Waktu Posting : 23-05-2014 08:38 | Dibaca : 2396x
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
16-06-2014 17:08
Seperti apakah posisi tidur Anda? Nyatanya nyaris 95% manusia mempunyai pola tidur yang sama tiap-tiap hari, sehingga menjadi suatu rutinitas. Namun, amankah untuk kesehatan tubuh Anda? Di bawah ini keterangannya : Posisi recovery Posisi memiringkan tubuh ini dimaksud posisi pemulihan, lantaran sering dipakai dalam keadaan darurat medis. Posisi ini baik untuk kurangi masalah pencernaan, terlebih refluks asam lambung serta melegakan saluran pernapasan. Untuk menangani masalah refluks, miringkan tubuh ke sisi kiri. Riset dari Graduate Hospital, Philadelphia, mengungkap bahwasanya posisi tidur miring ke kanan bikin asam lambung lebih lambat mengalir ke esophagus, sehingga perut menjadi tak nyaman. Resiko negatifnya ialah timbulnya kerutan di muka lantaran selalu tertekan di satu tepi. Posisi telentang Meletakkan sisi belakang tubuh semacam tumpuan ialah posisi ideal, terutama untuk pasien arthtritis serta sakit punggung. Pasalnya, beban tubuh terdiri dengan cara rata tiada berikan tekanan pada satu diantara daerah atau organ tubuh spesifik. Janganlah lupa menyelipkan bantal kecil dibawah lekukan lutut untuk bikin pinggang lebih relaks, terlebih untuk Anda yang mempunyai pinggang melenting atau sering punya masalah dengan sakit pinggang. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Tetapi, posisi ini bisa menyebabkan munculnya dengkuran, lantaran bikin otot rahang serta lidah menjadi relaks, dan tenggorokan menyempit sehingga menyebabkan turbulensi hawa. Bila posisi ini adalah kesayangan Anda, yakinkan untuk menyokong kepala serta leher Anda dengan bantal yang nyaman supaya leher serta ruas tulang belakang sisi atas tak alami kekakuan yang bisa menyebabkan sakit. Posisi bayi (meringkuk) Posisi menyamping dengan ke-2 lutut naik atau ditekuk mendekati dada ini bisa menolong menangani cedera serta sakit pada punggung. Posisi ini ideal, lantaran tubuh yang melengkung ke arah dalam bakal buka tulang belakang, turunkan tekanan pada diskus (lempeng tulang belakang), serta menambah pemulihan pada tulang belakang yang sampai kini melakukan aktivitas banyak di pengaruhi oleh gravitasi. Yakinkan posisi leher sejajar dengan semua tubuh, pakai bantal yang tak terlampau tinggi serta tak terlampau rendah, supaya tak menyebabkan sakit kepala serta sakit leher pada pagi hari. Posisi memeluk (bantal atau pasangan) Penelitian yang dikerjakan oleh Dr. James Coan, psikolog serta pakar saraf dari AS mengatakan, sentuhan fisik (dengan pasangan) waktu tidur bisa kurangi stres, baik pada pria ataupun wanita. Sayangnya, posisi ini rawan bikin tubuh pegal dan memperburuk sakit otot serta sendi, terlebih bila dikerjakan menahun. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Posisi tengkurap Tidur dalam posisi tengkurap benar-benar tak disarankan, lantaran bisa menyebabkan persoalan tulang belakang, terlebih dibagian leher. Dapat juga menyebabkan tekanan penambahan di bagian leher disebabkan kepala miring ke satu segi. Tidur tengkurap juga bikin paru-paru tak bisa mengembang dengan baik, sehingga pasokan oksigen ke otak kurang optimal. Posisi ini dapat juga memengaruhi wujud payudara pada wanita, meskipun tak penting. Bila Anda memiliki rutinitas mengeretakkan gigi waktu tidur (bruxism), posisi ini mesti dihindari. Pada waktu Anda tengkurap, rahang bawah bakal semakin maju dari pada umumnya, sehingga menyebabkan tekanan semakin besar pada gigi bawah serta bisa berbuntut pada rusaknya. Posisi ini dapat juga menyebabkan masalah saraf pada tubuh sisi atas. Posisi bantal juga bikin posisi leher tak sejajar dengan tulang belakang, sehingga menambah tekanan di bagian leher. Panduan : Bila Anda terpaksa mesti tidur tengkurap, cobalah modifikasi ranjang Anda supaya mempunyai lubang dibagian kepala sehingga posisi leher tak terganggu. Hal semacam ini bisa meminimalkan tegangan pada leher, walau tekanan pada dada terus tak bisa dihindari.
06-06-2014 17:04
Tren aroma terapi semakin diminati, terlebih kaum wanita. Bau beragam aroma diakui beberapa orang bisa menimbulkan sugesti pada semangat hidup. Juga beberapa orang mengaku, stres serta capek hilang karena aroma wangi-wangian. Maka aroma terapi juga sampai saat ini jadi pilihan sejumlah orang untuk menyingkirkan semua beban yang ada dalam jiwa. Untuk beberapa penggemar aroma, pasti senantiasa ada minyak wangi atau apa pun memiliki bentuk yang beraroma wangi diatas meja rias atau meja kantor. Lantaran dengan aroma, tidak sebatas untuk pengharum di lokasi sekeliling. Namun juga semacam aroma terapi yang diakui dapat bikin badan terus fresh serta ceria seharian. Sari wangi-wangian memanglah mempunyai kemampuan serta sugesti sendiri pada diri tiap-tiap orang. Satu diantara tipe aroma yang diakui dapat menghidupkan semangat, beri kesegaran, menentramkan, atau menstabilkan jiwa serta raga, dan melindungi kecantikan ialah aroma terapi. Parfum esensial dari sari minyak murni ini diakui mempunyai dampak yang cukup baik untuk membuat ringan pikiran, beri kesegaran badan, serta kurangi tingkat stres. Maka untuk memperoleh suatu ketenteraman jiwa cukup hanya aroma terapi. Aroma terapi merupakan cara praktis dan natural untuk merawat kesegaran serta kecantikan tubuh. Tidak hanya membuat kulit menjadi lebih halus dan lembut, aroma terapi juga dapat menghilangkan selulit dan menghancurkan lemak-lemak di dalam tubuh. Baca juga : Cara Sehat Dapatkan Tubuh Sehat Dengan aroma terapi, stres dapat terkurangi. Karena aroma terapi dapat menggiring seseorang berelaksasi. Perpaduan suhu dengan aroma terapi dapat melemaskan otot-otot yang menegang. Banyak khasiat aroma terapi untuk kehidupan. Bagi yang ingin memiliki kulit halus dengan aroma terapi, bisa menggunakan gabungan pemijatan, pemakaian lulur, scrubbing serta jenis perawatan lainnya. Berbagai perawatan gabungan aroma terapi tersebut antara lain: Mineral Foot Cream Digunakan untuk merawat kaki, menghilanghkan rasa penat, pegal dan linu. Ada juga foot bath yang biasa digunakan untuk merendam kaki dalam air hangat, untuk merelaksasikan peredaran darah pada kaki serta dapat menghilangkan pegal-pegal. Baca juga : Jauhi Gaya Busana Tidak Sehat Mineral Polish Masih berhubungan dengan pijat. Jika pijatan pada seluruh badan dilakukan dengan scrub campuran mineral dan rumput laut serta minyak esensial, sirkulasi darah akan lancar, kulit mati terangkat dan kulit pun akan lebih halus serta bersinar. Aroma Clay Masih dengan metode scrubing pada sekujur tubuh, lulur pun dicampur dengan mineral dan minyak esensial beraroma. Tubuh akan kembali segar karena setelah scrubing, tubuh akan dipijat dengan minyak. Mandi Bunga Oriental Konsep mandi dengan air saja sudah sangat menyenangkan dan segar, apalagi bila mandi dengan aroma bunga tropis yang segar. Campuran mineral, bunga dan air hangat membuat tubuh segar dan kulit lebih halus. Untuk mendapatkan semua itu, Anda bisa langsung datang ke tempat-tempat spa yang menyediakan pelayanan ini. Tapi jika Anda sudah memiliki perlengkapan, bisa melakukannya sendiri di rumah.