Akupuntur Tanam Benang Untuk Dukung Kecantikan

Additional Image

Waktu Posting : 04-10-2014 17:16 | Dibaca : 2494x

Bicara perihal kecantikan, tentu tiap-tiap wanita pasti bakal cukup semangat. Kebanyakan tentu merasakan seperti itu kan yah? kosmetik, mode, jalan jalan, jalan tersenyum, serta bermacam beberapa cara agar tampak cantik telah jadi santapan lezat buat kaum hawa.

Menurut berbagai sumber, disebutkan bahwa berbagai cara yang umum dipakai dalam menangani persoalan estetika tampilan serta kecantikan ini sesungguhnya tak dapat dilepaskan dari cara alamiah maupun pemakaian teknologi moderen.

Satu diantara metode atau cara alamiah yang digabungkan dengan teknologi moderen yang dapat di jadikan pertimbangan ialah cara therapy akupuntur penjahitan, penanaman serta pengikatan simpul atau threading, burying and ligation of suture terapi of loci pada titik meridian spesifik memakai benang spesial.
 
Baca juga : Kesehatan Tidak Bisa Ditukar dengan Uang Berapapun

Di bawah ini berbagai strategi serta panduan cantik dengan akupuntur tanam benang seperti dikutip dari beragam sumber, yakni :

Mengerti pantangan
Mengerti dengan baik beragam pantangan yang tak bisa dikerjakan ketika lakukan tanam benang untuk akupuntur ini lantaran bisa menyebabkan beragam jenis masalah kesehatan yang lebih serius, menurut salah seseorang praktisi akupuntur tanam benang untuk kecantikan yang buka praktik di lokasi Surabaya, disebutkan bahwa berbagai pasien yang mempunyai masalah kesehatan berbentuk penyakit jantung, diabetes, hipertensi atau wanita yang tengah menstruasi atau hamil bakal mempunyai kemungkinan masalah kesehatan yang lebih serius.

Titik stimulasi
Masih tetap menurut sumber yang sama, disebutkan bahwa pemilihan titik stimulasi yang jitu, bakal memengaruhi optimalisasi therapy kecantikan akupuntur tanam benang yang dikerjakan. Berbagai titik akupuntur yang didapatkan rangsangan diantaranya kelenjar hipofisa ingindali hormon esterogen, jantung, ginjal serta hati.
 
Baca juga : Waspadai Gejala Retrograde Ejaculation

Jagalah gaya hidup sehat
Meskipun aksi akupuntur dapat menyajikan dampak stimulasi pada titik hormon serta syaraf spesifik supaya bekerja lebih maksimal, tetapi melindungi serta menjaga gaya hidup sehat sehari-hari pula baiknya terus dikerjakan supaya teknik akupuntur tanam benang untuk kecantikan ini sukses dengan cara maksimal.

Sekianlah berbagai strategi serta panduan cantik dengan akupuntur tanam benang yang dapat jadikan pertimbangan. Untuk memperoleh manfaat serta hasil yang maksimal, aksi konsultasi dengan therapist yang berkaitan baiknya dikerjakan dengan cara systemik serta reguler.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan

03-05-2014 14:19

Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan  - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari.   Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar.   Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes.   Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang  menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.

Featured Image
Pria Lebih Berisiko Kanker Hati

14-08-2014 16:22

Kanker liver atau hati merupakan salah satu penyakit umum yang banyak diderita masyarakat dunia. Saat ini penyakit tersebut menempati urutan keenam dari jenis kanker yang paling banyak diderita warga di dunia. Meskipun demikian, penyakit ini menempati urutan ketiga dari jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian. Urutan pertama ditempati kanker paru-paru kemudian diikuti oleh kanker perut. Maka dari itu banyak orang mencari Obat Kanker Hati, terutama Obat Herbal Kanker Hati yang aman dan tanpa efek samping. Menariknya, bila diklasifikasikan secara gender, kanker hati merupakan kanker kelima bagi wanita dan ketujuh bagi pria yang paling banyak diderita. Berdasarkan penemuan di lapangan, penderita kanker hati memang lebih banyak ditemukan pada pria, bahkan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat dari wanita. Sebenarnya belum ditemukan hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh gender dalam risiko kanker hati. Namun pria lebih berisiko terkena kanker hati. Risiko tersebut disebabkan karena gaya hidup pria pada umumnya cenderung berisiko terhadap kerusakan organ hati. Misalnya, saat ini perokok, terutama di Asia, lebih banyak didominasi kaum pria. Begitu juga dengan budaya minum, ibu rumah tangga jarang melakukannya. Oleh karena itu pakar kesehatan menyarankan batas konsumsi alkohol untuk wanita tidak melebihi satu unit per hari dan pria dua unit per hari. Takaran unit ini berbeda pada setiap jenis minuman. Misalnya saja satu gelas bir sama dengan tiga unit atau 175 ml anggur merah sama dengan dua unit. Baca juga : Pencetus Penyakit Diabetes  Faktor lainnya yang menyebabkan kanker hati adalah oleh jamur dari kacang dan jagung. Kacang yang berisiko biasanya mengandung alga dan itu tidak ditemukan di kacang kedelai meskipun difermentasi. Jadi tempe dan tahu yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia tidak berisiko menyebabkan kanker hati. Risiko kanker hati akan meningkat jika seseorang menderita hepatitis B dan C. Hepatitis B tidak hanya disebabkan oleh gaya hidup tetapi juga faktor genetik. Saat ini, diperkirakan sebanyak 6% penduduk Singapura merupakan carrier (pembawa) hepatitis B. Sayangnya, belum ada data berapa banyak kasus serupa terjadi di Indonesia. Khusus untuk carrier hepatitis B disarankan untuk rutin melakukan screening untuk mengetahui kemungkinan adanya gejala awal kanker hati. Begitu juga dengan penderita hepatitis B kronis dan hepatitis C. Carrier hepatitis B disarankan sama sekali tidak boleh meminum alkohol. Sampai saat ini belum ada standar penyembuhan dari kanker hati. Penyembuhan tergantung pada kondisi masing-masing pasien. Semakin awal kanker hati terdeteksi, peluang sembuhnya semakin besar yaitu 50% sampai 70%. Pendeteksian awal kanker hati bisa dilakukan dengan screening. Proses ini dapat membantu dokter untuk menemukan dan mengobati kanker hati sedini mungkin. Jika kanker hati hanya terjadi di sel hati, maka bisa dilakukan pengangkatan atau transplantasi hati melalui proses bedah. Lain halnya jika sel kanker sudah menyebar ke organ lain seperti pembuluh darah, sudah tidak bisa lagi dilakukan transplantasi hati. Transplantasi bisa berhasil pada 70% pasien yang terjangkit kurang dari lima tahun. Baca juga : Waspadai, Minuman Keras Bisa Butakan Mata   Sementara untuk pasien kanker yang sudah menyebar bisa dilakukan perawatan kemoterapi terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk membunuh sel kanker terlebih dan mengontrol pertumbuhan sel kanker. Obat kemoterapi ada dua yaitu melalui infus atau diminum secara langsung. Sayangnya, sel kanker hati sangat pintar dan resisten terhadap obat kemoterapi. Selain itu kemoterapi sangat mahal dan tidak terlalu efektif dalam menangani kanker hati. Di sinilah kehadiran Obat Herbal Kanker Hati sangat begitu berarti bagi masyarakat yang tidak ingin mendapatkan risiko efek samping dari terapi yang berbahankan zat kimia yang umumnya terdapat pada pengobatan medis. Pencegahan terbaik tertentunya dengan membentuk pola hidup sehat. Misalnya mengkonsumsi ikan serta makanan mengandung lemak omega tiga. Jenis makanan itu dapat mengurangi risiko kanker hati sebanyak 36%. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan unuk mencegah timbulnya kanker hati : Vaksinasi pada virus hepatitis B. Jauhi konsumsi beberapa bahan yang memiliki kandungan karsinogen hati, terutama alkohol. Jauhi daging berlemak serta lemak hewani. Laksanakan screening dengan cara reguler bila terhitung dalam golongan resiko kanker hati. Konsumsi minuman kesehatan herbal, terutama Obat Herbal Kanker Hati, yang sudah teruji secara klinis dan terbukti berkhasiat seperti Ultra Mangosnteen, Ultra Noni, dan DragonNoni.

Featured Image
Tips Sehari-hari untuk Pencegahan Wasir

05-05-2014 18:22

Tips Sehari-hari untuk Pencegahan Wasir  - Wasir adalah salah satu jenis gangguan kesehatan yang sangat menyakitkan namun juga memalukan. Wasir itu sendiri adalah sebuah kondisi dimana terjadinya peradangan atau pembengkakan yang terjadi di dalam saluran anus atau di bibir anus itu sendiri. Penyakit ini terbagi atas dua jenis yaitu wasir dalam (internal) dimana pembengkakan terjadi didalam anus dan wasir luar (eksternal), dimana pembengkakan terjadi di luar atau menonjol keluar dari rektum sehingga dapat terlihat dengan jelas. Pada kasus wasir yang parah, tindakan pembedahan atau operasi adalah satu-satunya jalan keluar. Banyak orang yang enggan untuk melakukan tindakan yang satu ini karena bukan hanya biayanya yang cukup mahal, proses penyembuhannya sendiri juga bisa cukup lama. Oleh karena itu, jalan terbaik untuk menghindari operasi adalah dengan melakukan berbagai upaya untuk tidak mengidap wasir sejak dini alias melakukan tindakan pencegahan. Tips keseharian yang bisa dilakukan untuk mencegah wasir : Mengkonsumsi banyak makanan berserat Wasir disebabkan oleh adanya tekanan yang sangat besar pada daerah anus atau pada bagian bawah rektum. Tekanan ini bisa terjadi karena banyak hal dan salah satunya adalah penekanan feses yang keras serta pemaksaan pada waktu mengejan. Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan banyak mengkonsumsi serat yang akan membuat feses menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat Konsumsilah air yang cukup Mengkonsumsi air putih sekitar 2 liter (sekitar 8 gelas) setiap harinya memiliki banyak sekali manfaat kesehatan termasuk diantaranya adalah membantu proses buang air besar menjadi lebih lancar. Konsumsi air yang cukup juga bisa didapatkan bukan hanya dengan minum air putih namun juga dengan makan buah-buahan berair, susu dan sumber cairan lain (selain kopi dan teh yang bisa menyebabkan diuretik ) Menjaga asupan garam Konsumsi garam yang berlebihan bukan hanya bisa memicu terjadi tekanan darah tinggi namun bisa juga menyebabkan cairan dalam tubuh menjadi menyusut. Bila cairan dalam tubuh kurang, bisa memicu terjadinya pembengkakan di beberapa jaringan tubuh termasuk di daerah rektum Hindari mengejan pada saat buang air besar Dengan mengkonsumsi serat dan minum yang cukup, proses buang air besar bisa berjalan lancar tanpa perlu bersusah payah untuk mengejan Mengurangi mengangkat beban yang terlalu berat Mengangkat beban yang terlalu berat di duga merupakan salah satu penyebab wasir. Kurangi mengangkat beban yang terlalu berat atau kalau memungkinkan menghindarinya sama sekali Menurunkan berat badan Berat badan berlebih meningkatkan resiko seseorang untuk menderita wasir dan juga berbagai jenis penyakit lainnya. Menghindari duduk dalam jangka waktu lama Duduk dalam waktu yang terlalu lama dalam jangka waktu yang panjang dipercaya meningkatkan resiko seseorang terkena wasir. Bila pekerjaan Anda menuntut Anda untuk duduk sepanjang hari, Anda bisa mensiasatinya dengan melakukan perenggangan setiap satu jam sekali atau berdiri dan berjalan-jalan sesekali. Baca juga : Cari Obat Darah Tinggi Tanpa Efek Samping? Olahraga secara teratur Melakukan beberapa olahraga ringan secara teratur adalah salah satu kunci penting dalam upaya pencegahan berbagai jenis penyakit termasuk wasir. Berbagai tindakan pencegahan tersebut perlu dilakukan sejak dini dan bukan hanya saat gejala-gejala wasir mulai dirasakan. Namun, ada kalanya penyakit ini tidak bisa dihindari. Untuk Anda yang menderita penyakit wasir, berbagai tindakan yang masuk dalam tindakan pencegahan diatas tetap perlu dilakukan. Selain itu, ada juga beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan juga untuk menyembuhkan wasir itu sendiri, berupa: Berendam dalam air hangat. Hal ini bisa membantu untuk melancarkan peredaran darah di daerah anal dan sekitarnya Memberikan kompres dingin. Kompres dingin yang ditempelkan pada area yang membengkak bisa membantu mengecilkan pembengkakan Jagalah kebersihan pada daerah intim dan sebaiknya tidak menggunakan bahan-bahan kimia atau yang mengandung alkohol serta pewangi untuk daerah tersebut Mengkonsumsi obat. Ada berbagai jenis obat pereda rasa nyeri yang bisa dikonsumsi untuk meredakan rasa sakit yang muncul Memilih pengobatan herbal. Ada berbagai jenis bahan alami yang bermanfaat untuk wasir. Penggunaan bahan alami tergolong aman, mudah didapatkan, terjangkau dan bisa memberikan hasil yang lebih efektif dibandingkan obat konvensional.  

...