Rahasia Kulit Sehat

17-Jun-2014 | dibaca : 608x | Ditulis Oleh : Maman Soleman
Rahasia Kulit Sehat

Kulit menjadi etalase pertama yang merepresentasikan kecantikan. Namun, kulit seperti apakah yang merepsentasikan kecantikan? Bagaimana pula agar kulit tetap sehat dan dapat merepsentasikan kecantikan?

Menurut pakar kecantikan, cantik itu relatif. Bergantung pada sudut pandang masing-masing orang saat mendefinisikan cantik. Namun, cantik menurut kacamata medis, dasar pertamanya adalah kulit sehat. Sebab kulit menjadi gambaran terluar dari kesehatan seseorang.

Kulit mengalami regenerasi setiap 28 hari. Regenerasi ini tidak tampak kasat mata seperti halnya pergantian kulit pada ular. Regenerasi kulit terjadi manakala kulit baru menggantikan kulit mati. Kulit mati tampak pada rupanya yang kusam, tebal, dan keriput. Hal ini akan sangat mengganggu penampilan dan menjadikan orang tidak percaya diri.

Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang 

Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan kulit seperti faktor usia (degeneratif), gaya hidup, paparan sinar matahari, asap kendaraan bermotor, alkohol, dan rokok. Semakin sering semua faktor tadi menerpa kulit, semakin cepat pula kulit mengalami penuaan yang disebut penuaan dini. Apalagi bila tidak menggunakan penangkal dan kulitnya tidak dirawat, dipastikan kulit akan tampak kusam, tebal, dan keriput. Walaupun secara usia belum waktunya keriput.

Terpaan sinar lampu saat shooting menjadi persoalan yang paling sering dihadapi, disamping sulitnya menghindari makanan junkfood sebagai bagian dari gaya hidup anak muda. Padahal, hal itu akan mengganggu kesehatan kulit. Untuk mencegahnya, terapkan pola hidup sehat. Mengkonsumsi banyak sayuran dan menghindari daging, banyak minum air putih, istirahat teratur, dan mengkonsumsi vitamin E.

Vitamin E bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Untuk kulit bagian luar (epidermis), vitamin E dapat menjaga kelembaban kulit dari kekeringan. Untuk kulit bagian dalam (dermis), vitamin E dapat menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit. Dengan demikian orang yang mengkonsumsi vitamin E, kesehatan kulit luar dan dalamnya akan tetap terjaga.

Sumber vitamin E terbanyak terdapat dalam biji gandum dan biji bunga matahari. Data ilmiah menunjukkan, biji gandum dan biji bunga matahari mengandung ikatan alfa beta gamma paling banyak. Ketiga kandungan ini sangat bermanfaat untuk proses regenerasi kulit.

Selain biji gandum dan biji bunga matahari, buah delima juga sumber vitamin E terbaik. Biji delima yang diekstrak menjadi lotion dapat membantu long life treatment akibat paparan sinar matahari yang terus-menerus.

Baca juga : Lensa Kontak, Amankah?

Padahal, Indonesia termasuk negara tropis dengan paparan sinar matahari yang terus-menerus sehingga perlu perawatan luar dan dalam. Perawatan kulit bagian dalam dengan mengkonsumsi suplemen vitamin E dan perawatan kulit bagian luar dapat menggunakan body lotion.

Namun, meskipun vitamin E masuk kategori suplemen, tetap ada aturan cara mengkonsumsinya. Seperti yang tercantum dalam dosis pemakaian obat. Sifat suplemen yakni tidak boleh berlebihan ataupun kurang. Harus tetap sesuai dengan aturan (dosis) pakai. Sebab kalau melebihi dosis, suplemen itu akan ditolak tubuh dan dibuang percuma. Tetapi bila kurang, tidak akan sampai pada tujuan mengkonsumsi suplemen tersebut.

Suplemen tidak akan berbahaya meskipun dikonsumsi secara terus-menerus selama dosisnya sesuai dengan yang dianjurkan. Sebab suplemen tersebut (dalam hal ini vitamin E) memang dipergunakan untuk membantu proses regenerasi kulit.

Agar perawatan kulit seperti di atas berhasil, penting kiranya Anda memperbaiki gaya hidup. Caranya, mengelola stres, istirahat cukup, makan dan tidur teratur, minum air putih, tidak mengkonsumsi rokok, alkohol, obat-obatan terlarang, dan menjaga hidup tetap happy.

 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved