Dada Terasa Deg – Degan

05-Jun-2014 | dibaca : 5373x | Ditulis Oleh : Endra Maulana
dada deg-degan

Dada Terasa Deg – Degan perlu diwaspadai karena hal ini bisa membahayakan kesehatan jantung anda. Setiap kali cemas ataupun khawatir, tentu jantung akan berdebar – debar sehingga dada terasa deg – degan atau mungkin dengan detak jantung lebih kencang dari biasanya. Tetapi jika sering deg – degan tanpa sebab bisa jadi hal itu menandakan adanya gangguan irama jantung. Terjadinya gangguan irama jantung sebenarnya adalah salah satu spektrum penyakit jantung yang luas. Dimana, gangguan ini bisa menjadi pertanda awal dari adanya penyakit jantung yang serius. Gangguan irama jantung akan muncul karena adanya kekacauan sinyal listrik yang berfungsi menstimulasi otot jantung untuk memompa darah secara teratur. Pasalnya gangguan jantung menjadi pemicu utama terjadinya penyakit stroke dimana, darah tidak bisa mengalir dengan normal sehingga seiring dengan berjalannya waktu penyakit stroke dapat terjadi. Dengan demikian ketika merasa deg – degan dalam waktu sering sebaiknya segera melakukan pemeriksaan pada dokter.

  Baca juga : Kenalilah MERS dan Gejalanya

Gangguan irama jantung dapat disebabkan karena terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut pecah dan masuk kedalam pembuluh darah di otak, dapat menyebabkan penyakit stroke karena adanya kelumpuhan saraf. Salah satu hal yang dikhawatirkan ketika dada terasa deg – degan, adalah ketika menjadi gejala lanjutannya dimana seringkali lebih parah akibat penyumbatan yang terjadi dan dapat masuk ke pembuluh darah otak lebih hulu. Gangguan irama jantung ditandai dengan detak jantung yang tidak normal. Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60 hingga 100 kali per menitnya. Detak jantung dapat dikatakan tidak normal jika kurang dari 60 detak disetiap menitnya. Detak jantung yang tidak normal sebenarnya dapat diperiksa sendiri dengan tangan kosong. Gangguan irama jantung yang ditandai dengan deg – degan akan berpengaruh aktivitas sehari – hari karena penderitanya sering lemas, mudah capek, bahkan pingsan. Apabila irama jantungnya tidak beraturan, terkadang lambat dan terkadang cepat sehingga dipenderita lebih beresiko terserang kematian mendadak karena penyakit jantung. Sehingga ketika terjadi gangguan irama jantung harus ditindak lanjuti secara tanggap. Gangguan irama jantung dapat terjadi pada beberapa kalangan usia mulai dari dewasa hingga usia lanjut.

  Baca juga : Sudahkah Anda Membersihkan Kulit Wajah dengan Benar

Tidak berbeda dengan penyakit jantung pada umumnya, gangguan irama jantung adalah akibat dari gaya hidup seseorang yang kurang sehat. Karena kesehatan organ dalam terutama jantung sangat dipengaruhi oleh pola hidupnya terutama pola makanan yang dikonsumsi dalam sehari – hari. Ketika seseorang terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dengan kolesterol tinggi bisa menyebabkan gangguan irama jantung. Kandungan kolesterol di dalam daging akan menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol di dalam darah. Kolesterol jahat di dalam darah ini menyebabkan terjadinya penyumbatan proses peredaran darah di dalam tubuh. Ketika kolesterol terlalu tinggi maka jantung tidak dapat memompa darah secara normal sehingga sering menimbulkan rasa deg – degan. Jarang melakukan olahraga terutama lari – lari bisa menyebabkan penyakit jantung karena getar iramanya tidak dapat berfungsi secara sehat. Faktor – faktor penyakit jantung, yang saat ini sering terjadi adalah adanya gangguan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi di dalam darah sehingga menyebabkan gangguan irama jantung. Untuk mengatasi gangguan irama jantung, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat terutama sayuran hijau dilengkapi dengan makan oat meal supaya nutrisinya terpenuhi secara baik. Selain itu irama jantung akan berdetak secara normal ketika seseorang rajin berolahraga terutama pada pagi hari. Dada terasa deg – degan yang terjadi sesaat bisa diatasi dengan minum air hangat dan mengurangi konsumsi rokok ataupun minuman beralkohol.

 

 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved