Waktu Posting : 17-03-2016 06:51 | Dibaca : 2447x
Semua wanita pasti menginginkan kulit yang cantik dan sempuma. Namun kenyataannya, sebagian dari mereka memiliki kesulitan untuk mendapatkan kulit cantik karena beberapa masalah. Sebagian wanita pasti pernah mengalami masalah kulit di antaranya kulit kering. Beberapa dari mereka tidak peduli atau mungkin tidak memiliki waktu untuk melakukan perawatan khusus.
Tak dapat dipungkiri, perawatan khusus tentu saja dianggap ribet, tidak efektif, dan mahal. Tidak sedikit dari mereka yang menginginkan kulit cantik dengan cara yang instan. Berbeda halnya dengan Ramita Nasution. Artis yang sedang sibuk syuting sinetron Anak Jalanan dan berbisnis EO Party Planer ini memilih cara alami dalam merawat wajahnya.
Baca juga : Cegah Tumor Dengan Pola Makan Sehat
Memiliki tipe wajah yang berminyak Ramita lebih memilih perawatan wajah dari luar. Ia pun menggunakan masker tissue, krim malam dan menggunakan sunblock untuk siang hari. Sedangkan perawatan dari dalam, gadis cantik kelahiran Jakarta, 8 Agustus 1987 ini rajin makan buah-buahan dan sayur-sayuran.
Selain itu Ramita juga makan bubur kacang hijau dan minum jamu agar kulitnya terlihat lebih halus, kenyal dan cerah. Ramita memilih makan bubur kacang hijau karena khasiatnya sangat bagus untuk kulit. Selain bagus untuk kulit, menurut Ramita kacang hijau juga bagus untuk kesehatan tubuhnya.
Baca juga : 4 Kiat Mencukur Bulu Kemaluan Dengan Aman
Sementara itu bagi Anda, khususnya kaum hawa, yang punya masalah dengan kulit wajah kusam dan berjerawat Anda bisa mengatasinya dengan cream pemutih wajah/muka GloWhite dan sabun jerawat GloWhite. Muka kusam memang tidak sedap dipandang dan membuat Anda jadi kurang percaya diri, begitu pula dengan jerawat yang hadir di wajah Anda yang mengurangi kecantikan dan kemulusan wajah Anda. Segera atasi dan basmi dengan cream pemutih wajah dan sabun jerawat GloWhite. Aman dan tanpa efek samping.
25-05-2014 20:19
Permasalahan tentang gaya hidup masyarakat modern memang semakin hari kian menjadi perbincangan yang menarik untuk kita lakukan. Masyarakat modern yang ada saat ini memang semakin kompleks membuat berbagai masalah kehidupan tersebut muncul. salah satunya adalah tentang pola makan masyarakat modern. Masyarakat modern khususnya para wanita sangat menjaga pola makan mereka. Pertama, mereka menginginkan untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat, karena banyaknya pola hidup yang tidak sehat yang selama ini akrab dengan masyarakat modern. Yang kedua adalah karena penampilan. Ya para wanita modern selalu memiliki keinginan untuk menjaga penampilan yang mereka miliki. Salah satu caranya adalah dengan menjaga pola makan dengan berdiet sehat. Baca juga : Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Untuk melakukan diet sehat tersebut selain menggunakan berbagai macam cara yang berhubungan dengan fisik layaknya olahraga. Biasanya para wanita juga mengatur pola makan yang mereka miliki. Berdasarkan hal tersebutlah yang akhirnya membuat saya tertarik untuk menginformasikan kepada anda sekalian tentang makanan-makanan yang baik untuk anda konsumsi selama masa diet. Di antaranya makanan-makanan yang saya maksud tersebut adalah sebagai berikut. 1. Air putih. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup merupakan sebuah hal yang baik untuk dilakukan oleh setiap orang. Air putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita salah satunya jika kita menghubungkannya dengan diet adalah, saat kita mengonsumsi air putih ini sesaat sebelum kita makan, maka nafsu makan kita pun akan lebih terkontrol, sehingga hal tersebut berdampak pada porsi makanan yang kita makan. Jadi dengan demikian bagi anda yang menjalani program diet, mengonsumsi air putih merupakan hal yang baik untuk anda lakukan. 2. Apel merupakan salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalani program diet. Buah ini selain kaya akan kandungan vitamin c yang baik untuk tubuh kita, apel juga kaya akan serat yang membuat kita menjadi mudah merasakan kenyang. Nah dengan merasa cepat kenyang ini, maka nafsu makan pun akan dapat terkendali. Baca juga : Kelebihan yang Didapatkan dari Mengonsumsi Makanan Organik 3. Sayur-sayuran hijau. Memang berdasarkan banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli mengonsumsi sayuran setiap harinya membuat hidup kita menjadi semakin sehat. Selain mengandung berbagai macam kandungan gizi yang tinggi yang diperlukan oleh tubuh kita. Mengonsumsi sayuran juga baik untuk orang yang sedang diet, karena meskipun mengonsumsi banyak sayuran orang tersebut tidak berpengaruh pada berat badannya. Ini karena sayuran mengandung serat yang mudah dicerna bagi tubuh kita sehingga tidak menumpuk di dalam tubuh. 4. Tahu. Anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang terbuat dari kedelai yang satu ini bukan? Ya tahu memang akrab dengan kehidupan masyarakat di Indonesia. Ternyata makanan ini baik untuk orang yang sedang menjalani program diet. Hal tersebut tak lain karena tahu mengandung banyak serat yang membuat kita menjadi cepat kenyang. Ketika anda mengonsumsi tahu maka selain anda kenyang, porsi makan anda pun akan berkurang sehingga aman untuk diet yang anda jalani. 5. Kacang almon merupakan makanan yang baik untuk diet yang anda lakukan selanjutnya. Kacang almon ini memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi yang bermanfaat bagi seseorang yang menjalani program diet. Namun demikian sebaiknya anda menghindari mengonsumsi almon yang telah dibumbui garam maupun gula yang berlebihan karena hal tersebut kurang baik bagi program diet yang anda jalankan. Dan itulah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan kepada anda sekalian tentang makanan yang baik untuk program diet. Semoga beberapa ulasan yang saya sajikan di atas dapat memiliki manfaat bagi anda sekalian.
20-06-2022 08:14
Banyak orang selama ini mungkin memahami transparansi sebagai sikap dan kata-kata jujur terhadap pasangan dalam hubungan cinta. Hal itu memang menjadi dasar dari hubungan cinta yang sukses. Tapi pernahkah kamu bertanya mengapa kita membutuhkan transparansi tersebut? Apa saja sebenarnya manfaatnya? Ternyata ini sekian manfaat memiliki transparansi dalam hubungan cinta. 1. Menciptakan hubungan cinta yang sehat Transparansi dalam suatu hubungan cinta adalah ketika kamu dan pasangan merasa bebas untuk berbagi pikiran dan emosi yang terdalam. Dengan begitu kalian mengarahkan hubungan tersebut menjadi lebih sehat, tidak ada kepalsuan atau kepura-puraan. Bagaimana pun kamu dan dia telah berjanji untuk mengatakan apa adanya sehingga bisa mengatasi dan menghadapi bersama sewaktu-waktu ada masalah yang muncul. 2. Memahami satu sama lain lebih dalam Dengan transparansi yang diciptakan dalam hubungan cinta, pada akhirnya kamu akan mengealnya lebih dalam, seperti apa kekhawatirannya dalam hidup, apa yang membuatnya bahagia, atau rahasia kelam apa yang ia sembunyikan dari orang lain. Meski mengetahui hal itu, kalian tidak merasa perlu menghakimi atau bahkan meninggalakan satu sama lain. 3. Membangun perasaan aman secara emosional Karena tidak ada yang disembunyikan atau dirahasiakan, secara alami kamu dan pasangan akan merasa aman dan nyaman menunjukkan sisi diri yang sebenarnya, mengatakan pendapat, impian, harapan dan bahkan kekalutan hati masing-masing. Dari situlah kalian akan menemukan ikatan emosional yang kuat, saling menjaga, saling melindungi dan mencintai lebih banyak lagi. 4. Menguatkan rasa saling percaya Satu hal yang sering menghancurkan hubungan cinta adalah prasangka dan curiga. Ketika dirimu dan pasangan mampu menciptakan komunikasi yang terbuka, jelas dan transparan, sama halnya kalian mengikis segala kecurigaan dan prasangka tersebut sehingga timbullah keyakinan yang selanjutnya mampu mengutakan rasa percaya. 5. Menghilangkan jarak dan batasan Normal bagi setiap orang merasa khawatir dan berhati-hati dalam menunjukkan diri, apalagi saat menjalin hubungan cinta baru. Tapi kalimat 'tidak kenal maka tak sayang' itu nyata. Jadi jika tidak memutuskan melakukan komunikasi terbuka dan transparan dalam hubungan cinta, jangan heran jika selalu merasa ada jarak dan seakan kamu tak mengetahui sepenuhnya seperti apa pasanganmu. Itu dia sekian manfaat jika memiliki transparansi dalam hubungan cinta.
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â