Waktu Posting : 29-05-2014 01:36 | Dibaca : 2584x
13-01-2025 18:31
Ahli Farmasi Indonesia ada sejak di Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan masyarakat, untuk melenyapkan penjajahan dari muka bumi Indonesia, serta turut aktif mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemudian ikut serta dalam Pembangunan Masyarakat dan Negara.Oleh karena itu Ahli Farmasi Indonesia merupakan salah satu potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam perjuangan pembangunan Negara. Sebagai salah satu potensi pembangunan sesuai Fungsinya, Ahli Farmasi Indonesia disamping tugas keseharian, tetap ikut serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya dibidang Kesehatan Masyarakat dan Farmasi.Pada tanggal 13 Februari 1946, di Yogyakarta dibentuklah suatu Organisasi yang dinamakan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) sebagai wadah untuk menghimpun Semua Tenaga yang Bakti Karyanya di bidang Farmasi, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia selanjutnya disingkat PAFI.PAFI dan Pengurus Pusat PAFI berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila, Organisasi PAFI adalah Organisasi Profesi yang bersifat Kekaryaan dan Pengabdian.Diantara didirikannya PAFI bertujuan untuk meningkatkan standar profesi farmasi di Indonesia.Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, PAFI membantu para profesional farmasi untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan mereka. Hal ini penting karena farmasi adalah bidang yang terus berkembang dan berubah, dengan banyak inovasi dan penemuan baru yang terjadi setiap tahun. Dengan bekerja sama dengan PAFI, para profesional farmasi dapat terus memperbarui pengetahuan mereka dan mengikuti perkembangan terkini dalam bidang ini.PAFI juga berperan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Dengan meningkatkan standar profesi farmasi, PAFI membantu memastikan bahwa obat-obatan yang digunakan oleh masyarakat aman dan efektif. PAFI juga berperan dalam memastikan bahwa apotek-apotek di seluruh Indonesia menjalankan praktik yang baik dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan melibatkan PAFI dalam pengaturan dan pengawasan apotek, masyarakat dapat memiliki akses ke obat-obatan yang berkualitas dan aman.PAFI juga berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran informasi antara para profesional farmasi di Indonesia. Melalui konferensi, seminar, dan pertemuan lainnya, PAFI memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara anggotanya. Hal ini penting karena dalam bidang farmasi, kolaborasi dan pertukaran informasi adalah kunci untuk terus berinovasi dan meningkatkan praktik.Dengan menjadi anggota PAFI, para profesional farmasi dapat terlibat dalam jaringan yang kuat dan mendapatkan akses ke berbagai sumber daya dan informasi terbaru. Untuk lebih jelas terkait pendaftaran bisa kunjungi websitenya di webpafi.or.id.
24-03-2015 11:02
Penggunaan obat alami untuk diabetes diklaim memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan medis. Salah satu kelebihannya adalah dari segi harga dimana obat alami cenderung lebih mudah didapatkan dengan harga yang jauh dibawah obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, para pengguna obat alami ini bahkan tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun karena mereka bisa membuat obat tersebut dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa penggunaan obat-obatan alami jauh lebih efektif dalam mengatasi kondisi diabetes. Obat alami yang umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan bekerja secara perlahan dan menyeluruh dalam mengatasi sumber penyakit itu sendiri. Sementara itu, beberapa jenis obat medis hanya mampu menghilangkan atau mengurangi gejala yang muncul tanpa bisa mengobati penyebab dari penyakit tersebut. Secara kasat mata, penggunaan obat alami untuk diabetes memang membutuhkan waktu cukup lama sebelum menunjukkan hasil yang signifikan namun hal ini merupakan pertanda bahwa obat tersebut sedang bekerja dari akar permasalahan yang ada, sehingga nantinya para penderita diharapkan akan sembuh total. Efek samping yang sedikit adalah kelebihan lain dari penggunaan bahan alami untuk mengobati diabetes. Kebanyakan obat medis memiliki efek samping yang cukup mengganggu sementara obat alami cenderung hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada efek samping sama sekali, sepanjang penggunaannya tepat dan tidak berlebihan. Baca juga : Dua Jenis Obat Ginjal yang Bermanfaat Bagi Penderita Ginjal Akut Obat alami yang bisa dipergunakan untuk mengobati diabetes itu sendiri cukup beragam pilihannya, sehingga para penderita penyakit ini bebas untuk memilih obat yang mudah untuk didapatkan di daerah tempat tinggal mereka. Obat alami ini pada umumnya berasal dari berbagai jenis tumbuhan seperti: § Biji alpukat yang ternyata mampu mengurangi kadar gula darah dalam tubuh § Rambut jagung yang bukan hanya mampu menurunkan kadar gula darah namun juga mampu menstimulasi proses regenerasi sel beta pada pankreas § Madu § Nigella sativa § Kunyit dengan bahan aktif curcumin yang terkandung didalamnya Serta berbagai bahan alami lainnya yang bisa diolah dengan mudah menjadi obat alami untuk diabetes di tanah air.
16-02-2022 16:31
Restrukturisasi dan perombakan komposisi di tubuh PT Pertamina (Persero) rupanya belum membawa angin segar bagi perusahaan pelat merah tersebut. Kinerja Pertamina terutama keuangan organisasi terus memburuk sepanjang reformasi. Hal ini bisa dilihat dari laporan keuangan yang menunjukan keuntungan yang menurun, sementara utang terus meningkat. Keuntungan Pertamina yang terus menurun bisa dilihat mulai dari tahun 2017, laba tahun berjalan Pertamina mencapai 2.70 miliar USD, selanjutnya tahun 2018 senilai 2.72 miliar USD, lalu tahun 2019 senilai 2,62 miliar USD,Pada 2020 laba Pertamina tidak mencapai miliaran dolar lagi, yakni senilai 731,46 juta USD, bahkan semester 1 tahun 2021 laba hanya tersisa 264, 56 juta USD. Ditengarai sebelum jabatan Presiden Jokowi berakhir, Pertamina sudah bubar dan berada di bawah pengawasan debt collector. Disisi lain, Pertamina menuai berbagai masalah dalam sejumlah proyeknya, diantaranya proyek kilang yang gagal, proyek pembelian TPPI yang diduga banyak skandal dan masalah, pembelian blok Rokan yang mewariskan banyak masalah, hingga terakhir mega proyek solarisasi sawit dan gasifikasi batu bara. Dua mega proyek itulah yang paling menguras stamina keuangan Pertamina. Dimana proyek ini membutuhkan minyak sawit sebagai bahan baku pencampur solar senilai kurang lebih Rp 100 triliun. Sedangkan proyek gasifikasi batu bara dibutuhkan sekitar Rp150 triliun untuk membeli batu bara sebanyak 100 juta ton. Ini uang besar bagi pendapatan oligarki sawit dan batu bara. Bahkan menurut rekanan Pertamina, sejak Agustus 2021 hingga Februari 2022 pembayaran dari Pertamina macet. Dimulai dari ongkos sewa mobil sampai filling fee SPBE, semuanya belum dibayar. Rekanan Pertamina sudah mulai mengeluh di mana keuntungan hanya 10% tetapi pembayaran sangat lama dan belum pasti akan dibayar kapan.