat kulit alami kekeringan, bakal gampang timbul gatal. 

Penyejuk udara pun menambah buruk kelainan kulit yang terkena seorang. Kulit terkelupas, kering, serta pecah-pecah. merrupakan akibat dari hilangnya air serta kekurangan air pengganti dari jaringan kulit. 

Air amat utama untuk melindungi aliran darah. Air pula bermanfaat untuk menjaga kelenturan kulit. Ketika kelembapan ruang hilang, kulit dapat layu. Kulit jadi layu serta dampaknya berlangsung penuaan dini. 

Mereka yang kerap lakukan aktivitas luar ruang lalu masuk ke suatu ruang ber-AC, tanpa ada pelindung pada kulit dapat menyebabkan rusaknya kulit yang cukup serius lantaran pergantian suhu yang ekstrim. 

Dampaknya bakal makin jelek apabila ditambah dengan paparan tinggi polusi, pergantian cuaca yang ekstrim, diet yang jelek, serta pola hidup tak sehat yang lain. Alhasil untuk melindungi kesehatan serta keindahan kulit Anda didalam ruang AC, coba panduan yang di bawah ini. 
 
Baca juga : 6 Manfaat Sehat dari Asparagus  

Lantaran mungkin saja susah untuk mematikan AC di kantor, coba untuk tak memakai AC saat dirumah. Minimalkan pemakaian AC. Batasi pemakaian sabun untuk daerah kulit yang rawan kering. Dr. Kshama Vibhakar, konsultan dermatologis merekomendasikan : 

Gunakan lotion untuk melembabkan kulit, bukan hanya cream. Berikan pada leher, muka, siku, serta lutut. Lotion berbasis air bakal lebih melembabkan. 

Minum banyak air untuk melindungi kulit terus lembab, walau ada di ruang berpendingin. Janganlah menanti hingga terasa haus, lantaran air gampang diserap oleh badan. Karenanya tak bisa lupa minum untuk melindungi kelembapan kulit. 

Letakkan semangkuk air saat Anda ada dalam ruang ber-AC. Lantaran AC menarik kelembapan dari ruang, meletakkan semangkuk air ialah jalan simpel untuk kurangi dampak kulit kering waktu di ruang ber-AC. Apabila kita rajin menjaga serta melindungi kelembapan kulit, maka bakal terhindari dari dampak penuaan dini.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Berdamai dengan Rasa Gelisah dan Ragu

21-06-2014 09:41

Tiap-tiap orang pasti mempunyai rasa gelisah serta ragu. Serta ini sesungguhnya ialah suatu hal yang amat normal serta lumrah. Cuma saja bakal jadi tak lumrah bila terlampau lama terhanyut ke dalam rasa gelisah itu sendiri. Jadinya bukan hanya diri kita yang mengontrol rasa gelisah itu namun jadi rasa gelisah itu yang kuasai diri kita. So, jalan paling baik untuk hadapi rasa gelisah serta ragu itu ialah dengan berdamai. Di bawah ini ada empat jalan berdamai dengan rasa gelisah serta ragu.   Baca juga : Musik, Obat Paling Murah, Ampuh dan Mujarab Atasi Stres Tarik Napas untuk Menentramkan Syaraf Napas pendek-pendek ialah satu diantara sinyal Anda terkena stres. Jadi, jalan untuk dapat berdamai dengan rasa gelisah serta ragu Anda ialah dengan mengatur napas Anda serta melakukan tekhnik bernapas dari perut. Bagaimana Langkahnya? Duduk dengan nyaman serta lapangkan dada Anda. Tempatkan satu tangan di dada serta satu tangan lagi di perut Anda. Cermati gerakan dada serta perut Anda waktu bernapas. Konsentrasilah pada napas Anda serta coba untuk bernapas perlahan-lahan lewat hidung. Dada serta perut Anda harusnya tak bergerak, biarlah diafragma Anda yang bergerak. Setiap saat hembuskan napas, biarlah desakan atau stres dari dalam diri Anda keluar perlahan-lahan dengan sendirinya. Bermeditasi dengan Tenang Orang yang gelisah umumnya bakal menggunakan waktunya untuk pikirkan hal yang ada di belakang atau bahkan yang ada di depannya.   Baca juga : Dengan Kacang Kedelai Ciptakan Tubuh Ideal Terlalu berlebih pikirkan apa yang telah berlangsung atau apa yang bakall berlangsung umumnya bakal makin menambah kekhawatiran Anda. Satu diantara pemecahannya ialah dengan bermeditasi sembari berdiri. Langkahnya juga amat gampang. Sempatkan waktu Anda untuk berdiri tegak, biarlah ke-2 tangan Anda rileks di ke-2 sisi tubuh Anda. Pikirkan bahwasanya cuma gravitasi yang menjadikan badan Anda terus tegak. Serta tenangkan pikiran Anda. Bebaskan Rasa Takut dalam Kecemasan Itu Satu diantara pemicu rasa kuatir yang terlalu berlebih ialah ada ketakutan bakal memperoleh serangan kepanikan. Coba untuk melepas rasa takut itu dengan memikirkan bahwasanya rasa kuatir atau gelisah itu bukan hanya suatu hal yang dapat membunuh Anda serta berkawanlah dengannya.

Featured Image
Beragam Khasiat Minyak Peppermint untuk Mengatasi Gangguan Kesehatan

14-08-2020 19:55

Essential oil merupakan minyak alami yang diekstrak dari suatu jenis tanaman tertentu dan kini sedang menjadi primadona di kalangan masyarakat karena dipercaya dapat menyembuhkan beragam penyakit. Biasanya minyak ini didapatkan dari akar, batang, daun, bunga serta buah-buahan dan minyak esensial tersebut biasanya digunakan sebagai aromaterapi. Essential oil adalah jenis minyak alami yang digunakan sepanjang sejarah sebagai obat serta sebagai terapi kesehatan. Karena pada umumnya minyak alami ini ketika dihirup akan menimbulkan rasa menenangkan. Selain itu minyak essential yang dioleskan di tubuh yang dipercaya memiliki banyak manfaat seperti menghangatkan tubuh, membantu untuk menyembuhkan infeksi bakteri gatal serta menangkis akibat serangan serangga.   Salah satu essential oil yang tentunya sudah tidak asing lagi dan merupakan salah satu aroma favorit bagi banyak orang yaitu peppermint oil atau minyak alami yang diekstrak dari daun peppermint.  Peppermint oil ini memiliki warna yang kekuningan dan cenderung hampir bening. Minyak esensial yang satu ini tidak hanya memberikan efek menenangkan dan menyegarkan tetapi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Di antara manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari minyak peppermint ini adalah : Dapat meringankan gejala IBS (Irritable Bowel Syndrome) Pada beberapa penelitian ditemukan bila manfaat dari minyak peppermint yaitu dapat mengatasi gangguan pada usus besar yang bisa menyebabkan sakit perut, kembung, diare maupun sembelit. Minyak peppermint ini dapat membantu untuk meredakan sakit perut serta gejala IBS lainnya. Hal ini karena kandungan pada minyak tersebut dapat mengurangi kejang pada usus besar dan melemaskan otot-otot usus serta mengurangi kembung. Meredakan sakit maag Penggunaan minyak peppermint yang dikombinasikan dengan jintan dapat mengobati dispepsia fungsional atau maag yang ditandai dengan adanya kembung serta nyeri perut. Di beberapa penelitian ditemukan bila kombinasi keduanya dapat memberikan efek untuk meredakan gejala maag. Mengurangi rasa mual Sesudah operasi pasien pada umumnya akan merasa mual dan ternyata pada satu penelitian kecil ditemukan bila pasien tersebut menghirup minyak peppermint akan memiliki tingkat mual yang lebih rendah karena efek dari minyak peppermint. Meredakan sakit kepala Manfaat lainnya dari minyak peppermint  yaitu mampu meredakan sakit kepala karena kemampuannya untuk meningkatkan sirkulasi serta mengendurkan otot-otot yang tegang karena sifat yang menenangkannya. Kombinasi dari minyak peppermint dan minyak kayu putih serta etanol menurut uji klinis yang dilakukan di Neurological Clinic, University of Kiel bahwa kombinasi tersebut dapat membantu mengurangi sakit kepala. Pada saat dioleskan pada dahi serta pelipis maka minyak tersebut akan menunjukkan efek relaksasi pada otot dan mental. Menyegarkan napas serta menjaga kesehatan mulut Khasiat minyak peppermint secara alami dapat menyegarkan napas karena kandungan mentholnya. Dan selain itu juga minyak tersebut mampu membunuh bakteri serta jamur yang menyebabkan infeksi dan gigi berlubang. Di sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Dentistry ditemukan bahwa pada minyak peppermint dengan tea tree oil dan minyak esensial thyme menunjukkan aktivitas antimikroba. Mendorong pertumbuhan rambut Minyak peppermint banyak digunakan banyak diguakan di dalam produk perawatan rambut karena minyak ini dapat menebalkan rambut serta merawat rambut yang rusak secara alami. Dan dengan kandungan mentol di dalam minyak peppermint ini dapat menjadi agen antiseptik yang kuat sehingga mampu menghilangkan kuman yang menumpuk pada rambut. Mengurangi rasa gatal Berdasarkan pada suatu penelitian menunjuukan bila kandungan mentol di dalam minyak peppermint dapat membantu dalam mengurangi rasa gatal. Di mana rasa gatal ini dapat membuat anda merasa tidak nyaman serta frustasi. Pada sebuah uji coba yang melibatkan wanita hamil sebanyak 96 orang dengan gejala gatal, setelah menggunakan  minyak peppermint yang dikombinasikan dengan minyak wijen mengalami rasa perbaikan untuk rasa gatalnya. Melegakan pernapasan Menghirup minyak peppermint dapat membantu untuk melegakan sinus serta tenggorokan yang gatal. Ini karena peppermint bertindak sebagai ekspektoran yang dapat membantu membuka saluran udara serta membersihkan lendir dan mengurangi sumbatan. Menurut studi laboratorium menunjukkan bila minyak ini memiliki sifat antimikroba serta antivirus yang dapat melawan infeksi yang menyerang saluran pernapasan.    Ternyata banyak banget khasiat kesehatan dengan menggunakan minyak peppermint ini ya. Wajib dan harus siap sedia di rumah bila suatu waktu ada gangguan kesehatan dapat diatasi dengan minyak peppermint ini. Butik Herbal   Bagus merupakan Toko Herbal   yang menyediakan berbagai kebutuhan produk herbal. Dan produk herbal yang dijual merupakan produk yang berkualitas tinggi serta terbuat 100% dari bahan alami tanpa bahan campuran.   

Featured Image
Apakah LGBT Itu Penyakit Atau Bukan?

23-02-2016 06:26

Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini :   Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi.   Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya   Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu.   Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual.     LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan   Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan.   Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka.  Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu.   Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan.   Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang.   Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan.   Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan.   LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya.   Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya.   Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual.   Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya.   Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan     Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola  tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi.   Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya. 

...