Sehat Ala Tradisi Orang Tionghoa

14-Jul-2014 | dibaca : 760x | Ditulis Oleh : Maman Soleman
Sehat Ala Tradisi Orang Tionghoa
Kita sudah menemui sedikit fakta tentang keadaan kesehatan orang Tionghoa di sana, saat ini kita bakal belajar dari mereka berbagai kebiasaan yang baik untuk kita ikuti.

Orang Tionghoa mempunyai pepatah yang menyampaikan bahwasanya ”makanan serta obat datang dari sumber yang sama”. Mereka mempunyai perhatian yang besar pada makanan, anak-anak di ajarkan apa makanan yang dapat menyajikan usia panjang, apa makanan yang dapat mendinginkan/memanaskan tubuh, apa makanan yang dapat menyeimbangkan Yin serta Yang. Perhatian pada makanan berbentuk holistik, bagaimana pembagian keseimbangan makanan, rasa makanan, suhu, seluruhnya dikira memengaruhi kesehatan.

1. Mereka melindungi keseimbangan makanan.
Komposisi makanan mereka biasanya terbagi dalam :
40–45% Sayuran serta buah-buahan.
40–45% biji-bijian serta karbohidrat – bergantung daerahnya, daerah selatan umumnya mereka makan nasi, sesaat di utara biasanya makan millet.
10% makanan “kaya” seperti daging, ikan, telur, dairy buatan, lemak, minyak serta gula.
Tidak sering mereka memakai menu makan di mana satu diantara makanan menguasai, mereka bakal mengatur seluruhnya seimbang.
 
Baca juga : Tidur Bantu Obati Luka Fisik dan Jiwa

Pengobatan Cina pula berasumsi makanan yang “kaya” tadi, special serta amat memiliki nutris, oleh karenanya cuma bisa makan sedikit saja. Bila keunggulan bakal bikin pencernaan sulit asimilasi.

Keunggulan makanan kaya ini bakal bikin perut punya masalah serta keseimbangan kesehatan pula terganggu.

Dokter senantiasa menyarankan Empat Grup Makanan tidak dengan buatan hewani sekalipun serta menurut banyak riset ilmiah aman serta makin baik untuk kesehatan.

2. Konsumsilah banyak sayuran

Praktisi kesehatan Tionghoa menyarankan banyak makan sayuran, lantaran diakui kaya dengan nutrisi serta daya Qi. Orang tua di sana amat mencermati persoalan sayur ini. Saat kecil, orang tua di sana senantiasa memaksa dengan menyendokkan sayuran ke piring anaknya, apalagi jika anaknya tak suka sayur.

3. Makanan mesti beragam.

Dalam menyiapkan masakan, rasa, warna, aroma seluruhnya utama, lantaran masakan begitu bakal memuaskan indra penciuman, penglihatan serta lidah.

Tiap-tiap masakan umumnya melibatkan 3-5 warna, memakai beragam bumbu serta saus hingga mengundang selera. Semacam misal kita tengok masakan capcay yang melibatkan sepuluh tipe sayuran, tiada yang tak kenal masakan ini bukan?.

Masakan chinese amat kaya dengan beragam bahan pendukung yang tidak cuma menunjang rasa, namun pula menyebabkan komplitnya beragam unsur yang diperlukan oleh badan.

  Kitacermati bila di Indonesia, kita kurang memakai beragam bahan dalam masakan kita, bila masak sayur, cuma satu-dua warna saja serta cuma makan sayur itu-itu saja yang telah di kenal.

4. Jauhi makanan yang sudah rusak.

Makanan yang rusak ialah makanan yang sudah disimpan lama, dalam soal masakan, bila sudah lebih dari 24 jam dikira rusak. Orang Tionghoa menyampaikan kandungan Qi-nya sudah hilang.

Mereka mempunyai rutinitas menentukan sayuran serta makanan sesegar-segarnya, bila di sini kita kerap cermati orang belanja sayur/buah atau makanan yang lain tak terlampau pusing menentukan, maunya praktis saja..

Makanan yang kurang fresh, berarti kandungan gizinya pula telah jauh menyusut, juga terkadang bila telah mulai berkembang beragam bakteri serta jamur yang amat merugian kesehatan.

Ada orang yang lantaran argumen praktis, cuma ingin sekali memasak untuk berbagai hari, masakan yang tak habis disimpan dikulkas serta dipanaskan berkali-kali. Orang chinese tidak sering ingin melakukan hal tersebut.

Dizaman saat ini pula terdapat banyak makanan rusak yang dulu tak di kenal oleh orang Tionghoa, yakni : makanan yang sudah diawetkan, makanan yang banyak bahan kimia, serta beragam cara pemrosesan yang mengakibatkan kerusakan nutrisi makanan itu.

5. Padukan beragam rasa makanan.

Orang Chinese mengetahui “harmonisasi makanan” yang menghubungkan kelima rasa makanan dengan organ badan :
Pahit (hati serta usus halus)
Manis (perut serta limfa)
Pedas (paru-paru serta usus besar)
Asin (ginjal serta kandung kemih)
Asam (hati serta empedu)

Kita tak dapat menuturkan jalinan rasa serta organ badan ini dengan cara ilmiah, tetapi kita dapat mengambil hal yang positif. Tiap-tiap rasa di pengaruhi oleh unsur kimia yang membuat makanan itu, serta unsur itu seluruhnya pula dibutuhkan oleh badan. Apa yang berlangsung bila kita cuma ingin konsumsi rasa manis pedas serta asin, seperti yang biasanya berlangsung pada beberapa orang, mereka akn kekurangan zat yang ada pada makanan yang jadi pahit serta asam.

Itulah penyebab kita disarankan makan seluruha rasa ini dengan cara seimbang, janganlah terlalu berlebih seluruhnya. Makanan yang pahit umpamanya pare serta yang asam umpamanya jeruk nipis.

6. Makan dengan teratur.

Orang Tionghoa mempunyai kebiasaan untuk makan di jam yang teratur serta umumnya makan berbarengan sekeluarga. Sesudah jam makan, janganlah ingin ada makanan lagi.

Rutinitas mereka ialah makan tiga kali satu hari serta makan malam tak terlampau berat serta tak terlampau malam.

7. Persoalan olah raga

Olah raga ialah hal ke-2 terutama sesudah hal makanan. Mereka mempunyai olah raga tradisional yakni Qi Gong serta Tai chi. Sesungguhnya bangsa Tionghoa di kenal semacam bangsa yang hidupnya aktif dengan cara fisik, banyak bekerja semacam petani, banyak jalan kaki atau naik sepeda. Selain itu ada dua tipe olah raga yang popular serta umum dikerjakan oleh orang-orang yakni Qigong serta Taichi, ke-2 olah raga ini melibatkan penyusunan pernapasan serta gerakan yang lembut tetapi keluarkan banyak keringat. Ke-2 olah raga ini mempunyai karakteristik yang baik yakni, low impact, hingga tak gampang cedera, ada unsur aerobic serta sekalian relaksasi.
 
 
Barangkali kita tak dapat melakukan ke-2 olah raga ini, tak usah cemas, olah raga jalan kaki selama 30 menit, dengan pemanasan serta streching dan olah raga beban satu minggu tiga kali telah bakal memperoleh faedah yang amat baik.

8. Persoalan istirahat.

Orang Tionghoa tak suka tidur malam-malam serta biasanya bangun amat pagi, ini ialah keadaan yang amat baik. Selain itu, mereka pula mempunyai kebiasaan tidur siang sebentar. Kita ingat berbagai puluh tahun yang lalu, beberapa orang Tionghoa yang buka toko, biasanya bakal tutup toko pada jam istirahat makan, serta tidur siang dalam waktu relatif cepat. Istirahat sesaat ini amat baik untuk menyingkirkan stress sesudah bekerja.

9. Hormat pada orang yang lebih tua.

Pada umumnya anak-anak mereka amat menghormati orang tua. Barangkali itu juga satu diantara karena usia mereka rata-rata panjang.   Dalam survey pada 3 grup orang yang berusia paling panjang didunia, satu diantara unsur yang ada pada ketiga grup orang itu adalah kedekatan dengan keluarga/kerap berkumpul berbarengan, seperti di jam makan ini. Kaum orang tua mempunyai wibawa di mana saran mereka bakal senantiasa didengar anak-anak, hingga mereka bakal terasa hidup ini bermanfaat.

 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved