Cara Pengobatan Untuk Adnexitis

17-Jun-2014 | dibaca : 1651x | Ditulis Oleh : Maman Soleman
Cara Pengobatan Untuk Adnexitis
Adnexitis ialah infeksi atau radang pada adnexa rahim yang dikarenakan oleh virus atau bakteri, adnexa ialah organ reproduksi wanita berbentuk jaringan yang ada di samping kanan serta kiri menempel pada rahim, yang bernama tuba fallopi serta ovarium. Arti lain yang kerap dipakai untuk menyebutkan penyakit ini ialah salpingo-ooforitis, adnekitis ini terbagi dalam 2 jenis yakni adnexitis akut serta kritis.

Adnexitis akut atau Salpingo ooporitis akuta sendiri umumnya dikarenakan oleh Infeksi oleh Neisseria gonorhoe serta Chlamydia trachomatis, kecuali itu infeksi ini dapat dikarenakan oleh infeksi dari organ lain yang berdekatan seperti pada infeksi apendiks yang menyebar sampai ke tuba. Infeksi dari bakteri itu naik hingga ke tuba dari uterus hingga ke mukosa, adnexitis akut atau Salpingo ooporitis akuta yang dikarenakan oleh gonoroe ada kecenderungan perlekatan fimbria pada ostium tuba abdominalis yang mengakibatkan penutupan ostium itu.

Jika infeksi kelak sampai keluarkan nanah serta nanah yang terkumpul dalam tuba mengakibatkan berlangsung piosalping, pada salpingitis gonoroika ada kecenderungan bahwasanya gonokokus menghilang kurun waktu yang singkat, umumnya 10 hari hingga pembiakan negative.
 
Baca juga : Kenali Sejak Dini Gejala Kanker Payudara Pada Pria

Salpingitis akut banyak ditemukan pada infeksi saat nifas atau pada abortus septic ada juga dikarenakan oleh beragam tierti kerokan, infeksi bisa dikarenakan oleh berbagai kuman seperti streptokokus (aerobic serta anaerobic), stafilokokus, e. choli, clostridium wechii, dan sebagainya.

Tanda-tanda adnexitis :

1. Mengakibatkan demam atau suhu tinggi.
2. Leukosit tinggi.
3. Nyeri disebalah kanan atau kiri uterus.
4. Sesudah sekian hari didapati tomur pada perut dengan batas tak terang dan nyeri jika ditekan.

Penyembuhan adnexitis :

1. Penyembuhan dengan anti-biotik
Untuk tanda-tanda adnexitis yang terlihat terang, yakni pasien pertama kali mesti melakukan penyembuhan dengan antibiotik, untuk membunuh bakteri bekas serta mencegah penyakit kambuh berulang. Obat yang umum dipakai terus penisilin, gentamisin, metronidazole, dan sebagainya yang dipakai untuk menyembuhkan radang akut tuba falopi, ovarium, dan peritonitis panggul.

2. Terapi jaringan
Kerjakan injeksi cairan jaringan plasenta, globulin plasenta, dengan cara intramuscular satu hari sekali atau 2 hari sekali, serta dikerjakan hingga 15 kali penyembuhan.
 
Baca juga : Cara Mengobati Penyakit Kencing Nanah (Gonoroe)

3. Fisioterapi
Stimulasi yang hangat bisa menambah aliran darah, mengatur keadaan gizi dalam jaringan lokal hingga menolong penyerapan serta meredakan peradangan. Fisioterapi yang kerap dipakai ialah shortwave, FM inframerah, audio, iontophoresis, serta sejenisnya. Bila suhu badan kian lebih 37. 5O C atau pasien tuberkulosis genital janganlah memakai cara fisioterapi.

4. Penyembuhan lainnya
Untuk obstruksi tuba falopi yang dikarenakan oleh radang kritis ovarium serta tuba falopi, bisa dikerjakan injeksi intrauterine, penentuan gentamisin 160. 000 unit,? -kimotripsin 5 mg deksametason 5 mg hingga 20 ml saline, dengan selesai menetralkan toksin pada vulva, vagina, rahim, serta uterus. Tiga hari sesudah menstruasi bersih, bisa dikerjakan injeksi tiap-tiap 2 hari sekali hingga akhir periode sebelum saat ovulasi serta penyembuhan ini bisa diteruskan hingga 3 minggu berturut-turut.

5. Terapi bedah
Peradangan yang dikarenakan oleh hidrosalping atau kista ovarium serta tuba falopi langkah menyembuhkannya bisa dikerjakan operasi, untuk kemandulan yang dikarenakan oleh obstruksi saluran tuba bisa dikerjakan bedah rekonstruksi tuba falopi. Untuk peradangan akut ovarium serta tuba falopi yang berulang kambuh, peritonitis panggul, penyembuhan dengan obat yang tak berefek memuaskan, serta pasien yang takut alami nyeri kesakitan atau untuk pasien yang telah berusia. Hal semacam ini bisa memperhitungkan untuk melakukan operasi.

 
 
Ultra Noni
Obat Kuat
Cream Skin Care Dswiss
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2017 Kesehatan.tips
All rights reserved