Waktu Posting : 26-05-2014 15:47 | Dibaca : 4222x
Seiring dengan kemajuan jaman yang terus terjadi maka hal tersebut telah membawa banyak perubahan bagi setiap lini kehidupan masyarakat. Seperti yang saat ini terjadi pada masyarakat modern. Dalam kehidupan masyarakat saat ini telah terjadi perubahan dalam banyak hal yang salah satunya yang paling terlihat adalah perubahan dalam hal gaya hidup. Ya gaya hidup tersebut sangat terpengaruh oleh adanya kemajuan teknologi yang terus terjadi. Seperti satu di antaranya adalah olahraga. Karena itulah maka pada ulasan berikut ini saya akan mengajak anda untuk membicarakan tentang olahraga yang dilakukan oleh masyarakat modern, sepeda statis. Di sini saya akan memberikan banyak ulasan tentangnya, jadi membaca ulasan berikut ini dengan seksama merupakan hal yang menarik untuk anda lakukan karena anda akan mendapatkan banyak informasi penting yang telah saya sajikan tentang sepeda statis.
Sepeda statis merupakan sebuah olahraga bersepeda yang lebih modern karena anda dapat bersepeda tanpa berpindah ke tempat manapun. Olahraga sepeda statis ini tidak boleh ada lakukan dengan sembarangan, karena ada banyak hal yang harus anda perhatikan agar olahraga ini memberikan manfaat yang maksimal. Seperti berikut ini.
Baca juga : Tips Hidup Sehat
1. Yang pertama harus anda lakukan adalah mengenali alat sepeda statis yang anda gunakan. Mengenali cara penggunaan ini merupakan sebuah hal yang sederhana namun demikian sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini tak lain karena memiliki tujuan utama agar olahraga yang anda lakukan tetap berada dalam prosedur pemakaian yang benar sehingga aman untuk anda serta alat yang anda gunakan itu sendiri. Jika hal ini anda abaikan maka manfaat yang anda dapatkan dari sepeda statis tersebut tidak akan anda peroleh secara maksimal.
2. Olahraga sepeda statis merupakan sebuah olahraga yang bersifat ringan. Namun demikian anda tetap disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukannya. Karena meskipun terbilang ringan, untuk menghindari adanya kejang otot atau mungkin hal buruk lainnya tetap diperlukan adanya sebuah pemanasan. Pemanasan yang dapat anda lakukan dapat dengan cara melakukan pelemasan otot-otot tangan maupun kaki terlebih dahulu.
3. Sepeda statis merupakan sebuah olahraga yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan kita. Semisal tentang kebutuhan beban, sadel dan juga pengaturan lainnya. Nah dengan hal ini agar mendapatkan manfaat yang maksimal dari olahraga ini maka yang harus anda lakukan adalah dengan menyesuaikan pengaturan alat olahraga ini sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk melakukan olahraga bagi diri anda masing-masing.
Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung
4. Mengenakan pakaian yang nyaman merupakan sebuah hal yang baik untuk dipersiapkan sebelum kegiatan olahraga dilakukan. Olahraga dilakukan untuk tujuan membuat tubuh menjadi lebih santai dan segar, nah dengan menggunakan pakaian yang santai dan sesuai untuk melakukan olahraga maka anda akan dapat dengan mudah mendapatkan suasana yang santai dalam berolahraga.
5. Lakukan olahraga ini secara perlahan dan bertahap. Selain melakukan pemanasan maka anda perlu memperhatikan cara berolahraga. Sebaiknya anda melakukan olahraga sepeda statis secara bertahap. Pertama anda mulai secara pelan-pelan lalu semakin cepat atau sesuai dengan kemampuan anda masing-masing.
6. Yang selanjutnya harus anda perhatikan saat melakukan olahraga sepeda statis ini adalah pada saat ada selesai berolahraga. Selain melakukan pemanasan di awal sebelum anda berolahraga maka melakukan upaya pendinginan di akhir setelah olahraga ini anda lakukan merupakan hal yang baik. Karena dengan melakukan pendinginan ini maka suhu tubuh anda akan kembali ke dalam keadaan normal dan tidak kaget saat anda berhenti dari olahraga ini.
Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan untuk anda. Semoga beberapa hal yang saya sajikan di atas dapat memberikan banyak manfaat.
22-11-2025 03:04
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru terus menghadirkan berbagai inovasi dalam upaya mewujudkan kota yang ramah lingkungan, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Seiring berkembangnya kota dan meningkatnya aktivitas masyarakat, tantangan terkait pengelolaan lingkungan semakin besar. Oleh karena itu, DLH Banjarbaru berfokus pada solusi inovatif yang tidak hanya efektif, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah berbasis digital dan partisipatif. Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru mulai memperkenalkan sistem pencatatan sampah menggunakan aplikasi sederhana yang dapat digunakan oleh bank sampah maupun petugas lapangan. Melalui aplikasi ini, data timbunan sampah, jenis sampah, hingga aktivitas daur ulang dapat dipantau secara lebih akurat. Pendekatan digital ini membantu pemerintah memahami pola produksi sampah dan menyiapkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.Tak hanya itu, DLH juga mendorong pembentukan bank sampah kreatif yang tidak sekadar mengumpulkan sampah anorganik, tetapi juga menghasilkan produk daur ulang bernilai ekonomi. Beberapa bank sampah di Banjarbaru kini mengembangkan produk seperti kerajinan plastik, pot tanaman dari botol bekas, hingga ecobrick yang digunakan untuk pembangunan fasilitas sederhana. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.Dalam hal penghijauan, DLH Banjarbaru mengembangkan program Satu Rumah Satu Pohon sebagai gerakan massif yang melibatkan warga secara langsung. Masyarakat diajak menanam pohon di halaman rumah masing-masing serta merawatnya secara berkala. Program ini disambut positif karena tidak hanya menambah jumlah ruang hijau, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan sejuk. Selain itu, DLH juga mengembangkan taman-taman tematik di beberapa wilayah kota yang dapat digunakan sebagai ruang publik untuk rekreasi sekaligus sarana edukasi lingkungan.Pemanfaatan teknologi juga diterapkan melalui pemantauan kualitas udara dan air berbasis sensor. DLH menempatkan alat monitoring di beberapa titik strategis untuk mengukur tingkat polusi udara, kualitas air sungai, dan tingkat kebisingan. Data dari sensor tersebut membantu mendeteksi potensi pencemaran lebih cepat sehingga tindakan pencegahan dapat segera diambil. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus keamanan masyarakat.Program edukasi lingkungan berbasis komunitas juga menjadi terobosan yang terus dikembangkan. DLH Banjarbaru bekerja sama dengan sekolah, karang taruna, komunitas sepeda, hingga organisasi pecinta alam untuk melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, bersih-bersih sungai, pengelolaan sampah organik, hingga kampanye literasi lingkungan. Melalui pendekatan komunitas, pesan-pesan pelestarian lingkungan lebih mudah diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Salah satu inovasi yang cukup menarik adalah pengembangan kompos organik skala rumah tangga. DLH mengadakan pelatihan teknis bagi warga untuk mengolah sampah dapur menjadi kompos menggunakan metode takakura atau komposter tertutup. Kompos yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk tanaman di rumah maupun disalurkan ke taman kota. Program ini tidak hanya mengurangi sampah organik yang selama ini mendominasi TPA, tetapi juga mendukung program penghijauan kota secara menyeluruh.Dalam rangka mengurangi emisi karbon, DLH Banjarbaru juga mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan melalui kampanye Hari Tanpa Kendaraan Pribadi di beberapa kawasan tertentu. Selain itu, jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki terus dibenahi untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.Melalui berbagai inovasi tersebut, DLH Banjarbaru membuktikan bahwa pembangunan kota dapat selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan sektor usaha menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Dengan semangat berkelanjutan dan inovasi, Banjarbaru semakin dekat untuk menjadi kota ramah lingkungan yang tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.Upaya DLH Banjarbaru ini menjadi contoh bahwa inovasi lingkungan bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi penting untuk masa depan kota. Dengan komitmen yang kuat, Banjarbaru berpotensi menjadi salah satu kota dengan pengelolaan lingkungan terbaik di Kalimantan Selatan.
23-02-2016 06:26
Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini : Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu. Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual. LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan. Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka. Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu. Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan. Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang. Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan. Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan. LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya. Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya. Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual. Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi. Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya.
07-04-2016 17:11
3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini - Defisiensi sel darah merah yang sehat bisa mengakibatkan tubuh alami anemia. Keadaan ini bisa menghalangi konsumsi oksigen ke semua tubuh serta pembuangan karbondioksida dari dalam sel paru-paru. Didalam tubuh, sel darah merah di produksi dengan teratur, tepatnya didalam sumsum tulang. Sel darah merah mengandung protein yang kaya zat besi. Protein ini dikatakan hemoglobin. Protein berikut yang menyajikan warna merah pada darah. Produksi sel darah merah yang kurang, rusaknya beberapa sel darah merah dalam tingkat yang tinggi, serta kehilangan darah bisa mengakibatkan anemia. Saat tubuh Anda tak menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang cukup, ada dua peluang pemicunya. Pertama, Anda sudah mewarisi keadaan tubuh yang produksi sel darah merahnya kurang dari gen orangtua hingga mulai sejak lahir tubuh Anda berkemungkinan menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang kurang. Keadaan ini diberi nama anemia yang ‘diwariskan’ (inherited). Anemia bakal menimbulkan keadaan gampang capek, cepat capek, lemahnya system kekebalan tubuh, sakit kepala, pusing, sesak napas, serta wajah pucat. Supaya tubuh tak alami defisiensi sel darah merah, Anda dianjurkan mencukupi konsumsi beberapa zat di bawah ini. Zat besi Zat besi ialah sisi utama dari hemoglobin. Kecuali sel darah, kuku, rambut, serta kulit pula memerlukan zat besi untuk melindungi kualitas kesehatan sel-selnya. Tersebut keperluan zat besi yang perlu Anda cermati : Wanita berumur 19-50 th. : 18 mg /hari, terutama saat saat menstruasi. Pria dengan umur 19-50 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 9-13 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 4-8 th. : 10 mg /hari. Bayi serta anak umur 1-3 th. : 7 mg /hari. Sumber-sumber konsumsi zat besi dapat diperoleh dari mengkonsumsi kerang, tiram, hati ayam, daging sapi, daging ayam, tuna, salmon, bayam, serta kacang-kacangan. Vitamin B12 Defisiensi vitamin B12 bisa mengakibatkan tubuh alami kekurangan darah yang selanjutnya bakal mengakibatkan terjadinya anemia. Kecuali bertindak dalam pembentukan sel darah merah, vitamin B12 dibutuhkan untuk perubahan saraf serta otak. Keperluan bakal vitamin B12 ialah 1-25 mcg /hari, bergantung pada umur. Bayi 0-6 bln. perlu 0, 4 mcg zat besi. Bayi umur 7-12 bln. perlu 0, 5 mcg zat besi. Anak-anak umur 1-3 tahunbutuh 0, 9 mcg zat besi. Anak-anak umur 4-8 th. perlu 1, 2 mcg zat besi. Anak-anak umur 9-13 years perlu 1, 8 mcg zat besi. Anak-anak diatas umur itu serta orang dewasa perlu 2, 4 mcg zat besi. Wanita hamil perlu 2, 6 mcgzat besi. Ibu menyusui perlu 2, 8 mcg zat besi. Anda dapat mencukupi keperluan konsumsi vitamin B12 dari sumbernya, yakni ikan, daging, serta buatan olahan susu, seperti keju serta yoghurt. Folat/Asam folat Folat atau asam folat ialah vitamin B yang bertindak dalam perkembangan serta metabolisme sel. Folat ialah vitamin B dengan cara alami yang ada didalam makanan. Sedang asam folat semacam vitamin B sintetis (buatan) diperoleh dari menambahkan kedalam makanan atau semacam suplemen. Defisiensi folat bisa terkena oleh pasien masalah ginjal, masalah hati, atau masalah system pencernaan. Perlakuan defisiensi folat ialah diberikan asam folat berbarengan dengan vitamin B12. Keperluan konsumsi bakal folat/asam folat berdasar pada umur, yakni : Bayi umur 0-6 bln. 65 mcg/hari. Bayi umur 7-12 bln. 80 mcg/hari. Anak-anak umur 1-3 th. 150 mcg/hari. Anak-anak umur 4-8 th. 200 mcg/hari. Anak-anak umur 9-13 th. 300 mcg/hari. Umur 14 th. ke atas 400 mcg/hari. Wanita hamil 600 mcg/hari. Ibu menyusui 500 mcg/hari Kecuali dengan suplemen, folat bisa diperoleh dari konsumsi brokoli, bayam, roti, jus buah, sereal, kacang-kacangan, melon, pisang, serta lemon. Yakinkan tubuh Anda memperoleh konsumsi yang mendukung produksi sel darah merah yang cukup supaya Anda tetaplah sehat serta bisa lakukan kegiatan tiap hari dengan baik.