Waktu Posting : 12-06-2014 04:00 | Dibaca : 2660x
14-08-2014 07:30
Jerawat barangkali telah hilang serta tak memiliki isi lagi, tetapi persoalan baru hadir. Sisa luka kehitaman yang amat mencolok bikin muka tak mulus serta mengganggu performa. Barangkali, sisa luka ini nongol sebab tangan Anda yang usil memencet jerawat waktu masih muncul. Tetapi, sebenarnya, tanpa ada memencet jerawat juga jerawat masih bisa menyebabkan sisa luka sebab ada gangguan kolagen yang disebabkan oleh radang dalam kulit. Pertama-tama, ketahui dulu seperti apakah itu luka sisa jerawat. Bekas-bekas jerawat bisa dibedakan seperti di bawah ini : 1. Atrophic, sisa jerawat bopeng yang agak dangkal 2. Bentuk boxcar, sisa jerawat bopeng yang lebih dalam serta menggulung. 3. Bentuk ice-pick, sisa jerawat yang terlihat seperti bolongan kecil diatas nya tetapi nyatanya dalam. Warna kulit pun memerankan dalam keseriusan sisa luka. Orang dengan warna kulit yang lebih gelap barangkali bakal menderita penggelapan atau mungkin hyperpigmentation, sedangkan orang dengan warna kulit cerah bakal condong merasakan kemerahan atau mungkin erythma pada sisa luka. Baca juga : Waspadai, Minuman Keras Bisa Akibatkan Buta Mata Sisa luka jerawat bakal jadi tambah fatal bila ter-ekspos atau mungkin menjalani beberapa hal tersebut di bawah ini : 1. Terserang paparan cahaya matahari Cahaya matahari pada sisa luka bakal bikin sisa luka menggelap serta memperlambat pemulihan. Cahaya ultraviolet pada matahari merangsang melanosit (pigmen penghasil sel) yang menyebabkan menyusutnya warna kulit. Karenanya, sebelum saat keluar rumah, senantiasa gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau mungkin SPF yang lebih tinggi yang memiliki kandungan zinc oxide. Gunakan lagi setalah berkeringat ataupun berenang, atau mungkin sesudah ada dibawah matahari sepanjang kian lebih dua jam. Batasi saat dibawah matahari, terlebih pada jam 10. 00-14. 00, dan gunakan baju yang membuat perlindungan. 2. Memencet jerawat Tangan Anda barangkali gatal hendak memegang serta keluarkan isi jerawat yang mengganggu, tetapi Anda butuh bersabar bila tak hendak memiliki sisa luka yang susah di hilangkan. Memencet jerawat cuma bikin radang makin kronis serta melukai kulit. Bahkan juga, memencet jerawat bisa menyebabkan munculnya nanah serta bakteri masuk lebih dalam ke kulit hingga mengakibatkan kerusakan kolagen lebih lagi. Baca juga : Efek Negatif dari Penggunaan Kawat Gigi atau Behel 3. Memoleskan vitamin E Vitamin E nyatanya menghindar sistem pengobatan sisa luka jerawat. Pada intinya, tiada faedah apa pun dari memoleskan vitamin E ke sisa luka, bahkan juga berbagai orang bisa alami persoalan kulit. Dalam menyembuhkan sisa luka jerawat, bisa dikenakan cream berjenis kortikosteroid. Waktu jerawat kemerahan serta bengkak, cream ini bisa dioles-oleskan untuk bikin radang mereda. Kandungan kortiskosteroid bakal diserap oleh sel kulit serta kurangi peradangan. Tetapi cream tipe ini pula mempunyai banyak dampak samping apabila dipakai dengan cara asal-asalan. Oleh karena itu, penggunaan cream ini baiknya memperoleh pengawasan dari dokter. Setelah itu, waktu jerawat telah tak memerah serta mulai jadi kering, berikan cream kulit yang berperan membuat cerah pigmen kulit seperti Kojic acid yang memiliki bahan basic ekstrak jamur, arbutin atau mungkin ekstrak bearberry, serta vitamin C. Upaya lain untuk mempercepat luka sisa jerawat yang tidak kunjung hilang ialah dengan prosedur laser. Umumnya, prosedur ini dikerjakan pada sisa luka jerawat yang dalam. Pada sisa luka yang tak serius, cuma dibutuhkan kesabaran supaya sisa luka bisa menghilang seutuhnya. Berbagai minggu sesudah jerawat pecah dengan cara alami serta segera jadi kering jadi luka, pembuluh darah baru bakal isi ruang luka untuk memberikan nutrisi kulit. Oleh karena tersebut luka baru jerawat umumnya berwarna merah muda. Berbagai bln. lalu, kolagen yang bangun jaringan kulit mulai membuat serta isi sisi yang terluka tadi. Perlu tempo tahunan untuk hilangnya sisa luka lantaran rusaknya kulit serta jaringan lemaknya disebabkan jerawat.
15-06-2014 00:43
Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada! Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal. Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.
08-05-2014 23:14
Sirsak Ampuh Tumpas Asam Urat - Jika suatu saat, terutama malam hari Anda merasakan kesemutan serta nyeri di persendian, waspadalah. Jangan-jangan Anda terkena penyakit asam urat. Gejala lain yang nampak adalah daerah persendian yang mengalami pembengkakan. Walaupun belum tentu mengindikasikan terkena asam urat, namun sebaiknya segera lakukan pengobatan sebelum ia bertambah parah dan menghantui Anda. Asam urat merupakan sebuah penyakit yang bisa mengakibatkan persendian mengalami kerusakan. Penyakit ini dapat mengakibatkan keruskan pada jaringan di sekitarnya jika sudah dalam kondisi parah. Misalnya penyakit gagal ginjal yang disebabkan tersumbatnya saringan ginjal karena di sekitar ginjal terjadi penimbunan asam urat. Begitu pula pada jantung, peluang mengancam dari penyakit jantung koroner (PJK) sebagai akibat dari adanya kristal asam urat yang merusak pembulih di sekitar jantung. Penyakit asam urat timbul sejalan dengan bertambahnya usia. Kaum pria berusia di atas 40 tahun rentan terkena jenis penyakit ini. Sementara wanita berisiko terkena asam urat menjelang menopause. Sebab pada wamita terdapat hormon estrogen yang berfungsi mengontrol pembuangan asam urat. Keberadaan estrogen ini juga menjadi sebab mengapa wanita lebih aman dari pria terhadap serangan asam urat. Saat memasuku menopause adalah awal yang cukup berisiko bagi wanita. Ketika tubuh sudah tidakmenghasilkan estrogen, di saat itu pula wanita bisa terkena asam urat. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus Salah satu pemicu terbesar penyebab penyakit asm urat adalah makanan. Ya, terutama makanan yang mengandung purin dalam jumlah tinggi. Mengkonsumsi jenis makanan ini terlalu banyak, terlebih jika sering dilakukan, bisa menyebabkan kadar asam urat dalam darah meningkat. Untuk itu bagi penderita asam urat agar timbunan asam uratnya tidak semakin banyak, sebaiknya membatasi jenis makanan seperti hati, ginjal, jeroan, limpa, babat, paru, cumi, udang, melinjo, kepiting, emping, kerang, dan kacang-kacangan. Nah, bagi penderita hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) harus cukup waspada mengingat penyakit ini bisa menjadi faktor risiko yang memicu timbulnya asam urat. Ini karena penyempitan pembuluh darah bisa menghambat pengangkutan asam urat. Ujung-ujungnya asam urat tak bisa dikeluarkan dan hanya akan menumpuk dalam tubuh. Namun, ada berita yang cukup melegakan yang datang dari dunia herbal. Ternyata sirsak bisa menumpas asam urat. Buah sirsak mengandung banyak senyawa yang dibutuhkan dalam menumpas asam urat, diantaranya kalori, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, fosfor, dan kalsium. Sementara dalam batang dan daunnya juga terdapat zat yang berperan mengusir asam urat, yaitu tanin, fitosterol, Ca-oksalat, dan alkaloid murisin. Baca juga : Jus Kulit Manggis, Obat Alami Atasi Aterosklerosis Sirsak juga berfungsi sebagai antioksidan yang menghambat produksi enzim xantin oksidase. Enzim ini yang berfungsi mengubah purin menjadi asam urat. Dengan produksinya yang dihambat, kadar asam urat dalam darah pun tetap dalam kondisi normal. Selain itu, vitamin C dalam buah sirsak juga bisa menghindari risiko terkena asam urat. Buah sirsak mengandung vitamin C yang cukup banyak. Zat ini mencapai 20 mg dari 100 gram berat buah sirsak. Vitamin C dikatakan para ahli bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah. Dengan jumlah sebesar itu, mengkonsumsi sirsak bisa diandalkan penderita asam urat untuk memperoleh kesembuhannya. Namun demikian, untuk memenuhi kebutuhan vitamin C sekaligus menumpas asam urat, sirsak bisa dikombinasi dengan buah lain seperti kulit manggis atau pun jeruk. Bahkan ada cara yang lebih praktis dan lebih terjamin khasiatnya serta mutunya, yakni dengan mengkonsumsi jus herbal, terutama jus herbal yang berbahan dasar dari formulasi daun sirsak dan kulit manggis seperti jus herbal Ultra Mangosteen.