Waktu Posting : 12-05-2024 10:46 | Dibaca : 450x
03-10-2014 06:18
Amyotrophic lateral sclerosis atau disingkat ALS yang di kenal pula dengan penyakit Lou Gehrig adalah penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel saraf di otak serta sumsum tulang belakang, terutama saraf motorik. Penyakit itu memanglah bakal bikin saraf pada otot motorik atau gerakan alami penuaan serta selalu lebih buruk sampai menyebabkan kematian saraf. Nah, saat saraf motorik mati, kekuatan otak untuk mengontrol gerakan otot bakal hilang hingga penyakit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan. Nama ALS sendiri datang dari bhs Yunani, yang bermakna tak ada nutrisi otot. Saat, nutrisi tak meraih otot, mengakibatkan otot tubuh melemah serta pada akhirnya lumpuh. Kecuali itu, ruang lateral di tulang belakang, di mana saraf motorik berlokasi, pula alami pengerasan yang jadi parah kelumpuhan. Baca juga : Amankan Lambung Dengan Cara Memilih Kopi yang Tepat Tanda-tanda awal ALS termasuk juga penurunan kemampuan saraf, terutama yang melibatkan lengan serta tungkai, hingga kita jadi lemah jalan atau tak kuat memegang gelas atau pensil, umpamanya. Bila sisi saraf menelan yang terserang, jadi penderita bakal kesusahan menelan atau kehilangan refleks batuk. Waktu otot tak lagi terima pesan dari saraf motorik untuk menggerakkan fungsinya, otot juga mulai alami atropi atau penyusutan. Tungkai penderita ALS bakal tampak lebih kurus lantaran alami penyusutan jaringan otot. Tubuh mempunyai banyak tipe saraf yang dilibatkan dalam proses memikirkan, mengingat, rasakan, pandangan, pendengaran, serta manfaat tubuh yang lain. Pada ALS, saraf yang terserang ialah saraf motorik yang berperan untuk menghantarkan rangsang pada otot untuk lakukan gerakan. Gerakan yang dikontrol oleh saraf motorik, umpamanya, gerakan memegang benda atau jalan. Disamping itu, otot jantung serta pencernaan luput dari serangan ini lantaran otot jantung tak ada dibawah kendali saraf motorik. Seperti di ketahui, otot jantung bergerak sendiri tanpa ada perintah yang diakui. Mudahnya, seorang tak dapat menahan detak jantungnya, namun dapat menahan napas, bukan? Berarti, bernapas adalah kegiatan sebagai tujuan ALS. Sampai saat ini 90 % pemicu penyakit ini belum di ketahui, obat untuk menyembuhkannya pula belum ada. Cuma ada satu obat yang diizinkan, yakni riluzole yang berperan memperlambat perburukan pernyakit. Dengan tantangan mandi es, donasi untuk ALS bertambah tajam. Dalam berbagai minggu saja, Asosiasi ALS untuk memperoleh 41, 8 juta dollar AS, baik dari donor terus ataupun beberapa ribu kontributor baru. Walau demikian, tantangan ini pula memetik banyak kritik lantaran dinilai boros air serta menghabiskan waktu. Baca juga : Meningkatkan Metabolisme Tubuh di Pagi Secara Mudah Semakin banyak menyerang pria Dengan cara statistik, ALS dapat digolongkan dalam penyakit langka. Tetapi, ALS adalah penyakit saraf motorik yang paling umum diketemukan. Penyakit ini dapat menyerang beragam ras etnis, mulai Kaukasia sampai Asia, tetapi semakin banyak diketemukan pada ras Kaukasia, dengan probabilitas 1, 2-4 berbanding 100 ribu. Pada ras lain, angkanya tambah lebih rendah. ALS biasanya menyerang mereka yang berumur pada 40-60 th., namun tak tutup kemungkinan menyerang mereka yang lebih muda. Pria semakin banyak diserang ALS di banding wanita.
14-07-2014 19:27
Seseorang mahasiswa dirawat dengan kekurangan serta kram otot sesudah bermain futsal kurun waktu lama yg membuatnya keluarkan banyak keringat. Dia pula cuma minum air mineral waktu bermain. Awal mulanya dokter yang menjaga mengira dia menanggung derita GBS satu reaksi autoimun pasca-infeksi virus dengan gejala kelumpuhan tungkai bawah. Tetapi kontrol elektrolitnya tunjukkan kandungan kalium dibawah nilai normal (hipokalemia). Seberapa utamakah kalium? Menurut Dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, MS, kalium atau potasium amat utama untuk sistem saraf serta kontraksi otot. Kalium pula digunakan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang disebut ingindali detak jantung, manfaat otak, serta proses fisiologi utama yang lain. Kalium ditemukan di nyaris semua badan dalam wujud elektrolit serta terdapat banyak pada saluran pencernaan. Beberapa besar kalium itu ada didalam sel, beberapa lagi ada diluar sel. Mineral ini bakal beralih dengan teratur dari serta keluar sel, bergantung keperluan badan. Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Sumber Kalium Dari makanan yang setiap hari kitam makan, maka kalium ini cukup gampang kita peroleh. Kalium banyak didapatkan pada kacang-kacangan, jeruk, susu, pisang, daging, kentang, tomat, alpukat, serta bayam. Tetapi tiga tipe makanan yg kandungan kaliumnya paling tinggi ialah mollases, seaweed serta kurma (dates). Sedang air kelapa nyatanya semakin banyak memiliki kandungan kalium dari pada natrium. Untuk bikin keseimbangan kalium serta natrium, kita bisa membubuhkan sejumput garam ke dalam air kelapa yang kita minum (isi air kelapa dalam sebutir kelapa muda sekitar 400 cc atau 2 gelas belimbing yang memiliki kandungan sekitar 400 mg kalium). Dalam situasi normal, organ ginjal bertindak sesuaikan pada konsumsi serta jumlah kalium yang dibuang badan. Beberapa besar kalium dibuang lewat urin, meskipun ada pula yang keluar berbarengan tinja. Gampang lelah Hipokalemia ringan umumnya tak mengakibatkan gejala sekalipun. Keadaan yang lebih berat bisa menyebabkan kekurangan manfaat otot serta badan gampang capek. Kekurangan otot umumnya berlangsung pada otot kaki serta tangan, namun terkadang pula tentang otot mata, otot pernapasan, serta otot untuk menelan. Ke-2 situasi paling akhir ini bisa menyebabkan fatal. Keadaan lemah otot ini dihadapi mereka yang kerap kram di kaki bila terlampau banyak melakukan aktivitas. Juga seseorang pasien sempat hingga lumpuh krn kekurangan kalium. Oleh dokter pasien hipokalemia ringan dianjurkan banyak makan pisang, atau minum juice jeruk serta air kelapa. Pada keadaan hipokalemia kronis, sistem saraf pula alami masalah dalam mengantarkan rangsangan. Yang lebih kronis, walau tidak sering berlangsung, hipokalemia bisa mengakibatkan persoalan serius seperti detak jantung tidak teratur sampai berhentinya detak jantung. Berbagai riset mengatakan, orang yang kekurangan kalium lebih berisiko terserang penyakit hipertensi, yang disebut aspek penyebab penyakit jantung serta stroke. Kurang konsumsi kalium gampang digantikan dengan konsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan jalan ditelan (oral). Pengobatan oral ini lebih gampang, namun lantaran kalium bisa menghematasi saluran pencernaan, cuma diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq bisa menambah kandungan kalium sebesar 1-1, 5 mEq/L, sedang 135-160 mEq bisa menambah kalium 2, 5-3, 5 mEq/L. Pada hipokalemia berat, kalium dapat diberikan dengan cara intravena. Hal semacam ini mesti dikerjakan dengan amat hati-hati serta cuma dirumah sakit, untuk hindari kenaikan kandungan kalium yang terlampau tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini harus di check lagi dengan cara periodik. Apabila keadaan membaik, tipe pengobatan bisa dirubah. Baca juga : Rahasia di Balik Warna Buah dan Sayuran Pemakaian pencahar Diterangkan Dr. Samuel, kandungan kalium dalam darah orang normal 3, 5-5 mEq/liter. Apabila kurang dari itu disebut kekurangan kalium atau di kenal dengan arti hipokalemia. Biasanya orang tidak sering kekurangan kalium. Perhatian spesial pada atlet yang memerlukan konsumsi kalium semakin banyak lantaran banyak keluarkan keringat. Pemakai obat pencahar pula perlu konsumsi kalium lebih untuk menukar kalium yang hilang melalui kotoran. Begitupun pengguna obat diuretik seperti HCT atau furosemid yang menyebabkan kehilangan kalium berbarengan penambahan jumlah air seni. Pasien diabetes serta tidak berhasil ginjal Sebaliknya, orang yang memiliki penyakit diabetes serta tidak berhasil ginjal dianjurkan tak mengonsumsi kalium terlampau banyak. Ini lantaran badan mereka tak bisa lagi dengan cara normal memetabolisme mineral ini. Ginjal yang normal bisa menahan kalium dengan baik. Bila konsentrasi kalium darah terlampau rendah, umumnya lantaran ginjal tak berperan normal atau terlampau banyak kalium yang hilang lewat saluran pencernaan disebabkan diare, muntah, pemakaian obat pencahar kurun waktu lama, atau polip di usus besar. Pada tidak berhasil ginjal dapat berlangsung kenaikan kandungan kalium bila tubulus tak dapat buang kelebihannya ke dalam air seni. Obat-obatan seperti insulin serta obat asma tipe albuterol, terbutalin, serta teofilin dapat menambah perpindahan kalium ke dalam sel serta menyebabkan hipokalemia. Tetapi, penggunaan obat-obatan ini tidak sering jadi pemicu tunggal terjadinya hipokalemia.
25-09-2017 00:17
Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja, tidak memandang usia maupum jenis kelamin, dari anak yang masih balita hingga yang sudah lanjut usia dapat terkena penyakit yang satu ini, baik itu laki-laki maupun perempuan semuanya memiliki peluang untuk terkena penyakit jantung. tidaklah heran jika penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyakit yang mematikan di dunia. Oleh sebab itu anda perlu menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari diri sendiri. Penyakit jantung secara teoritis disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah ke jantung. Hal ini membuat kerja jantung jadi terhambat. Walaupun penyakit jantung merupakan jenis penyakit yang berbahaya, namun ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui ataupun menyadari berbagai faktor penyebab penyakit jantung itu sendiri. Secara umum, faktor penyebab penyakit jantung adalah faktor genetik dan juga gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan juga terjadinya kegemukan, namun ternyata selain faktor tersebut masih ada faktor penyebab penyakit jantung yang tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung . Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja penyebab penyakit jantung, maka kita dapat melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini, sehingga meminimalisir terjadinya serangan jantung. Faktor-faktor penyebab penyakit jantung adalah : 1. Faktor Keturunan Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mempunyai masalah yang serupa yaitu penyakit jantung. 2. Faktor Penyakit Diabetes Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat adanya komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena dapat berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung. 3. Faktor Gaya Hidup dan Kurang Olah Raga Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Melakukan olah raga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah. 4. Faktor Kegemukan atau obesitas Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak normalan jumlah lemak dalam tubuh. Menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan) adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes kemudian akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Hati-hati dengan berat badan karena dengan berat badan yang berlebihan akan mudah terkena resiko penyakit jantung. 5. Faktor Stres Kondisi stres dapat menyebabkan penyempitan arteri, kondisi dimana adanya penyempitan pada arteri yang dapat menurunkan tingkat aliran darah. Stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serangan jantung. Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan bahan referensi dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan serangan jantung secara dini. Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut.