Inilah Resiko Kesehatan Untuk Pekerja Shift Malam

22-May-2016 | dibaca : 429x | Ditulis Oleh : Maman Malmsteen
Inilah Resiko Kesehatan Untuk Pekerja Shift Malam
Seperti yang kita tahu, pekerja shift malam mempunyai jam kerja yang tidak sama dengan jam kerja sebagian besar orang biasanya. Pekerjaan yang termasuk juga kelompok shift malam diantaranya : perawat, dokter, pilot, petugas keamanan, 

Apakah bekerja pada waktu kerja yang tidak sama dari umumnya orang mempunyai resiko yang lebih tinggi ? Pada intinya, bila kita terbangun bahkan juga bekerja di luar jam yang lumrah, ritme bilogis pada badan kita pasti bakal terganggu. Pekerjaan shift mengganggu Ritme Sirkadian (Circadian Rhythm) kita, yakni jam didalam badan yang terpaku pada terang serta gelap. Lantaran ritme sirkadian pula merubah fungsi badan, jadi bila ritme ini kacau, keseimbangan badan juga jadi kacau. 
 

Efek Periode Pendek 
Efek periode pendek dalam soal ini tidak terus-terusan mesti dihadapi oleh pekerja shift malam. Kita sendiri dapat merasakannya, misalnya, tidur sampai larut malam kerjakan suatu hal, menanti pasangan yang tengah bersalin, dan lain-lain. Kecuali dari kelelahan yang riil dirasa, dampak lain yang dapat terkena diantaranya : 
  • Mual, mulas, diare, sembelit atau nyeri ulu hati 
  • Resiko cedera atau kecelakaan 
  • Insomnia 

Efek kesehatan periode panjang 
Efek periode panjang dari bekerja shift malam lebih susah diukur. Namun kaum peneliti temukan jalinan yang mengagetkan pada kaum pekerja shift malam dengan meningkatnya resiko terkena penyakit : 

  • Penyakit Kardiovaskuler. Sepanjang berpuluh-puluh th., kaum peneliti sudah sukses tunjukkan jalinan pada bekerja shift malam dengan resiko serangan jantung serta penyakit jantung. Diindikasikan resiko bakal bertambah bersamaan dengan semakin lamanya seorang bekerja shift malam. 
  • Diabetes serta Sindrom Metabolisme. Berbagai studi temukan kalau bekerja shift mungkin saja jadi resiko terjangkit Diabetes. Satu diantara studi di Jepang temukan kalau pekerja shift, terlebih yang berdurasi 16 jam, mempunyai resiko 50% lebih tinggi terserang diabetes dari pada pekerja dengan jam kerja umum. 
  • Obesitas. Ada berbagai keterikatan pada obesitas serta bekerja shift. Mungkin saja karena pola makan jelek dan kurang berolahraga. Keseimbangan hormon pula dapat jadi pemicunya. Hormon Leptin, yang bertindak utama dalam mengatur nafsu makan serta bikin kita terasa kenyang. Lantaran bekerja dalam shift mungkin saja jadi penyebabnya rendahnya hormon leptin, hal semacam ini bikin kaum pekerja shift jadi gampang lapar serta makan semakin banyak. 
  • Permasalahan Kesuburan serta Kehamilan. Penelitian tunjukkan kalau bekerja shift bisa merubah system reproduksi wanita. Satu penelitian pada pramugari yang bekerja waktu hamil tunjukkan kalau kaum pramugari yang hamil serta bekerja shift mempunyai resiko 2 x lipat alami keguguran daripada pramugari hamil yang bekerja non-shift. 
  • Kanker. Dua studi yang pernah dikerjakan memperlihatkan kalau bekerja malam hari menambah resiko terserang kanker payudara sebesar 50%. Bekerja shift di pesawat terbang, seperti pilot atau pramugari alami 70% resiko terserang kanker. 
 
Bagaimana Menanganinya? 
Bila Anda bekerja shift, tersebut berbagai hal yang bisa Anda kerjakan : 
  • Makan sehat serta olahraga. Lantaran banyak resiko untuk pekerja shift erat hubungannya dengan obesitas serta sindrom metabolisme, ambillah langkah yang tepat misalnya : olahraga teratur, makan sehat serta teratur dan melindungi berat badan sehat. 
  • Tidur yang cukup. Umumnya, kaum pekerja shift malam susah tidur di siang hari lantaran paparan pada sinar siang hari bahkan bakal bangunkan badan Anda. Karenanya, pekerja shift malam mesti berupaya lebih keras untuk memperoleh istirahat yang cukup. Yakinkan Anda telah memblok sinar siang hari dengan tutup semuanya jendea di kamar supaya tetaplah gelap, atau dapat tidur dengan pertolongan masker tidur. 
  • Gantilah jadwal Anda. Bila sangat mungkin, mintalah supaya Anda dipindah ke jadwal pagi. Namun bila tak, upayakan supaya Anda memohon jadwal yang stabil, serta bukanlah jadwal perputaran. 
Tanyakan pada dokter. Bila Anda mencemaskan kesehatan Anda, mintalah dokter untuk memantau kesehatan Anda dengan lebih cermat.
 
Untuk menjaga stamina tubuh, Anda bisa mengatasinya dengan rutin mengkonsumsi Dragon Noni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen. 
 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved