Waktu Posting : 01-06-2014 16:25 | Dibaca : 2390x
22-06-2018 01:18
Momen lebaran merupakan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Biasanya saat lebaran akan tersedia banyak sajian yang dihidangkan yang pada umumnya mengandung santan dan lemak yang tinggi. Lemak tersebut akan menumpuk pada bagian tubuh terutama pada perut. Kondisi seperti ini bisa dialami baik oleh pria maupun wanita. Lemak yang tertimbun dalam perut pasti akan membuat tak nyaman dan dapat meningkatkan risiko penyakit akibat kelebihan berat badan. Berikut tips diet sehat yang dapat dilakukan untuk mengikis lemak usai lebaran.. Istirahat yang cukup Tidur kurang dari 6 jam sehari dapat menganggu kebuuhan insulin dalam tubuh dalam mengontrol gula darah. Tubuh akan melepaskan sejumlah hormon yang menjadi faktor utama menambah berat badan. Sebaiknya cukupi kebutuhan istirahat dengan tidur selama 7 hingga 8 jam sehari. Olahraga teratur Olahraga yang baik untuk mengatasi masalah lemak dalam tubuh setelah lebaran yaitu dengan latihan cardio, seperti jalan cepat, bersepeda, jogging, lari dan berenang. Lakukanlah selama 30 menit sehari sebanyak 3 hingga 5 hari dalam seminggu. Diet seimbang Mengurangi porsi makan terutama jatah lemak dalam sehari menjadi salah satu cara mengatasi lemak berlebih pada tubuh. Gantilah dengan mengonsumsi makanan dengan kadar protein tinggi dan rendah karbohidrat. Cara ini efektif menghilangkan lemak dalam tubuh dengan cepat. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh Mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari dapat membantu mengoptimalkan sistem metabolisme tubuh. Cairan tubuh yang terpenuhi juga akan menjaga kerja hati yang terus mengolah kadar lemak berlebih yang ada dalam tubuh. Konsumsi camilan sehat Saat tubuh lapar dan kadar gula menurun bisa disiasati dengan mengonsumsi camilan sehat diantara makan besar sebanyak 2 hingga 3 kali untuk mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh.
09-03-2025 23:22
LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah mata yang digunakan untuk mengoreksi masalah penglihatan, terutama untuk orang yang mengalami miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), atau astigmatisme. Prosedur ini menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea (bagian depan mata) agar cahaya dapat fokus dengan tepat pada retina dan meningkatkan penglihatan.Cara Kerja LASIK Mata :Pembuatan Flap: Dalam prosedur LASIK, pertama-tama dokter akan menggunakan alat mikrokeratom atau laser femtosecond untuk membuat flap tipis di bagian luar kornea.Pemrograman Laser: Setelah flap dibuka, laser digunakan untuk mengubah bentuk jaringan di bawah permukaan kornea, yang mengarah pada perubahan fokus cahaya yang masuk ke mata.Penutupan Flap: Setelah proses pemotongan kornea dengan laser, flap tersebut diposisikan kembali dan akan menempel dengan sendirinya tanpa perlu jahitan.Kegunaan LASIK :Mengoreksi Rabun Jauh (Miopia): Pada miopia, cahaya yang masuk ke mata tidak difokuskan dengan benar di retina, menyebabkan objek yang jauh menjadi buram. LASIK membantu mengubah bentuk kornea agar cahaya difokuskan pada retina.Mengoreksi Rabun Dekat (Hipermetropia): Hipermetropia terjadi ketika cahaya difokuskan di belakang retina, menyebabkan penglihatan jarak dekat menjadi buram. LASIK membantu mengubah bentuk kornea untuk memfokuskan cahaya lebih tepat di retina.Mengoreksi Astigmatisme: Astigmatisme disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak merata, yang menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. LASIK dapat memperbaiki ketidaksempurnaan ini dengan meratakan bentuk kornea.Meningkatkan Kualitas Hidup: LASIK dapat mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak, memberikan kebebasan dan kenyamanan bagi orang-orang yang memiliki masalah penglihatan.Pemulihan Cepat: Salah satu keuntungan utama dari LASIK adalah pemulihan yang relatif cepat, dengan banyak pasien mengalami peningkatan penglihatan dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah prosedur.Keuntungan LASIK:Peningkatan Penglihatan Cepat: Banyak pasien melaporkan bahwa penglihatan mereka membaik segera setelah prosedur dan sebagian besar pasien dapat mencapai penglihatan yang sangat baik.Mengurangi Ketergantungan pada Kacamata atau Lensa Kontak: Banyak orang yang menjalani LASIK tidak lagi memerlukan kacamata atau lensa kontak untuk aktivitas sehari-hari.Prosedur yang Minim Penderitaan: Prosedur ini umumnya tidak menyakitkan, karena anestesi lokal berupa tetes mata digunakan untuk membius mata selama prosedur.Potensi Risiko dan Efek Samping :Penglihatan Kabur atau Halos: Beberapa pasien mungkin mengalami penglihatan kabur, terutama pada malam hari atau melihat halo di sekitar cahaya.Infeksi atau Peradangan: Walaupun jarang, ada risiko infeksi atau peradangan setelah prosedur.Perubahan Penglihatan: Tidak semua orang mendapatkan hasil yang sempurna, dan dalam beberapa kasus, koreksi penglihatan bisa tidak memadai, yang memerlukan prosedur tambahan.Kesimpulan :LASIK adalah prosedur bedah mata yang efektif untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti miopia, hipermetropia, dan astigmatisme. Dengan menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, LASIK memungkinkan banyak orang untuk mengurangi atau menghilangkan ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak, meningkatkan kualitas hidup secara signifikan. Namun, seperti semua prosedur medis, LASIK juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjalani operasi ini.
02-06-2014 17:29
Makan tidak cuma berperan untuk mengenyangkan perut, namun juga berikan nutrisi untuk tubuh. Bila salah makan, bukannya sehat, Anda jadi menumpuk penyakit. Kecuali kekeliruan penentuan bahan makanan, Anda dapat juga merugikan tubuh sendiri, bila lakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut : 1. Makan sembari bepergiaan Makan di mobil, terlebih apabila Anda menyetir sendiri, tak berikan Anda peluang untuk mencermati apa yang Anda makan. Makan cepat serta tergesa-gesa berikan Anda kesempatan untuk makan semakin banyak. Soalnya, pikiran Anda lebih repot pikirkan hal-hal lain, hingga tak mengerti berapakah banyak yang sudah Anda makan. Kecuali itu, riset th. 2010 yang dimuat dalam jurnal Nature Neuroscience mengatakan, tikus yang di beri makanan cepat saji dengan cara teratur bakal alami pergantian pada kimiawi otaknya. Tikus ini jadi obesitas serta kehilangan kekuatan untuk memastikan apakah dia lapar atau tak. Fastfood memanglah dapat menyebabkan kecanduan. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho! 2. Makan dalam porsi besar Makan melebihi yang diperlukan oleh tubuh bisa berlangsung di waktu Anda makan sembari nonton TV. Ada juga orang yang makan terlalu berlebih saat terasa kesepian atau tertekan. Untuk mengatur porsi makan, kenali dahulu takaran yang dikira cukup, baru sesudah itu berlatih untuk menyesuaikannya. Tempatkan makanan dalam piring kecil, serta duduklah di meja makan waktu Anda makan. Jauhi letakkan makanan ditempat yang gampang diraih waktu Anda tengah melihat TV. Taruh jauh-jauh wadah keripik dari jangkauan tangan. 3. Makan untuk kurangi stres Sesudah melalui jam kerja panjang yang melelahkan, makan sepotong piza berkeju tidak tipis serta minum satu gelas soft drink pasti nikmat sekali. Namun ingat, memakai makanan untuk kurangi stres ialah jalan pintas untuk menambah berat tubuh. Saat Anda dirundung stres atau kemelut, bersantailah tiada melibatkan makanan. Bebaskan stres dengan bercakap dengan rekan di taman atau jalan enjoy diatas treadmill. Baca juga : Kenali 5 Makanan dengan Kadar Gula Tinggi di Sekitar Anda 4. Tunda makan Tunda makan juga ampuh menambah berat tubuh. Waktu Anda tunda makan, rasa lapar bakal meningkat serta kandungan gula darah drop. Beberapa orang lalu ‘balas dendam’dengan makan dengan porsi banyak atau mungkin dengan makan makanan ringan sebanyak-banyaknya. Tambah baik makan dengan cara teratur, dimulai dari sarapan, makan siang, serta makan malam pada saat yang sama. 5. Makan tengah malam Makan atau ngemil tengah malam bakal berikan penambahan kalori yang tak diperlukan oleh tubuh yang telah siap beristirahat. Apabila Anda juga terhitung penganut pola hidup kurang gerak (sedentary lifestyle) –gemar melihat TV atau searching internet— semakin banyak lagi kalori yang tertimbun dalam wujud lemak di tubuh. Menghilangkan rutinitas ini serta dapatkan aktivitas lain yang mengasyikkan untuk mengusir rasa jemu. Umpamanya, latihan yoga atau turut pelatihan dansa.