Waktu Posting : 22-08-2014 04:36 | Dibaca : 5128x
26-08-2014 11:49
Sekarang ini banyak didapati facial medis yang aman serta pas untuk seluruh tipe kulit. Dengan facial medis, kulit bakal merasa kencang serta enteng. Tetapi sistem facial medis cuma bisa dikerjakan oleh seseorang pakar bedah kosmetik, yang memiliki pengalaman atau mungkin dokter kulit. Sistem dengan jalan ini bakal menyebabkan kulit terlihat fresh serta bersinar. Jalan yang lain untuk menangani sisa jerawat serta luka dapat lewat prosedur Dermaroller. Untuk mereka yang telah mulai memperlihatkan berbagai kerutan di dahi atau mungkin mempunyai garis tawa menonjol di seputar mata, mereka bisa pilih untuk Botox. Dengan jalan ini, keriput hilang dalam kurun waktu dua hingga tiga hari, serta menyajikan kulit tampilan yang mengkilap serta fresh. Baca juga : Memanfaatkan Mentimun Untuk Menetralisir Kolesterol Lipatan nasolabial menonjol atau mungkin lipatan di tepi hidung jadi pemicu seseorang wanita tampak lebih tua. Demikian pula dengan keriput kecil yang nampak di seputar bibir. Ini bisa diatasi dengan suntik dermal filler dengan filler yang tidak sama. Tehnik ini pun bisa dipakai untuk menangani keriput disebabkan depresi di seputar mata serta sisi badan yang lain. Untuk mereka yang mempunyai bintik-bintik kecokelatan di pipi atau mungkin hidung dapat memakai therapy laser ablation CO2 untuk menghilangkannya. Prosedur ini amat aman serta tak meninggalkan sisa luka. Bercak putih di kulit serta kutil di daerah leher atau mungkin muka pula bisa di hilangkan dengan laser ablation. Kecuali aman, prosedur ini tak menyebabkan rasa sakit. Baca juga : Alasan Migrain Harus Diwaspadai Seluruhnya prosedur yang dijelaskan diatas ialah therapy kecantikan yang aman serta non-invasif. Akhirnya amat baik serta bisa dipandang akhirnya dalam hitungan hari. Tetapi ada pula beberapa orang yang menjalani persoalan seperti dagu ganda, mata baggy (kantung mata), daerah dagu longgar, dsb. Dagu ganda bikin muka tampak lebih tua serta 'chubby'. Hal semacam ini bisa diobati cuma dengan sedot lemak, yang dikerjakan dengan anestesi lokal serta tak meninggalkan sisa luka. Mata baggy bisa diobati dengan prosedur yang di kenal selaku blepharoplasty. Mata baggy bikin Anda tampak sakit-sakitan serta tua. Kelebihan kulit serta lemak dari kelopak mata atas atau mungkin bawah dikeluarkan lewat sayatan garis lipatan. Prosedur ini dikerjakan dengan anestesi lokal. Baca juga : Penyakit Stroke dan Faktanya yang Harus Anda Ketahui
30-05-2014 23:33
Bedah atau operasi sering kali harus ditempuh sebagai solusi menyembuhkan tubuh dari penyakit. Tetapi, muncul banyak kekhawatiran terhadap kesulitan pascaoperasi seperti rasa sakit, opname berhari-hari, dan pemulihannya yang lama. Sebaiknya operasi atau jangan, ya? Kekhawatiran itu sering membuat kita menunda-nunda untuk melakukan operasi. Padahal dokter yang dijadikan tempat konsultasi menyatakan bahwa operasi harus dilakukan supaya segera bisa disembuhkan. Akan tetapi karena khawatir kondisi pascaoperasi yang membuat kita sulit untuk kembali beraktivitas, akhirnya kita terus menunda-nunda. Hasilnya, penyakit itu sudah semakin parah dan biasanya ditambah lagi muncul peradangan atau infeksi. Daripada kondisi itu harus kita hadapi, ada satu teknik bedah atau operasi yang saat ini memnimalkan dampak pascaoperasi itu. Namanya laparoskopi atau disebut keyhole surgery. Teknik itu disebut juga bedah invasif minimal atau bedah akses minimal. Bca juga : Cara Menjaga Kesehatan Tulang Selagi Muda Laparoskopi mampu memberikan keuntungan meminimalkan nyeri pascabedah bagi pasien secara signifikan, dan memiliki keunggulan tambahan kosmetik yang baik karena luka operasinya hanya berupa beberapa sayatan kecil sepanjang 0,5 – 2 cm. Teknik laparoskopi itu biasanya membuat minimal tiga lubang sayatan atau lazimnya disebut port. Melalui lubang-lubang itulah alat bedah akan dimasukkan dan operasi pun dilakukan. Saat ini teknik laparoskopi pun sudah semakin berkembang dengan munculnya teknik single port laparoscopic surgery. Tidak lagi ada tiga lubang atau lebih, proses operasi itu hanya akan menyayat satu lubang, yaitu di pusar. Proses bedahnya secara sederhana dimulai dengan pembiusan umum. Kemudian dokter bedah akan membuat satu sayatan di pusar 2-3 cm untuk memasukkan gas CO2 yang sangat aman untuk menciptakan lapang operasi. Setelah itu dimasukkanlah teleskop dan isntrumen pembedahan. Setelah pembedahan selesai, specimen jaringan akan dikeluarkan melalui lubang yang sama secara steril. Kemudian dikeluarkan juga gas CO2 dan instrumen bedah. Lukapun dijahit dan dirawat secara biasa. Tetapi harus diingat bahwa teknik laparoskopi bukan merupakan senjata pamungkas yang selalu berhasil dilakukan pada semua kondisi. Terkadang jika radang atau infeksi penyakit pasien sudah sangat hebat, maka terpaksa dibatalkan dan dilakukan konversi menjadi bedah konvensional dengan sayatan besar. Infeksi itu terjadi karena pasien sering menunda-nunda pelaksnaaan operasi yang sudah disarankan dokter. Akhirnya, muncullah radang dan perlengketan usus hebat yang tidak cocok lagi untuk ditangani dengan teknik laparoskopi. Baca juga : Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita Oleh karena itu, jangan terlambat atau menunda-nunda pelaksanaan operasi. Selain itu ada pula kondisi yang membuat teknik laparoskopi tak bisa dilakukan, yaitu bila pasiennya sangat gemuk. Penyakit yang sama memang bisa ditangani berbeda pada tiap-tiap orang. Karenanya konsultasi ke dokter yang tepat memang harus dilakukan dengan intensif supaya bisa diketahui penanganannya yang tepat. Berikut ini kelebihan dan kekurangan teknik laparoskopi. Kelebihan laparoskopi 1. Nyeri pascabedah minimal 2. Trauma jaringan minimal 3. Perdarahan minimal 4. Kondisi rongga perut atau dda apat devaluisi dengan lebih jelas dan diperbesar (zoom) 5. Proses penyembuhan pasien lebih cepat 6. Lama rawat inap yang diperlukan lebih singkat 7. Risiko komplikai infeksi luka operasii , perdarahan, dan perlengketan usus lebih jarang terjadi. Kekurangan laparoskopi 1. Waktu operasi yang berpotensi lama 2. Biaya operasi lebih tinggi karena dibutuhkan alat dan keterampilan khusus. 3. Risiko operasi 4. Tidak bisa dilakukan bila sudah terjadi infeksi atau peradangan Bila operasi memang harus dilakukan, jangan khawatir dengan kondisi pascaopersi karena sudah ada teknik laparoskopi. Namun harus juga disiapkan biayanya yang memang lebih mahal. Jadi memang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain itu, kalau memang masih merasa ragu dengan teknik penanganan medis yang masih berisiko dan menimbulkan efek samping, lebih baik coba menggunakan terapi herbal yang berbahan alami seperti jus herbal dan semacamnya.
01-06-2014 19:28
Tanaman lidah buaya (aloe vera), ialah sejenis tumbuhan yang kondang dari mulai beberapa ribu tahun silam. Pada awalnya, tanaman ini lebih diketahui semacam penyubur rambut, penyembuh luka, serta untuk perawatan kulit juga. Dengan cara umum, aloe vera menjadi satu dari sepuluh bangsa tanaman terlaris di dunia yang memiliki potensi dapat dikembangkan menjadi tanaman obat serta bahan baku industri. Tetap berdasar hasil riset, tanaman ini kaya dengan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida serta komponen lain yang amat berfaedah untuk kesehatan. Well, itu baru sejumlah keunggulan dari tanaman lidah buaya. Di bawah ini, saya akan memberikan informasi begitu bersahabatnya tanaman berwarna hijau ini, beserta sejumlah zat-zat baik serta keuntungan yang akan kita rasakan, kalau kita mengonsumsinya.  Baca juga : Tip Merawat Kulit Wajah agar Sehat dan Kencang 1. Tanaman Serbaguna Umumnya bagian-bagian dari tanaman lidah buaya yang dapat dimanfaatkan, ialah : Daun, yang dapat dipakai secara langsung, baik dengan cara tradisional atau dalam wujud ekstrak. Eksudat (getah daun yang keluar kalau dipotong, berasa pahit serta kental), dengan cara tradisional kebanyakan dimanfaatkan terus untuk perawatan rambut, pengobatan luka, dan sebagainya. Gel (sisi berlendir yang didapat melalui langkah menyayat sisi dalam daun, sesudah eksudat dikeluarin), punya sifat mendinginkan serta gampang rusak dikarenakan oksidasi, maka dibutuhkan sistem pemrosesan seterusnya, agar didapat gel yang stabil serta tahan lama. Gel lidah buaya sendiri, mempunyai kandungan karbohidrat tercerna. Berfaedah semacam minuman diet. Soalnya tersusun dari 96 prosen air serta 4 prosen padatan, yang terbagi dalam 75 komponen senyawa berfaedah. Mengonsumsi aloe vera, lebih kurang 25-50 cc perhari, 30 menit saat sebelum makan, dapat menolong menstabilkan persentase gula darah. Hingga membatasi kerja enzim lipase, yang membuat penyerapan lemak badan menyusut. 2. Sumber Zat Gizi Lidah buaya memiliki kandungan zat gizi yang dibutuhkan oleh badan, mulai vitamin A, B1, B2, B3, B13, C, E, choline, inositol serta asam folat. Dan kandungan mineralnya, salah satunya kalsium (Ca), magnesium (Mg), potassium (K), sodium (Na), besi (Fe), zinc (Zn), serta krodium (Cr). Sejumlah unsur vitamin serta mineral itu mampu memiliki fungsi semacam pembentuk antioksidan alami, seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, magnesium, serta zinc. Antioksidan ini berfaedah untuk menghambat penuaan awal, serangan jantung serta bermacam penyakit degeneratif. Daun segar lidah buaya mempunyai kandungan enzim carboxypeptidase, catalase, amylase, cellulase, dll. Kecuali itu, lidah buaya juga mempunyai kandungan beberapa asam amino glinin, arginin, lisin, asparagin, prolin, asam aspartat, hisudin, alanin, leusin, serin, isoleusin, valin, threonin serta glutamate. 3. Sumber Antioksidan Unsur-unsur yang ditemukan pada daun lidah buaya, memperlihatkan terdapatnya kekuatan semacam antioksidan nan kuat dalam badan. Contohnya, ada suatu eksperimen dengan memanfaatkan tikus irradiasi yang di beri filtrate sari buah daun lidah buaya sejumlah 0, 25 ml/kg, sepanjang 5 hari saat sebelum irradiasi, serta 10 hari sesudah irradiasi. Akhirnya, memperlihatkan terdapatnya perbaikan pada kegiatan enzim superoksida dismutase (SOD) serta katalase pada organ paru-paru, ginjal, serta jantung. SOD serta katalase menjadi enzim serta sekalian antioksidan intraseluler yang amat berfaedah untuk meningkatkan sistem kekebalan badan dari bermacam penyakit.  Baca juga : Dongkrak Stamina Tubuh dengan Klorofil 4. Penyembuh Penyakit Kulit Gel lidah buaya mempunyai perilaku sejenis antibakteri, anti jamur, yang dapat menaikkan aliran darah ke daerah yang terluka, serta merangsang fibroblast, yakni beberapa sel kulit yang bertanggung-jawab untuk pengobatan luka. Pemberian gel aloe vera pada hewan percobaan, baik secara diminum atau dibalurkan pada permukaan kulit, bisa mempercepat pengobatan luka. Pemberian gel dengan cara oral (diminum) sejumlah 100 mg/kilogram berat tubuh sepanjang 2 bulan. mampu menurunkann ukuran berat tubuh sejumlah 62 prosen, ketimbang 51 prosen pada group kontrolnya (tiada pemberian gel). Pengolesan cream yang mempunyai kandungan 25 prosen gel aloe pada permukaan luka sepanjang enam hari, dapat memperkecil ukuran luka sebesar 51 prosen ketimbang 33 prosen pada group kontrolnya. Publikasi pada Journal of Dermatolagic Surgery and Oncology juga memperlihatkan, bahwasanya aloe bisa mempercepat pengobatan pasca operasi. Gel aloe bisa juga dimanfaatkan untuk paduan cream facial pengobatan jerawat. Paduan cream facial dengan gel aloe dapat membuat sembuh jerawat, 72 jam lebih cepat. Aloe bisa juga dimanfaatkan buat menghambat rusaknya kulit karena Sinar X. Analisa di Hoshi University Jepang memperlihatkan, aloe mempunyai kandungan senyawa antioksidan yang bisa mengenyahkan radikal bebas efek radiasi, dan membuat perlindungan pada dua komponen penyembuh luka dengan cara alami yang ada di dalam badan, yakni glutation, asam amino yang merangsang sistem kekebalan, serta superoksida dismutase, yaitu enzim antioksidan. Analisa lain juga memperlihatkan bahwasanya 0, 5 prosen ekstrak aloe ke dalam cream paduan minyak serta mineral mampu membuat sembuh penyakit psoriasis (sejenis penyakit luar). 5. Sejenis Obat Makanan, serta Minuman Daun lidah buaya bisa juga dibuat jadi bermacam produk makanan serta minuman. Contohnya, jelly, minuman fresh sejenis sari buah, nata de aloe, dawet, dodol, selai, dan sebagainya. Makanan serta minuman hasil olahan lidah buaya amat memiliki potensi menjadi makanan atau minuman kesehatan. Perihal tersebut diakibatkan paduan kandungan zat gizi serta non gizi yg mempunyai faedah buat mendongkrak kesehatan. Fungsi lidah buaya semacam makanan serta minuman salah satunya, berfaedah buat obat cacing, imunomodulator (pembangkit sistim kekbalan), susah kencing, penyakit jantung koroner, susah buang air besar (sembelit), diabetes mellitus, batuk, penurunan kolesterol, hepatoprotektor (pelindung hati), serta.radang tenggorokan. Kecuali itu, bisa juga mengurangi persentase gula dalam darah untuk orang yang menderita diabetes, mengontrol tensi darah, merangsang kekebalan badan pada serangan penyakit kanker, dan mampu dimanfaatkan semacam nutrisi pendukung penyakit kanker, orag yang menderita HIV/AIDS.