Gangguan Tidur Sleep Apnea

05-Jun-2014 | dibaca : 623x | Ditulis Oleh : Endra Maulana
sleep apnea indonesia

Gangguan tidur sleep apnea sering terjadi dan membuat orang disekitarnya merasa tidak nyaman. Tidak sedikit orang yang mendengkur pada saat tidur namun, orang tersebut tidak menyadari akan hal itu karena tidak pernah merasakan dimana mendengkur terjadi pada saat tubuh tertidur dengan nyenyak. Orang yang tidurnya mendengkur inilah menderita selep apnea dan tidak baik untuk kesehatan tubuhnya. Sleep apnea merupakan jeda nafas pada saat tidur dimana, apnea terjadi pada saat saluran nafas seseorang tertutup sehingga tidak ada udara yang mencapai paru – paru. Siklus sleep apnea terjadi pada saat seseorang, bisa tidur dengan tenang dan bernafas secara normal. Udara pada saluran nafas seseorang mengalir dengan mudah keparu – paru. Hingga akhirnya seseorang tersebut akan mulai mendengkur keras. Hal ini merupakan tanda bahwa sebagian jalan nafas seseorang terblokir. Nafas yang terblokir secara sebagian dapat diartikan bahwa, udara kesulitan masuk ke dalam paru – paru orang tersebut. Selanjutnya jika saluran nafas tertutup sepenuhnya tidak ada udara yang masuk kedalam paru – paru.

Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi  

Otak anda memberitahu anda untuk bernafas seperti biasa namun, anda tidak dapat bernafas karena saluran nafas tertutup hal inilah, yang disebut dengan apnea. Gangguan tidur sleep apnea akan terjadi setelah jeda 10 hingga 30 detik dimana otak anda menyadari bahwa seseorang belum anda belum bernafas. Dengan demikian anda dapat terjaga dengan tiba – tiba untuk mengambil nafas di udara dan mulai tidur lagi. Siklus sleep apnea bisa terus berlangsung sepanjang malam dimana, anda bernafas tenang dan mendengkur dengan adanya jeda nafas  sehingga anda akan terbangun dengan megap – megap serta mulai bernafas lagi. Tidak sedikit orang yang mengalami sleep apnea pada setiap malam di waktu tidur. Sleep apnea disebabkan oleh terhalangnya sebagian ataupun seluruh saluran nafas pada saat tidur. Dimana, otot tenggorokan terlalu kendor sehingga menutupi saluran nafasnya pada waktu tidur. Selain itu sleep apnea juga disebabkan oleh lidah ataupun jaringan lemak yang menutupi saluran nafas seseorang dan akan terjadi dengkuran ketika seseorang memiliki saluran nafas sempit.

Baca juga : Dapatkan Kulit Halus dan Mulus dengan Strawberry 

Sleep apnea terjadi ditandai dengan adanya gejala dimana, seseorang merasa ngantuk sepanjang hari tetapi tidak memahami akan penyebab hal itu. Kemudian seseorang akan mendengkur dan berhenti bernafas pada waktu tidur. Sleep apnea dapat menimbulkan masalah kesehatan, kecelakaan bahkan kematian dini jika tidak segera diatasi. Karena seseorang yang menderita sleep apnea beresiko terkena penyakit kardiovaskuler. Gangguan pernafasan yang sering terjadi pada malam hari akan menciptakan kekurangan oksigen, dan mampu merusak otak, jantung serta organ dalam lainnya. Penderita sleep apnea kemudian akan banyak makan sehingga tubuhnya cenderung lebih gemuk dari orang yang tidak menderita sleep apnea. Kegemukan ini juga menjadi pemicu bagi seseorang lebih mudah terserang penyakit terutama penyakit dalam karena jumlah lemak di dalam tubuh lebih banyak. Seseorang yang menderita sleep apnea juga akan merasa kantuk serta selalu lelah dan sakit kepala, tidak dapat berkonsentrasi hingga kehilangan memori siang hari karena tubuh dan otak tidak cukup tidur. Sehingga hal ini beresiko kecelakaan jika penderitanya mengendarai kendaraan ataupun mengoperasikan sebuah mesin. Gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur ini menjadi penyebab terjadinya kematian mendadak sehingga harus ditangani secara tepat ketika anda mengalami sleep apnea. Gangguan tidur sleep apnea dapat menyerang siapa saja, dengan demikian ketahuilah gejala – gejala sleep apnea untuk menyelamatkan nyawa diusia senja.

 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved