Waktu Posting : 16-08-2014 08:23 | Dibaca : 15409x
09-02-2021 14:01
Sering tidur tanpa menggunakan bantal? Hati-hati ya, karena secara medis ada sejumlah bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal. Tidur tanpa bantal bisa mengancam kesehatan. Karena tidur dengan menggunakan bantal merupakan cara beristirahat yang ideal serta disarankan oleh para medis. Hal tersebut dikatakan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher, dr.Arina Ikasari Muhtadi Sp. THT-KI yang dikutip dari laman kompas.com. Lebih lanjut lagi menurutnya bahwa menggunakan bantal ketika tidur merupakan suatu keharusan karena bantal bisa memberikan efek yang positif pada tubuh manusia ketika terlelap. Tidur tanpa menggunakan bantal bisa menyebabkan bahaya terutama pada seseorang dengan kondisi tertentu.  Beberapa bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal di antaranya adalah : Sakit leher dan punggung Dilansir darilaman Medical News Today bahwa beberapa orang yang tidur tanpa menggunakan bantal dengan posisi telentang maupun menyamping bisa menyebabkan sakit leher dan punggung. hal tersbeut karena ada tekanan pada leher bila tidur tanpa bantal. Selain itu juga bisa mengganggu kualitas tidur dan memicu sakit tidak hanya pada leher tetapi juga pada punggung. Risiko terkena penyakit refluks Bantal mempunyai berbagai fungsi serta manfaat bagi tubuh dan kesehatan tubuh. Dan salah satu fungsi yang terpenting dari bantal yaitu bisa membantu meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Dr Arina menyebutkan bila orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur tanpa bantal jauh lebih berisiko terkena penyakit refluks atau penyakit asam lambung. Ini karena posisi kepala sejajar atau tidak lebih tinggi dari bagian badan ketika tidur. Berbahaya bagi penderita sakit jantung Bantal dianjurkan bagi orang-orang yang menderita sakit jantung atau yang pernah mengalaminya. Dan bahkan sebaiknya orang-orang yang pernah memiliki riwayat jantung sebaiknya menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. Oleh karena itu tidur tanpa bantal bisa berbahaya pada kesehatan para penderita penyakit jantung karena membuat jantung bekerja ekstra.  Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi bila tidur tanpa menggunakan bantal sehingga sebaiknya bila anda tidur menggunakan bantal.Â
03-07-2024 09:49
Penyelenggaraan pembangunan nasional yang berwawasan kesehatan serta pembangunan kesehatan menghasilkan kebutuhan berbagai jenis tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan melaksanakan upaya kesehatan dengan paradigma sehat, yakni lebih mengutamakan upaya peningkatan dan pemeliharaan kesehatan. Pemeritah Indonesia dalam upaya penyelenggaraan kesehatan mengatur pelaksanaannya yang dilakukan bersama-sama oleh pemerintah serta masyarakat secara serasi dan seimbang, terutama melalui upaya penyembuhan serta pemulihan yang diperlukan. Dalam perkembangan pelayanan farmasi telah terjadi pergeseran orientasi dari produk menjadi orientasi kepentingan pasien. Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan serta tuntutan terhadap jaminan keselamatan pasien yang semakin kuat. Orientasi ini dikenal dengan konsep Pharmaceutical Care. Tentunya tanpa mengesampingkan produk. Dengan banyak ditemukannya masalah yang berkaitan dengan obat dan penggunaannya; semakin meningkatnya keadaan sosio-ekonomi dan TI. https://pafibandaacehkota.org/ Penekanan Pharmaceutical Care terletak pada dua hal utama yaitu : Apoteker memberikan pelayanan kefarmasian yang dibutuhkan pasien sesuai kondisi penyakit. Apoteker membuat komitmen untuk meneruskan pelayanan setelah dimulai secara berkesinambungan. Peran Apoteker Sebagai seorang tenaga profesional, seorang Apoteker hendaknya berperan dalam membantu upaya pemerintah untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan mandiri. Peran aktif Apoteker ini didasari dengan pengetahuan yang dimiliki Apoteker antara lain tentang patofisiologi penyakit; diet yang harus dijalani; obat-obatan yang diperlukan atau harus dihindari oleh pasien. Apoteker sebagai “A Caregiver” Apoteker menyediakan layanan kefarmasian dengan penuh perhatian. Sebagai tenaga kesehatan professional, apoteker harus dapat berinteraksi dengan tenaga kesehatan lainnya agar dapat memberikan pelayanan kesehatan dengan kualitas yang baik. Apoteker sebagai “A Decision Maker” Dengan berdasarkan keilmuannya, apoteker harus mampu untuk mengambil keputusan dalam pelayanan kesehatan demi untuk kesehatan masyarakat serta dapat mengevaluasi setiap keputusan yang telah diambil. Apoteker sebagai “A Life-long-learner” Sebagai tenaga kesehatan professional, apoteker harus terus menerus meningkatkan keilmuan baik di bidang farmasi pada khususnya maupun bidang kesehatan pada umumnya. Dengan belajar terus menerus maka apoteker dapat memberikan pelayanan kefarmasian sesuai perkembangan dunia kesehatan. Apoteker sebagai “A Teacher” Apoteker juga bertanggung jawab sebagai seorang pengajar/ edukator. Dalam praktek kefarmasian di masyarakat, apoteker dapat memberikan edukasi tentang kesehatan kepada masyarakat melalui penyuluhan dan praktek apoteker di apotek. Apoteker sebagai “A Communicator” Apoteker berada di antara dokter dan pasien. Dengan demikian, apoteker harus memiliki pengetahuan dan percaya diri saat berinteraksi dengan profesional kesehatan lainnya dan masyarakat umum. Berikut ini adalah contoh tindakan yang dilakukan oleh apoteker sebagai komunikator, 1.Pemantauan terhadap kondisi pasien. Hal ini dapat dilakukan pada saat pertemuan konsultasi rutin atau pada saat pasien menebus obat, atau dengan melakukan komunikasi melalui telepon atau internet. 2.Memberikan penyuluhan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan penyakit. 3.Memberikan informasi dan edukasi kepada pasien untuk mempercepat proses penyembuhan, pencegahan komplikasi atau bertambah parahnya penyakit, mencegah kambuhnya penyakit. 4.Menjelaskan obat-obat yang harus digunakan, indikasi, cara penggunaan, dosis, waktu penggunaannya, cara menyimpan obat dan membuangnya dengan benar.
04-10-2014 07:32
Kecuali lari, ada berolahraga lain yang amat gampang dikerjakan serta berguna untuk kesehatan. Ya, olahraga yang dimaksud adalah lompat tali, atau kerap dikatakan dengan skipping. Anda bisa mengerjakannya dimana saja serta setiap saat. Di bawah ini manfaat lompat tali : Membakar beberapa kalori Berolahraga lompat tali atau skipping yang dikerjakan sepanjang 30 menit bisa membakar beberapa 600 sampai 800 kalori. Hal itu sudah pasti amat menolong program turunkan berat tubuh yang tengah Anda kerjakan. Makin lama Anda lakukan lompat tali jadi bakal makin banyak kalori yang terbakar. Baca juga : Waspadai Gejala Retrograde Ejaculation Melatih otot Berolahraga lompat tali dikerjakan dengan melibatkan beragam otot di tubuh Anda, salah satunya ialah otot lengan, bahu, dada, betis serta otot lutut. Hebatnya, lompat tali ialah satu diantara latihan yang bisa melatih otot sisi tubuh atas serta sisi tubuh bawah, so optimalkan usahamu dalam melatih otot dengan lakukan berolahraga lompat tali. Turunkan berat tubuh Skipping bila dikerjakan dengan teratur, jadi beberapa kalori di tubuh Anda bakal dibakar hingga cadangan lemak yang disimpan dalam jaringan lemak di berbagai sisi tubuh bakal di ambil. Dengan hal tersebut berbagai sisi tubuh Anda bakal mulai tunjukkan penurunan bobot, alhasil bobot tubuh Anda keseluruhannya juga bakal menyusut. Kurangi kemungkinan Osteoporosis Menurut riset yang dikerjakan oleh kaum peneliti dari Osteoporosis Society di Inggris di ketahui bahwa berolahraga lompat tali atau skipping yang dikerjakan teratur sepanjang masa hidup seorang bakal bikin orang itu mempunyai kemungkinan yang kecil untuk alami pengeroposan tulang atau osteoporosis. Serta, berolahraga lompat tali bakal membuat perlindungan dianya dalam melawan osteoporosis. Untuk memperoleh manfaat ini, jadi Anda dapat lakukan lompat tali 2 hingga 5 menit sehari-harinya. Baca juga : Manfaat Kesehatan dari Sinar Matahari Pagi Tingkatkan stamina, kelenturan, koordinasi serta keseimbangan tubuh Berolahraga seperti lompat tali bila dikerjakan dengan cara teratur pula bakal berperan dalam penambahan stamina, kelenturan, koordinasi serta keseimbangan tubuh seorang. Berolahraga lompat tali menggabungkan irama gerakan serta ketepatan waktu Hal semacam ini bakal bikin otak bekerja cepat serta jitu dalam mengkalkulasi gerakan serta saat yang jitu untuk melompat, bermakna dengan lakukan gerakan lompat tali jadi Anda melatih otak Anda supaya punya kebiasaan bekerja dengan cepat serta jitu. Dengan kata lain, berolahraga lompat tali bakal tingkatkan kekuatan koordinasi tubuh, melakukan perbaikan kekuatan gerak reflex serta keseimbangan tubuh, seperti yang sudah disebutkan diatas.