Waktu Posting : 14-06-2014 15:30 | Dibaca : 2483x
13-04-2017 21:54
Makanan untuk Kulit Putih Bersih - Tampil bersih dan cantik ? Kulit putih bersih dan cantik dambaan setiap insan manusia, terlebih lagi bagi wanita. Tidak hanya wajah yang terlihat putih tetapi juga kulit tangan dan kaki. Memiliki kulit yang putih bersih sebenarnya dapat terwujud tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Kebiasaan dari konsumsi makananpun dapat membantu untuk membuat kulit putih dan bersih. Berikut makanan-makanan yang dapat membantu kulit menjadi putih dan bersih : 1.Strawberi Di dalam buah strawberi terkandung vitamin C yaitu suatu zat yang dapat menambah pengeluaran serat kolagen. Di mana kolagen itu sendiri berfungsi untuk menolong kulit tetap stabil dan lembut. 2.Tomat Dengan mengkonsumsi buah tomat setiap hari, kulit akan memiliki kolagen sehingga terhindar dari kulit menjadi kendur.Tomat kaya akan lycopene yang dapat melindungi kulit dari pancaran sinar matahari. 3.Telur Telur berfungsi agar kulit menjadi lebih lembut dan lembab. Telur memiliki zat lutein serta zeaxanthin yang berfungsi untuk menghindari rusaknya kulit akibat dari sinar ultraviolet. 4.Soya Menurut penelitian bahwa pada wanita yang berusia di atas 30 tahun, kerutan halus dapat meningkat dan dengan mengkonsumsi soya, situasi seperti ini dapat dihindari. Soya adalah makanan yang kaya akan bakal isofl avon soya atau disebut dengan aglycone. 5.Epal Mengandung zat quercetin yaitu antioksidan yang berperan dalam membuat perlindungan terhadap kulit dari pancaran cahaya ultraviolet. 6.Daun Salat Pada setiap helainya terkandung 100 % vitamin A. Vitamin ini berfungsi untuk meremajakan kulit dengan cara menambah perubahan sel. Daun salat juga mengandung kalium yang dapat menaikkan zat kulit serta menyerap oksigen dalam kulit . Mudah kan ? Itu beberapa cara untuk memutihkan kulit secara alami yang dapat anda coba. Untuk anda yang tidak mau ribet dan menginginkan perawatan dari luar yang sudah terbukti serta aman digunakan (sudah BPOM), anda dapat memilih produk perawatan dari aeuko. Kunjungi web : www.aeuko.com email : aeukoads@gmail.com Hp : 087807080888 wa : 085743233888 Line @aeuko
30-05-2014 03:27
Scrub yang sederhana Kamu bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk berbagai jenis scrub pengelupas kulit mati yang mahal, tetapi kamu dapat dengan mudah membuatnya sendiri yang akan bekerja dengan baik juga. Resep dasar ini adalah untuk sejenis pengelupas atau body scrub yang menggunakan hanya berbagai bahan yang asli, sederhana yang akan sangat efektif, jika tidak lebih, daripada berbagai produk yang ada di toko yang memiliki bahan-bahan asing yang mungkin beracun. Kecantikan dari resep ini juga terdapat pada bahwa resep ini bisa disesuaikan dengan apa yang kamu inginkan tergantung dari apa yang kamu butuhkan dan ingin rasakan. Kamu juga dapat menggunakannya tanpa rasa atau menambahkan berbagai macam bahan herbal untuk menambah manfaat seperti bunga lavender untuk relaksasi, rosemary untuk memberi energi danmenyegarkan kamu, atau thyme untuk bahan-bahan antibakterinya. Berikut ini adalah penjelasan bagaimana cara membuat scrub tubuh di rumah. Baca juga : Membuat Masker Wajah Alami Bahan pembuat scrub Garam Epsom adalah produk perawatan kulit yang sangat menakjubkan. garam itu adalah mineral yang alami yang dibentuk dari magnesium sulfide, yang secara langsung menyerap ke dalam kulit. Garam ini secara alami menghaluskan kulit, membersihkan semua sel-sel kulit mati, mengurangi peradangan, dan menenangkan otot. Garam Epsom bisa ditukar dengan kristal garam yang kasar yang akan secara kosmetik melakukan hal yang sama tetapi mengurangi mandaat dari magnesium sulfide. Minyak olive adalah halus dan lembut dan membantu menjaga kulit tetap lembab tetapi tidak berminyak. Jus lemon dan jeruk adalah pencerah yang alami, berguna sebagai seperti pemutih untuk mencerahkan kuku kamu dan kutikula dan mencerahkan titik hitam di kulit. Wanginya yang segar juga memberikan kesegaran dengan cepat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan herbal jika kamu ingin menambhakan lebih banyak keuntungan pada scrub yang kamu buat. Ada banyak bahan herbal yang bisa digunakan seperti lavender untuk memberikan relaksasi. Berikut ini adalah cara membuat scrub tubuh di rumah. Baca juga : Membuat Produk Perawatan Kulit Alami - 1/3 cup dan 2 sdm garam Epsom atau garam kristal yang kasar - 2 sdm minyak olive - Jus lemon atau jeruk - Bahan herbal pilihan Di dalam sebuah mangkuk, campur garam Epsom, dengan minyak olive. Masukan jus lemon atau jeruk dan aduk dengan rata. Tempatkan di sebuah toples dengan tutup yang rapat dan gunakan seminggu sekali untuk mendapatkan kulit yang halus dan bercahaya. Jika kamu hendak menggunakan herbal, tutup bagian atas dari campuran tersebut dengan herbal dan aduk setelah jus lemon atau jeruk. Herbal akan membenamkan garam disekitarnya dan kamu dapat menggunakan semuanya ketika kamu menggunakan scrub itu. Kamu dapat menggosokan scrub ini di kulit yang yang kering atau basah, tetapi jika kamu menggunakannya pada kulit yang kering, bersihkan dengan air yang hangat sesudahnya.
17-08-2014 06:19
Sistem tubuh di ciptakan dengan cara sistematis serta sama-sama berhubungan antar bagian-bagiannya. Masalah pada satu diantara sisi bakal menimbulkan persoalan di bagian tubuh yang lain. Berarti, ada keluhan di sebuah bagian tubuh, dapat memberikan indikasi ada masalah pada tubuh. Kelainan itu dapat kelainan sistemik yang melibatkan sistem tubuh keseluruhannya atau mungkin kelainan yang berlangsung pada organ tubuh. Pergantian warna kuku sesungguhnya masalah yang tidak sering berlangsung. Namun, setidaknya diinginkan orang-orang tahu, hingga bisa mendeteksi ada masalah pada tubuh, hingga bisa secepatnya mengambil aksi dengan memeriksakan diri ke dokter. Wajarnya, kuku yang sehat berwarna cerah atau mungkin kemerah-mudaan, lantaran daging dibawah kuku ada banyak pembuluh darah. Tetapi, warna itu bisa berganti sebab ada masalah pada tubuh. Di bawah ini pergantian warna yang dapat berlangsung pada kuku : - Kuku Putih (White Nails) Warna kuku beralih jadi putih ialah masalah yang seringkali berlangsung. Kelainan itu dikatakan dengan leukonychia. Kelainan kuku putih kerap diketemukan pada pasien hipoalbuminemia, sirosis liver, serta dampak samping kemoterapi. Baca juga : Cara Mengelola Marah dengan Baik Hipoalbuminemia ialah tanda-tanda rendahnya kandungan albumin dalam darah, yang disebut indikasi ada kelainan pada sistem organ, seperti liver, ginjal, serta kulit. Kuku putih yang berlangsung pada hipoalbuminemia serta dampak samping kemoterapi, dapat normal kembali seandainya pemicunya diatasi. Namun pada sirosis liver, kuku yang putih condong berbentuk menetap, lantaran penyakit itu amat sulit sembuh. Bahkan juga nyaris tidak pernah pulih. - Kuku Hitam (Black Nail) Kuku dapat beralih warna jadi hitam lantaran pigmen yang dihasilkan disebabkan infeksi kuku oleh bakteri pseudomonas. Bakteri itu paling banyak menyerang orang yang kesehariannya bergelut dengan air, seperti ibu rumah-tangga, pembantu rumah tangga, petani, serta perawat. Bila pemicunya bakteri, kuku hitam dapat diatasi dengan pemberian antibiotik. Bila bakterinya telah hilang, warna kuku yang hitam pula bakal menghilang. Kecuali bakteri, kuku hitam pula dapat dikarenakan oleh trauma, umpamanya terjepit atau mungkin terhantam benda keras. Trauma itu dapat menyebabkan perdarahan dibawah kuku, hingga berlangsung penggumpalan darah yang bikin kuku berwarna kehitaman. Pada masalah ini, warna kuku yang hitam dapat hilang dengan sendirinya. Pemicu warna kuku hitam yang lain ialah disebabkan dampak samping kemoterapi memakai obat-obatan bleomycin atau mungkin adriamycin. Warna hitam kuku pada masalah itu pula dapat membaik bila kemoterapinya dihentikan. Aspek yang lain ialah ada tahi lalat, baik jinak ataupun ganas dibawah kuku. Yang butuh diwaspadai ialah tahi lalat ganas lantaran dapat berkembang jadi penyakit kanker kulit ganas yang dikatakan melanoma maligna. Penyakit itu cepat meluas serta dapat mengakibatkan kerusakan kuku, jaringan kulit di seputar kuku hingga gampang berdarah, dibarengi rasa nyeri, serta menyebabkan infeksi. Bila telah sekian, pasti bakal susah sekali kembalikan kuku ke bentuk awal mulanya. - Kuku Merah (Red Nail) Kuku merah, warnanya tak berbentuk menyeluruh, namun cuma sepertiga kuku sisi bawah saja yang dekat dengan kulit atau mungkin lunula. Warna merah ini dapat nampak lantaran berlangsung perluasan pembuluh darah pada bantalan kuku. Keadaan itu banyak diketemukan pada pasien penyakit lupus erythematosus, alopecia areata, serta pasien alergi obat yang sifatnya sistemik dan muncul lesi di semua tubuh. - Kuku Biru (Blue Nails) Warna biru pada kuku terlihat pada sepertiga sisi kuku bawah atau mungkin lunula. Warna itu berbentuk permanen. Namun masalah kuku biru ini terhitung amat tidak sering. Kuku biru seringkali didapati pada situasi argyria, yakni warna kebiruan pada kuku, kulit, konjugtiva, serta organ dalam disebabkan terpapar bahan kimia yang memiliki kandungan partikel perak, debu perak, atau mungkin senyawa perak. - Kuku Kuning (Yellow Nails) Kuku kuning umumnya didapati pada kuku yang berhenti tumbuh, hingga susunan kuku menebal serta permukaannya halus. Bentuk kuku kuning ini biasanya cembung lantaran alami penebalan. Wajarnya, kuku jempol alami perkembangan sejumlah 0, 10 sejumlah 0, 12 milimeter /hari. Di banding dengan jari yang lain, kuku jempol pertumbuhannya lebih lambat. Jadi, jempol tangan lebih lambat tumbuhnya daripada kuku jari tangan yang lain. Jempol kaki pula lebih lambat pertumbuhannya dari jari kaki yang lain. Namun jempol tangan lebih cepat tumbuh daripada jempol kaki. Perkembangan itu tak terjadi pada yellow nail. Sedangkan pemicu terjadinya kuku kuning ialah limfedema, yakni bengkak pada tungkai serta lengan disebabkan akumulasi cairan yang dikarenakan masalah aliran kelenjar getah bening. Kecuali itu, kuku kuning pun dapat dikarenakan infeksi paru-paru. Seperti pada penyakit tuberculosis yang dikarenakan mycobacterium avium. Namun terkadang kuku kuning pemicunya idiopatik. Half and Half Nails Pada masalah ini, separuh kuku sisi bawah (dekat lunula) berwarna putih, sedangkan ujung kuku berwarna cokelat. Keadaan itu banyak diketemukan pada pasien kelainan ginjal (uremia), HIV/AIDS, umur manula, serta pula dampak negatif disebabkan kemoterapi. Warna kuku separuh ini dapat hilang bila pemicunya diatasi. Baca juga : Perubahan Pada Kulit yang Perlu Diwaspadai Jagalah Kebersihan Kuku! Kebersihan kuku mesti senantiasa dijaga supaya terlepas dari kuman atau mungkin bakteri yang dapat membahayakan kesehatan. Melindungi kebersihan kuku sesungguhnya tidaklah susah. Di bawah ini langkahnya : Potong Kuku dengan cara Teratur Memotong kuku memanglah mesti dibiasakan. Setidaknya satu minggu sekali. Baiknya memotong kuku sesuai dengan ukuran jari. Namun ingat janganlah terlampau pendek, lantaran dapat muncul celah yang memperkenankan kotoran serta kuman melekat serta berada didalam celah itu. Sedangkan untuk wanita yang suka memanjangkan kuku untuk estetika, baiknya kerap bersihkan kuku. Minimalkan Gunakan Cat Kuku Menggunakan cat kuku memanglah bisa membuat cantik kuku. Namun, cat kuku baiknya tak dipakai terus-terusan. Cukup pakai waktu acara-acara khusus saja. Cat kuku sifatnya melindungi semua permukaan kuku. Kecuali kuku jadi tak dapat bernapaas, cat kuku yang digunakan terlampau lama pula bikin warna kuku jadi agak kekuningan. Karenanya, bila terpaksa memakainya, baiknya cat kuku itu secepatnya dibikin bersih sesudah dipakai.