Waktu Posting : 02-09-2014 14:42 | Dibaca : 2681x
05-07-2016 05:25
Kenapa banyak orang jatuh & kena stroke dalam kamar mandi...... kenapa tidak di tempat lain.??? Untuk renungan.....kita selalu dengar orang jatuh di kamar mandi dan kena stroke dan sebagainya. Kenapa kita jarang dengar jatuh ditempat tempat lain? Pd wkt saya mengikuti kursus gaya hidup sehat , seorang penceramah professor di universitas di malaysia, uitm yang juga terlibat dengan kegiatan olah raga negara menasihatkan supaya pd wkt mandi jangan basahkan kepala dulu, basahkan bahagian badan. Ini karena apabila kepala basah dan dingin, darah semua akan mengalir ke kepala untuk memanaskan kepala , logika 'warm blooded human' dan jika ada saluran darah sempit, maka dpt terjadi kondisi saluran darah pecah. Ini kerapkali berlaku di kamar mandi. Baca juga : 4 Jenis Olahraga Ini Baik untuk Penderita Asma Berikut cara mandi yang benar : 1. Pertama siramkan air di telapak kaki. 2. Kemudian dilanjutkan dgn segayung di betis. 3. Segayung di paha. 4. Segayung di perut. 5. Segayung di bahu. 6. Berhentilah sejenak 5-10 detik 👉 Kita akan merasakan seperti uap/angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang, setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa. ✅Hikmahnya: Seperti pada gelas yang diisi air panas kemudian kita isi dengan air dingin. Apa yang terjadi? Gelas akan retak ⚡ !!! Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes 🚿Jika tubuh kita .... apa yang retak? Suhu tubuh kita cenderung panas dan air itu dingin, maka yang terjadi jika kita mandi langsung menyiram pada badan atau kepala, angin yang harusnya keluar jadi terperangkap dan dpt membawa maut karena pecahnya pembuluh darah. 🚿Maka sebab itu kita sering menjumpai orang jatuh di kamar mandi tiba-tiba kena 'stroke'. Boleh jadi kita sering masuk angin kerana cara mandi kita yang salah. Boleh jadi kita sering migrain kerana cara mandi yang salah. 🚿Cara mandi ini baik bagi semua peringkat umur terutama yang mempunyai sakit diabetes, darah tinggi, kolesterol dan migrain/sakit kepala sebelah.
24-04-2014 02:38
Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan. Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak, disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2 golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.
10-06-2014 06:10
Asam urat ialah terbentuknya kristal-kristal di sendi. Apakah penyakit ini menyebabkan rasa sakit? Sudah pasti. Bila Anda telah sempat menderita seperti apa nyerinya asam urat, Anda mesti menjauhi pemicunya hingga nyeri itu tak datang kembali, yakni : Makanan yang memiliki kandungan banyak purin Umpamanya jeroan, hidangan laut (ikan sardin, ikan teri, ikan salmon, kerang) serta bayam. Minuman mengandung alkohol Lantaran bisa menambah kandungan uric acid dalam darah. Alkohol dapat juga mengakibatkan dehidrasi. Obat-obatan Umpamanya obat untuk penyakit darah tinggi (hipertensi) atau gagal jantung. Bila Anda mau melaksanakan penyembuhan, beritahukan lebih dahulu pada dokter tentang penyakit asam urat Anda. Dehidrasi Hal ini dapat juga menambah kandungan uric acid. Minuman berfruktosa Jauhi konsumsi terlampau banyak minuman dengan pemanis buatan ini. Stress Kopi dengan kandungan kafein yang tinggi. Baca juga : Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat Mengubah pola hidup bisa berikan perbaikan pada kesehatan Anda, umpamanya olahraga teratur, melindungi berat tubuh (terlebih bila berat tubuh Anda berlebihan). Kerjakan juga diet yang pas, misal makanan yang baik untuk Anda konsumsi, yakni buah-buahan, sayuran (umpamanya asparagus), gandum serta susu rendah lemak. Asam urat adalah satu penyakit radang yang disebabkan oleh tingginya kandungan asam urat dalam badan yang menumpuk. Satu diantara kunci dalam manajemen penyakit asam urat ialah melindungi konsumsi makanan. Makanan dengan kandungan purin yang tinggi baiknya dihindari oleh pasien asam urat. Tersebut bakal di uraikan daftar makanan yang baiknya dihindari. Daging Merah Daging merah seperti daging sapi, kambing, babi, bacon, terhitung makanan yang mempunyai kandungan purin yang tinggi. Pasien asam urat baiknya hindari atau membatasi konsumsi makanan yang kandungan purinnya tinggi. Ikan Sarden serta Mackerel Meskipun tinggi protein, ikan biasanya juga mempunyai kandungan purin yang tinggi. Ikan sarden, mackerel, tuna terhitung tipe ikan yang baiknya dihindari. Udang Kecuali jenis ikan, biasanya makanan laut terhitung kelompok makanan dengan kandungan purin tinggi. Kecuali itu, butuh diingat juga bahwasanya udang adalah sumber makanan tinggi kolesterol, jadi baiknya konsumsi dibatasi untuk kesehatan kita. Baca juga : Makanan yang Tepat dan Sehat di saat Flu Sayur Bayam Beberapa orang memikirkan bahwasanya sayuran ialah sumber mineral yang baik untuk kesehatan. Ya, memanglah benar. Namun untuk pasien asam urat, mesti waspada, lantaran sayuran seperti asparagus, bayam mempunyai kandungan purin yang cukup tinggi. Yang utama ialah mengontrol jumlah konsumsi makanan yang memiliki kandungan purin supaya tak berlebihan. Tahu Tempe Tahu serta tempe di kenal semacam makanan keseharian orang-orang Indonesia. Kecuali murah, tahu serta tempe juga adalah sumber protein. Namun, tahu tempe memiliki bahan basic kedelai yang disebut sumber makanan yang tinggi purin. Kecuali mengatur diet makanan, yang juga tidak kalah utamanya ialah lakukan kontrol kandungan asam urat dalam darah dengan cara berkala. Biasanya dengan gabungan diet yang jitu serta obat resep dari dokter, kandungan asam urat dalam darah bakal termonitor dengan baik.