Waktu Posting : 18-06-2014 23:06 | Dibaca : 2339x
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu?
Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda.
Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik.
Baca juga :Â Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan PendengaranÂ
Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit.
Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran.
Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari.
Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah.
Baca juga :Â Tips Sukses Diet SehatÂ
Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan.
Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran
16-07-2016 22:15
Saat ini tato merupakan hal yang lumrah dijumpai dan banyak digunakan orang. Akan tetapi ternyata tato menyimpan dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. 1. Infeksi Infeksi tato ini dapat muncul dari berbagai macam sumber seperti dari tinta, jarum, dan lain sebagainya. Infeksi yang banyak terjadi adalah infeksi yang berasal dari bakteri. Bakteri mycobacterium chelonae ini biasanya berasal dari rinta dan dapat menimbulkan ruam yang menyakitkan dan bertahan lama. Selain bakteri, mungkin juga terjadi infeksi yang berupa jamur, virus, dan mungkin juga menimbulkan kutil. Baca juga : Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar 2. Alergi Tato dapat menyebabkan alergi dalam kulit. Seseorang dengan kulit yang tipi cenderung rentan untuk mengalami alergi ini. Hanya saja alergi ini juga tidak dapat ditebak. Bisa saja ketika membuat tato pertama seseorang tidak mengalami alergi namun baru timbul ketika membuat tato kedua atau ketiga. Masalah inipun juga sulit untuk diatasi. Beberapa dapat diselesaikan dengan menyuntikkan steroid, namun banyak juga yang sampai membutuhkan operasi untuk mengangkat kulit yang bermasalah. 3. Paparan matahari Walaupun terlihat tertutup, tetapi tato ternyata dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Bagi sebagian orang, paparan sinar matahari ini dapat membuat tato mereka menjadi gatal. Warna yang paling rentan menyebabkan kulit terbakar pada tato adalah warna kuning, hitam, merah dan biru. 4. Tertutupinya kulit Memiliki tato dapat menutup masalah-masalah kulit yang terjadi. Tato disebut dapat menutupi dan membuat beberapa kasus kanker kulit. Tato dapat membuat dermatologis kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap kulit dan mencari bibit-bibit kanker kulit. Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Softlens 5. Rentan terbakar MRI Orang yang memiliki tato akan bermasalah ketika mereka melakukan pemeriksaan MRI. Ketika melakukan MRI ada kemungkinan terjadi sengatan dari mesin terhadap bagian-bagian tato yang ada di tubuh. Sengatan ini membuat kulit bagaikan terbakar. Kasus ini potensial terjadi pada tato dengan warna merah dan hitam. Tinta yang digunakan untuk kedua tato ini banyak menggunakan unsur-unsur besi. Tato memang dapat membuat tampilan Anda jadi lebih menarik dibanding sebelumnya. Tetapi dengan melihat dampak negatifnya terhadap kesehatan, sebaiknya Anda berpikir ulang sebelum memilikinya.
22-05-2014 13:55
Pernahkah Anda menemui seseorang dengan leher bagian bawah yang membesar sekepalan tangan orang dewasa atau bahkan lebih? Di Indonesia, penyakit tersebut biasa disebut dengan penyakit gondok. Apakah sebenarnya penyakit gondok dan adakah pengobatan herbal alami yang bisa menyembuhkannya secara maksimal? Berikut akan kita bahas lebih lanjut mengenai gondok. Dalam tubuh manusia ada sebuah kelenjar yang letaknya di bawah leher atau di dalam kerongkongan yang bentuknya seperti kupu-kupu jika di belah. Kelenjar ini bernama kelenjar gondok. Pada ukuran normal dan sehat kelenjar ini tidak bermasalah, tidak terasa dan tidak menimbulkan rasa sakit serta tidak membesar. Tetapi pada keadaan tertentu yang jelas tidak normal kelenjar ini bisa membesar bahkan melebihi kepalan tangan manusia dewasa. Kebanyakan mereka yang mengalami pembesaran kelenjar gondok ini karena minimnya asupan gizi yang mengandung yoduim. Yodium biasa kita dapatkan dari garam laut. Pada manusia yang sehat saja kelenjar gondok yang membesar dan dibiarkan dapat mengakibatkan pasien meninggal. Dan keadaan ini juga sering terjadi tanpa disadari oleh para ibu hamil. Mereka kekurangan yodium yang akibatnya bisa membuat bayi yang dikandung terlahir cacat mental, tuna rungu bahkan meninggal dalam kandungan. Masihkah kita akan menganggap penyakit gondok sebagai suatu penyakit yang bisa disepelekan? Tentu saja tidak. Adapun, sebelum membesar dan tampak jelas dari luar, penyakit gondok memiliki beberapa gejala diantaranya adalah berkurangnya selera makan yang diakibatnya dari terganggungnya kelenjar teroid yang ada di tenggorokan. Ketika kelenjar teroid terganggu maka yang terjadi adalah tenggorokan terasa sakit karena sulit dipakai untuk menelan makanan. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Suhu tubuh menjadi panas tetapi hanya pada malam hari saja. Mulut terasa kaku dan sulit untuk digerakkan pada saat mengunyah makanan. Telinga terasa berbunyi seperti dengungan. Jika Anda mengalami beberapa gejala diatas cobalah periksa bagian tenggorokan atau leher Anda. Jika muncul benjolan kecil disana yang terasa saat diraba segera kedokter. Benjolan kecil itu lama kelamaan akan membesar dan itulah yang disebut dengan gondok. Penyakit gondok sangat mungkin dicegah dengan mencukupi kebutuhan yodium. Selalu gunakan garam laut murni saat memasak adalah salah satu cara termudah sehingga kelenjar teroid kita bisa bekerja dengan baik. Informasi yang juga sangat penting adalah penyakit ini tidak hanya menyerang manusia dewasa, saat ini bahkan sudah ditemukan banyak anak-anak yang juga terserang sakit gondok. Pada anak-anak, gejala yang ditunjukkan kurang lebih sama. Ini lebih disebabkan karena kelenjar teroidnya yang tidak maksimal. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Abaikan saja jika ada orang yang menganggap gondok akan sembuh sendiri tanpa pengobatan lebih lanjut. Disaat Anda ke dokter tentu saja akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan pastinya akan diberikan obat untuk membantu penyembuhan. jika gondok segera ditangani maka bisa sembuh tanpa perlu operasi. Tetapi ada juga pengobatan alami yang bisa membantu penyembuhan gondok. Anda bisa mengkonsumsi ramuan herbal ini untuk mendukung kesembuhan Anda. Pengobatannya adalah dengan daun simbar menjangan yang digiling sampai halus dengan ditambahkan garam yodium juga sedikit air. Oleskan daun dan bahan yang sudah di haluskan lalu balurkan ke bagian kelenjar yang membesar sebanyak 2x setiap harinya. Ramuan herbal lainnya yang juga bisa menyembuhkan gondok adalah daun belimbing wuluh, daun tarup, beberapa suing bawang merah, dan juga sedikit cuka. Pastikan semua daun sudah Anda cuci dengan bersih lalu remas hingga keluar airnya dan campurkan dengan cuka. Air ini gunakan untuk mengompres bagian yang bengkak setiap hari. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur Ada beberapa jenis gondok yang memang cukup berbahaya. Jika keadaan gondok sudah sampai membuat bola mata Anda kelihatan sampai akan keluar maka ini sudah dalam fase yang gawat. Sebaiknya untuk pemeriksaan tidak perlu menunggu parah. Pengobatan herbal tetap bisa dilanjutkan diimbangi dengan pengobatan dokter. Anda bisa mengkonsultasikannya lebih dahulu. Selain pengobatan, jaga asupan makanan Anda. Garam beryodium memang dibutuhkan tetapi tidak serta merta dalam porsi yang berlebihan karena bisa mengganggu kinerja ginjal Anda.
21-10-2025 07:40
Meskipun Bahasa Inggris adalah mata pelajaran wajib di sekolah, Indonesia masih menghadapi krisis kualitas guru Bahasa Inggris. Banyak pendidik yang sudah mengajar memiliki kompetensi bahasa yang kurang memadai atau menggunakan metode pengajaran yang sudah usang dan kurang efektif dalam meningkatkan minat serta kemampuan praktis siswa. Kesenjangan antara kurikulum nasional dan kemampuan guru di lapangan menjadi tantangan besar dalam mencetak generasi yang mahir berbahasa Inggris.PBI Ma'soem University: Solusi Melalui Kompetensi Ganda Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) di Ma'soem University (MU) menempatkan diri sebagai bagian dari solusi terhadap krisis ini. Tujuan utama PBI MU adalah mencetak Pendidik Profesional yang dibekali Kompetensi Ganda: mahir berbahasa (setara advanced user) dan menguasai ilmu mengajar (pedagogi). Kurikulum MU memastikan lulusan tidak hanya tahu apa yang diajarkan (bahasa) tetapi juga bagaimana cara mengajarkannya dengan metode yang paling efektif dan adaptif.Penekanan pada Etika Profesi dan Psikologi Pendidikan Untuk menjadi guru yang efektif, diperlukan lebih dari sekadar skill teknis. PBI Ma'soem University menekankan pentingnya Etika Profesi Keguruan dan pemahaman mendalam tentang Psikologi Pendidikan. Mahasiswa dilatih untuk memahami karakteristik peserta didik, mengelola kelas dengan management skills yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Lulusan MU dipersiapkan untuk menjadi guru yang berintegritas dan mampu memberikan bimbingan, bukan hanya sebagai instruktur bahasa.Mengembangkan Materi Ajar yang Inovatif dan Relevan Keunggulan praktis lulusan PBI Ma'soem University adalah kemampuan mereka dalam mengembangkan dan memodifikasi materi ajar. Di tengah keterbatasan sumber daya di sekolah, kemampuan seorang guru untuk menciptakan modul pembelajaran, soal, atau alat bantu yang inovatif dan relevan dengan konteks siswa adalah kunci sukses. Mahasiswa MU dilatih untuk memanfaatkan open source dan teknologi untuk merancang materi ajar yang menarik dan sesuai dengan tujuan kurikulum.Kontribusi Nyata bagi Pendidikan Nasional Memilih Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Ma'soem University adalah bentuk kontribusi nyata pada kemajuan pendidikan nasional. Lulusan MU diposisikan untuk menjadi agen perubahan yang akan membawa metode pengajaran Bahasa Inggris menjadi lebih modern, efektif, dan menyenangkan. Jika Anda bercita-cita menjadi guru yang mampu menginspirasi dan meningkatkan kualitas belajar siswanya, PBI MU adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan profesional Anda.