Mengenal Depresi dan Cara Mengobatinya

23-May-2014 | dibaca : 923x
depresi (ilustrasi)
Depresi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kondisi kejiwaan yang tidak menentu. gejala dari depresi itu sendiri ialah, rasa letih yang berlebihan setelah melakukan aktivitas sehari-hari, hilangnya minat dan semangat untuk menjalani hidup, malas untuk melakukan aktivitas, dan gangguan pola tidur. Hal ini dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sosial. Dan merupakan salah satu penyebab utama bunuh diri. Ada beberapa jenis depresi, misalnya biological depression, unipolar depression, seasonal affective disorder, manic depression, dysthymia dan lain-lain. 

Definisi depresi menurut para ahli :

  • Menurut Kusumanto tahun 1981 : “Depresi adalah suatu perasaan kesedihan yang psikopatologis, yang di sertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan, berkurangnya energi atau tenaga yang menyebabkan tubuh mudah lelah walau hanya bekerja sedikit saja, dan berkurangnya aktivitas. Depresi dapat merupakan suatu gejala, atau kumpulan gejala (sindroma).”

  • Menurut Rice PL tahun 1992 : “Menurutnya depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan dan berperilaku) seseorang. Pada umumnya mood yang secara dominan muncul adalah perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan.”

  • Menurut Kartono tahun 2002 : “depresi adalah kemuraman hati (kepedihan, kesenduan, keburaman perasaan) yang bersifat patologis. Biasanya ditimbulkan oleh sakit hati yang dalam, rasa inferior, penyalahan diri sendiri dan trauma psikis. Jika depresi itu sifatnya psikotis maka ia disebut melankholi.”
 
Beberapa gejala umum depresi adalah sebagai berikut :
  1. Rasa putus asa yang luar biasa di sertai dengan perasaan pesimis
  2. Rasa bersalah, tak berdaya, dan tah berharga yang luar biasa
  3. Rasa cemas, sedih, dan fikiran kosong yang tidak dapat dikendalikan
  4. Cenderung sering merenung atau menyendiri dan muncul keinginan untuk bunuh diri
  5. Tidak dapat tidur nyenyak dan berkembangnya insomnia secara ekstrim
  6. Mudah marah, dan kegelisahan yang berlebihan
  7. Rasa tidak berdaya yang mun
  8. Kehilangan energi, yang dapat memperlambat metabolismedan tingkat aktivitas tibuh, rasa mudah lelah yang terus muncul
  9. Turunnya atau naiknya berat badan secara signifikan tanpa di ketahui penyebab utamanya. Namun biasanya dipicu oleh hilangnya nafsu makan, atau keinginan makan yang terus muncul.
  10. Gangguan pencernaan, sakit kepala dan beberapa penyakit kronis tertentu tanpa alasan yang jelas.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya depresi antara lain :

Faktor usia. Orang yang lanjut usia memiliki resiko depresi lebih besar. Karena bisa di sebabkan oleh hidup sendirian, kurangnya dukungan sosial, dan lain lain.

Faktor gender. Peneliti menunjukan bahwa wanita dua kali lebih banyak mengalami depresi di bandingkan dengan pria. Belum ada yang mengetahuinya secara pasti. Namun perubahan hormonal yang terjadi pada wanita semasa hidupnya, bisa jadi faktor penyebabnya.

Kondisi kesehatan. Kondisi seperti sakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit kronis jangka panjang lainnya dapat menyebabkan depresi.

Perubahan dan tekanan hidup. Banyak faktor yang menjadi pemicu depresi misalnya saat sedang menghadapi perceraian, pensiun, pindah kerja, pemecatan, himpitan kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin mahal, dan lain lain.

Kepribadian yang rapuh. Orang yang rentan terhadap depresi adalah orang yang tidak memiliki kepribadian yang kuat dan pengalaman hidup yang menyakitkan sebelumnya. Bahkan, kegagalan dalam percintaan atau pekerjaan dapat menjadi penyebab utama depresi.

Orang yang berpola fikir negatif. Orang-orang yang depresi kerap berfikir negatif tentang diri mereka sendiri. Merasa tidak berguna dengan berfikir bahwa tidak ada lagi yang perduli dengan hidupnya dan merasa kehidupannya tidak mengalami perubahan.

Penyebab medis. Depresi dapat muncul karena pengobatan yang mengakibatkan kelainan pada sistem neurotransmitter monoamine, terutama serotin, adrenalin, dan dopamine yang berhubungan dengan munculnya stres.

Trauma dan duka cita. Rasa trauma seperti telah mengalami kekerasan fisik atau mental dapat menjadi penyebab depresi, baik yang di alami pada masa lalu atau masa kini. Perasaan sedih yang begitu mendalam juga dapat memicu depresi. Rasa sedih akibat di tinggal orang tua, keluarga, teman atau orang yang sangat di cintai merupakan reaksi yang normal. Namun pada sebagian orang kejadian tersebut dapat menyebabkan depresi.
 
 
Sebenarnya penyakit depresi dapat di obati dan di sembuhkan, dengan cara memberi semangat pada diri sendiri dan meminum obat anti depresan. Ada juga cara yang lebih alami untuk menyembuhkan depresi, yaitu dengan meningkatkan nutrisi ke otak, berikut beberapa makanan yang dapat menghilangkan depresi.

1. Cokelat
Cokelat adalah salah satu jenis makanan yang paling disukai di dunia, terutama bagi anak-anak. Cokelat mempunyai cita rasa yang nikmat dan mampu meningkatkan serotonik dalam otak, sehingga anda akan merasa bahagia setelah memakannya. Cokelat memiliki kandungan phenethylamine, yang mampu membuat anda selalu merasa jatuh cinta. Oleh sebab itu cokelat identik dengan perayaan acara ulang tahun atau pada saat valentine.

2. Ice cream
Ice cream memang stress relieve yang paling manjur ! jika kepala panas karena terlalu banyak berpikir, dinginnya ice cream dinilai mampu mendinginkannya. Hal tersebut di setujui oleh para peneliti dari University of California. Susu dan krim yang banyak terkandung dalam ice cream diyakini memiliki banyak asam amino tryptophan yang dapat menenangkan otak kita.

3. Susu
Susu bukan hanya berkhasiat untuk memperkuat tulang tetapi mengkonsumsi susu juga dapat mengurangi stres. Hal ini didasari oleh penelitian Mary Dallman, PhD. Professor fisiologi di University of California yang memberikan kesimpulan bahwa kandungan kalsium sanat baik untuk menerangkan hati karena dapat mengurangi ketegangan otot dan menenangkan syaraf.

4. Teh hijau
Jika stres menyerang lebih baik meminum teh hijau dibandingkan dengan soft drink apalagi minuman yang mengandung alkohol. banyak sekali kandungan dalam teh hijau yang sangat baik untuk kesehatan, seperti catechin yang dapat mencegah radikal bebas dan menyehatkan mata. Selain itu ada juga amino thenine yang di percaya dapat menenangkan otak. Menurut penelitian Dr. Kajiun Niu dari Tohoku University Graduate School of Biomedical Engineering Jepang menemukan fakta bahwa kakek-nenek yang mengkonsumsi 4 gelas teh hijau setiap hari jarang mengalami depresi, sekalipun mereka hanya tinggal sendirian dan jauh dari sanak saudara.

5. Sayur-sayuran
Sayur-sayuran kaya akan serat, mengkonsumsi sayur-sayuran dapat menghilangkan stres anda. Ada dua jenis sayuran yang paling baik untuk menghilangkan stres yaitu brokoli dan asparagus. Karena mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi dan juga asam folat dan vitamin B. Asam folat membantu mengurangi rasa cemas, menghilangkan stres dan depresi.

Selain mengkonsumsi makanan di atas, ada juga obat obatan yang dapat menyembuhkan depresi. Obat anti depresi merupakan obat yang aman untuk digunakan. Obat semacam ini tidak memiliki efek samping yang berbahaya, tidak menyebabkan ketergantungan dan membantu anda untuk mengatasi depresi. Tujuan utama penggunaan obat anti depresi bukanlah untuk mengatasi masalah anda dengan cepat, namun untuk memberikan diri anda kesempatan untuk merasa lebih baik. Tetapi perlu di ingat penggunaan obat anti depresi apapun harus dilakukan setelah konsultasi dan pemberian resep dari dokter.
 
 
Ultra Noni
hijab
glowhite
Obat Kuat
beli review
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2018 Kesehatan.tips
All rights reserved