Waktu Posting : 16-05-2014 09:11 | Dibaca : 2444x
23-05-2014 20:22
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin sakit. Apalagi jika sakit yang diderita berhubungan dengan organ penting tubuh yang berpengaruh pada kegiatan sehari-hari untuk beraktivitas. Salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam aktivitas tubuh adalah otot. Otot penting karena otot akan berpengaruh pada gerakan sistem organ tubuh lainnya. Misalnya gerakan tangan, kaki, hingga mata sekalipun semuanya dipengaruhi oleh otot. Salah satu penyakit yang menyerang dan berhubungan dengan otot adalah lemas otot atau yang dikenal dengan Myasthenia Gravis dalam dunia medis. Otot dalam tubuh menjadi lemas, akibatnya setiap gerakan yang dilakukan otot tersebut akan terganggu. Otot di dalam tubuh yang biasa melemas jika sudah terserang penyakit ini adalah otot yang berhubungan dengan panca indera seperti otot yang menggerakkan kelopak mata, otot yang berperan dalam pernafasan, dan otot yang menggerakkan mulut untuk berbicara hingga mengunyah. Mata akan mengalami gangguan pada pergerakan kelopaknya , mulut akan mengalami kesusahan saat berbicara, mengunyah, dan untuk otot lemas di bagian pernafasan bisa membuat seseorang kesusahan bernafas terutama saat menghirup udara. Bca juga : Langkah yang Gampang untuk Hidup Lebih Lama serta Sehat Jika keadaan ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Myasthenia Gravis yang diderita menjadi semakin parah. Untuk bernafas butuh alat bantu, kelopak mata harus ditegakkan, otot wajah menjadi kaku dan membuat rahang terbuka karena mulut yang susah ditutup. Jika masih bisa berbicara, biasanya suara menjadi sengau karena ada gangguan dalam sistem pernafasannya. Tapi, jika sudah parah berbicara pun tidak bisa. Myasthenia gravis akan lebih ringan sifatnya jika segera ditangani dan diistirahatkan dari aktivitas. Namun, penyakit ini bisa berubah jadi lebih bahkan hingga menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada penderitanya jika dibiarkan dan tidak ditangani. Kelemasan pada otot akan menyebar bahkan hingga ke bagian panggul dan seluruh otot di bagian rangka tubuh. Penyakit ini jika baru timbul gejalanya, biasanya akan reda sakitnya ketika tubuh diistirahatkan dan kembali terasa ketika tubuh dibawa kembali beraktivitas. Penyakit yang menyebabkan otot lemas ini terjadi karena terjadi gangguan komunikasi antara sel yang menghubungkan otot dan syaraf. Komunikasi antar sel tersebut terganggu karena penghubung antar saraf diserang oleh sel antibody yang ada pada tubuh. Jadi, ketika gejala mulai terasa terutama pada bagian indera tersebut kita harus segera memeriksakannya ke dokter. Penyebab utama terjadinya penyakit ini belum begitu jelas, yang diketahui hanya kekacauan yang dialami bagian otot dan antibody. Salah satu yang diduga menjadi penyebab penyakit ini juga berhubungan dengan terlalu banyaknya konsumsi obat antibiotic. Penyakit ini mudah datang dan akan bertambah parah pada mereka yang terlalu stress, terlalu meledak saat marah, terlalu banyak bekerja, terlalu lama bersentuhan dengan suhu yang terhitung ekstrim, komplikasi dari demam hingga sakit gigi, terlalu banyak makan-makanan yang memerlukan lama dalam proses pengunyahannya dan sulit sekali mengunyahnya. Baca juga : Atasi Alergi Membandel dengan Bahan Alami  Penanganan yang tepat selain dengan ke dokter adalah dengan pengobatan herbal. Baik itu untuk memulai pencegahan sejak dini atau pengobatan sebagai tindakan, obat herbal sangat tepat digunakan. Obat herbal terutama yang sudah melalui penelitian seperti pada buah naga, kulit manggis, daun sirsak, hingga mengkudu diketahui memiliki banyak kandungan terutama untuk antioksidan dan beberapa zat anti toksin yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat. Antioksidan dari obat herbal tersebut dapat menjaga dan meningkatkan antibody atau daya tahan tubuh agar selnya tidak menyerang sel organ lain seperti halnya sel pada otot maupun saraf sehingga kerjanya terganggu. Seluruh organ tubuh akan terlindungi termasuk dari bahaya radikal bebas. Marah-marah yang berlebihan hingga bisa menimbulkan kelemasan otot terutama dibagian wajah bisa disebabkan hipertensi. Obat herbal mampu menurunkan tekanan darah tinggi sehingga kelemasan otot akibat tidak terkontrolnya emosi bisa dihindari. Kelemasan otot bisa juga menjadi penyebab penyakit stroke. Untuk itu, sebaiknya konsumsi obat herbal sebagai bentuk penanganannya. Konsumsi obat kimia sangat beresiko akan terjadinya efek samping. Obat kimia akan meninggalkan sisa kimiawinya di dalam tubuh sehingga kemungkinan besar timbulnya penyakit lain sangat besar. Belum lagi penyakit lemas otot yang sifatnya akan mereda ketika diistirahatkan bisa menjadi ketergantungan jika diobati dengan obat kimia. Sementara obat herbal selain non efek samping, sifatnya pun tidak akan membuat ketergantungan karena mengobati secara menyeluruh. Â
04-10-2014 12:56
Kalangan pakar kesehatan memperingatkan untuk yang memakai jeans ketat seperti skinny jeans, lantaran condong menghimpit saraf di semua paha. Hal semacam ini dapat mengakibatkan mati rasa atau sensasi rasa terbakar di daerah paha. Bila diabaikan, hal semacam ini bahkan juga bisa mengakibatkan rusaknya permanen pada saraf di daerah paha. Dari seluruhnya tipe celana jeans yang ada, jeans ketat saat ini kelihatannya telah jadi tren yang paling popular. Tersedia banyak dalam beragam warna, hingga jeans ini amat popular di lingkungan anak-anakdan remaja. Hal semacam ini pula dipercaya dapat menyajikan tampilan yang hebat serta menyajikan perasaan menawan. Â Baca juga :Â Penanganan Setelah Operasi Caesar Mungkin saja skinny jeans jadi item fashion yang paling bikin anda tampak modis serta stylish. Namun sadarkah anda nyatanya si celana ketat ini malah menyebabkan permasalahan pada kesehatan anda? Timbulnya ruam panas atau tonjolan Buat anda yang memiliki permasalahan pada keringat berlebihan, jadi ruam panas/tonjolan bakal mulai nampak di kulit seputar paha sisi dalam anda. Jerawat bermunculan di paha Ya, jerawat memanglah umumnya nampak di muka atau punggung. Namun jerawat dapat datang di paha anda disebabkan terus-terusan menggunakan skinny jeans. Panas yang terlalu berlebih disebabkan celana jeans itu jadi penyebab intinya, tak seimbangnya hormon pula mengakibatkan kelenjar minyak yang terlalu berlebih menyumbat pori-pori yang pada akhirnya nampak jerawat. Â Baca juga :Â Jagalah Kebugaran di Kantor dengan 6 Cara Ini Permasalahan folikulitis Di mana kaki anda bakal jadi merah-merah atau gatal. Umumnya ditandai dengan timbulnya tonjolan merah disebabkan gesekan kulit. Sesudah itu infeksi folikulitis bakal menyerang anda. Infeksi ini berlangsung waktu bakteri atau jamur tumbuh serta menebar melalui folikel rambut. Hasil pada akhirnya anda bakal alami peradangan kulit. Miss V terserang infeksi Candida Yeast Infection atau yang dikatakan infeksi miss v ini mengakibatkan rasa nyeri atau gatal-gatal pada vagina. Infeksi ini berlangsung lantaran tak ada hawa yang mengakibatkan jamur menebar dibagian intim anda itu.
19-06-2014 11:21
Bersamaan pertambahan umur, ulang tahun bukan hanya lagi waktu untuk bergembira seperti saat kita sedang kanak-kanak serta remaja. Kita mesti mulai menyesuaikan dengan pergantian yang berlangsung pada tubuh bersamaan pertambahan umur per satu dekade. Bukan hanya bermakna lantaran kita terasa kurang percaya diri, namun mengetahui pergantian tubuh dapat menolong kita supaya lebih siap serta lebih menyayangi tubuh kita sendiri. Umur 30-an : Dengan cara alami, sistem menyusutnya hormon diawali pada umur 30. Metabolisme menjalani penurunan 4-5 % tiap-tiap tahunnya. Berat tubuh juga gampang jadi tambah walau kita rajin olahraga serta pola makan tak beralih dari umur 20-an. Presentase lemak tubuh meraih 25 %, umumnya menumpuk di pantat, paha, serta perut. Lemak ini amat perlu di saat kehamilan, tetapi sesudah melahirkan, himpunan lemak bakal menumpuk di perut sisi bawah. Juga berlangsung pengurangan massa otot. Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung Pembentukan sel kulit baru menyusut diatas umur 35 thn. Mulai nampak kerutan, terlebih bila Anda merokok serta banyak bekerja dibawah cahaya matahari tidak dengan menggunakan tabir surya dengan cara teratur dari umur 20-an. Pada awal hingga pertengahan 30-an, wanita meraih puncak seksualitasnya – lebih gampang meraih orgasme. Hal semacam ini lantaran Anda mempunyai rasa percaya diri, yakin pada pasangan, serta akumulasi pengalaman. Namun bersamaan dengan penurunan hormon, libido akan menjalani penurunan. Umur 40-an : Umur ini merupakan umur wanita yang mempunyai anak, repot dengan aktivitas mendidik serta menjaga anak. Metabolisme selalu merasakan penurunan. Tidak dengan olahraga, tubuh bisa kehilangan 250 gram massa otot per thn, sedang lemak jadi tambah 3 kali lipat. Lantaran estrogen selalu alami penurunan, kolagen (protein diisi serat halus) serta elastin (protein yang membuat sisi utama jaringan serat elastis) pada kulit menyusut, hingga kulit mulai jadi kering, tak kencang, serta makin banyak kerutan. Menyusutnya elastisitas juga berlangsung pada lensa mata, yang mengakibatkan turunnya daya penglihatan. Umur 50-an : Tingkat estrogen fluktuatif serta wanita masuk saat menopause. Pada beberapa wanita, diikuti dengan masalah, seperti insomnia, mood swing, hot flush, serta gampang lupa. Berkurangnya estrogen juga merangsang penumpukan lemak pada perut, paha, pantat, cuping telinga, pipi, serta sisi bawah mata. Namun pada beberapa tempat, umpamanya hypodermis (susunan bawah kulit), lemak malah terkikis hingga kulit mengendur serta menipis. Menopause juga mengakibatkan dinding vagina kering serta kehilangan elastisitasnya, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat melakukan hubungan intim, terkadang melepuh disebabkan tergesek. Bibir vagina barangkali mengerut hingga menghimpit klitoris, mengakibatkan sensitivitas organ itu menyusut. Baca juga : Ketimun, Obat Alami yang Kaya Manfaat Umur 60-an : Tubuh bakal lebih lambat menderita gangguan fisik jika asupan kalsium cukup di waktu dulu. Hilangnya kepadatan tulang atau osteoporosis berisiko tinggi bagi wanita yang kekurangan kalsium serta tak olahraga. Hilangnya estrogen juga mengakibatkan rambut kepala menipis, tetapi rambut di sisi lain menebal serta berwarna lebih gelap. Pipi juga mulai kempot, beberapa sel kulit kehilangan kekuatan untuk melakukan perbaikan diri, hingga sel kulit mati di muka tampak tak rata. Cahaya matahari lebih gampang meninggalkan noda hitam di wajah. Berat tubuh barangkali menyusut atau stabil, lantaran metabolisme tubuh terjadi penurunan serta nafsu makan juga menyusut. Sesaat ketertarikan untuk melaksanakan jalinan sex menyusut banyak. Apabila tak menjalin hubungan intim dalam periode waktu lama, vagina bakal berkurang serta kering. Apabila Anda masih mau menjaga kehidupan seksual, diperlukan pelumas serta sentuhan lembut.