Bahaya Kekurangan Kalium

14-Jul-2014 | dibaca : 1619x | Ditulis Oleh : Maman Soleman
Bahaya Kekurangan Kalium
Seseorang mahasiswa dirawat dengan kekurangan serta kram otot sesudah bermain futsal kurun waktu lama yg membuatnya keluarkan banyak keringat. Dia pula cuma minum air mineral waktu bermain. Awal mulanya dokter yang menjaga mengira dia menanggung derita GBS satu reaksi autoimun pasca-infeksi virus dengan gejala kelumpuhan tungkai bawah. Tetapi kontrol elektrolitnya tunjukkan kandungan kalium dibawah nilai normal (hipokalemia).

Seberapa utamakah kalium? Menurut Dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, MS, kalium atau potasium amat utama untuk sistem saraf serta kontraksi otot. Kalium pula digunakan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang disebut ingindali detak jantung, manfaat otak, serta proses fisiologi utama yang lain.

Kalium ditemukan di nyaris semua badan dalam wujud elektrolit serta terdapat banyak pada saluran pencernaan. Beberapa besar kalium itu ada didalam sel, beberapa lagi ada diluar sel. Mineral ini bakal beralih dengan teratur dari serta keluar sel, bergantung keperluan badan.
 
Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam

Sumber Kalium

Dari makanan yang setiap hari kitam makan, maka kalium ini cukup gampang kita peroleh. Kalium banyak didapatkan pada kacang-kacangan, jeruk, susu, pisang, daging, kentang, tomat, alpukat, serta bayam.

Tetapi tiga tipe makanan yg kandungan kaliumnya paling tinggi ialah mollases, seaweed serta kurma (dates). Sedang air kelapa nyatanya semakin banyak memiliki kandungan kalium dari pada natrium. Untuk bikin keseimbangan kalium serta natrium, kita bisa membubuhkan sejumput garam ke dalam air kelapa yang kita minum (isi air kelapa dalam sebutir kelapa muda sekitar 400 cc atau 2 gelas belimbing yang memiliki kandungan sekitar 400 mg kalium).

Dalam situasi normal, organ ginjal bertindak sesuaikan pada konsumsi serta jumlah kalium yang dibuang badan. Beberapa besar kalium dibuang lewat urin, meskipun ada pula yang keluar berbarengan tinja.

Gampang lelah

Hipokalemia ringan umumnya tak mengakibatkan gejala sekalipun. Keadaan yang lebih berat bisa menyebabkan kekurangan manfaat otot serta badan gampang capek. Kekurangan otot umumnya berlangsung pada otot kaki serta tangan, namun terkadang pula tentang otot mata, otot pernapasan, serta otot untuk menelan. Ke-2 situasi paling akhir ini bisa menyebabkan fatal. Keadaan lemah otot ini dihadapi mereka yang kerap kram di kaki bila terlampau banyak melakukan aktivitas. Juga seseorang pasien sempat hingga lumpuh krn kekurangan kalium.

Oleh dokter pasien hipokalemia ringan dianjurkan banyak makan pisang, atau minum juice jeruk serta air kelapa. Pada keadaan hipokalemia kronis, sistem saraf pula alami masalah dalam mengantarkan rangsangan. Yang lebih kronis, walau tidak sering berlangsung, hipokalemia bisa mengakibatkan persoalan serius seperti detak jantung tidak teratur sampai berhentinya detak jantung.

Berbagai riset mengatakan, orang yang kekurangan kalium lebih berisiko terserang penyakit hipertensi, yang disebut aspek penyebab penyakit jantung serta stroke. Kurang konsumsi kalium gampang digantikan dengan konsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan jalan ditelan (oral).

Pengobatan oral ini lebih gampang, namun lantaran kalium bisa menghematasi saluran pencernaan, cuma diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq bisa menambah kandungan kalium sebesar 1-1, 5 mEq/L, sedang 135-160 mEq bisa menambah kalium 2, 5-3, 5 mEq/L.

Pada hipokalemia berat, kalium dapat diberikan dengan cara intravena. Hal semacam ini mesti dikerjakan dengan amat hati-hati serta cuma dirumah sakit, untuk hindari kenaikan kandungan kalium yang terlampau tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini harus di check lagi dengan cara periodik. Apabila keadaan membaik, tipe pengobatan bisa dirubah.
 
 
Pemakaian pencahar

Diterangkan Dr. Samuel, kandungan kalium dalam darah orang normal 3, 5-5 mEq/liter. Apabila kurang dari itu disebut kekurangan kalium atau di kenal dengan arti hipokalemia. Biasanya orang tidak sering kekurangan kalium. Perhatian spesial pada atlet yang memerlukan konsumsi kalium semakin banyak lantaran banyak keluarkan keringat.

Pemakai obat pencahar pula perlu konsumsi kalium lebih untuk menukar kalium yang hilang melalui kotoran. Begitupun pengguna obat diuretik seperti HCT atau furosemid yang menyebabkan kehilangan kalium berbarengan penambahan jumlah air seni.

Pasien diabetes serta tidak berhasil ginjal

Sebaliknya, orang yang memiliki penyakit diabetes serta tidak berhasil ginjal dianjurkan tak mengonsumsi kalium terlampau banyak. Ini lantaran badan mereka tak bisa lagi dengan cara normal memetabolisme mineral ini.

Ginjal yang normal bisa menahan kalium dengan baik. Bila konsentrasi kalium darah terlampau rendah, umumnya lantaran ginjal tak berperan normal atau terlampau banyak kalium yang hilang lewat saluran pencernaan disebabkan diare, muntah, pemakaian obat pencahar kurun waktu lama, atau polip di usus besar. Pada tidak berhasil ginjal dapat berlangsung kenaikan kandungan kalium bila tubulus tak dapat buang kelebihannya ke dalam air seni.

Obat-obatan seperti insulin serta obat asma tipe albuterol, terbutalin, serta teofilin dapat menambah perpindahan kalium ke dalam sel serta menyebabkan hipokalemia. Tetapi, penggunaan obat-obatan ini tidak sering jadi pemicu tunggal terjadinya hipokalemia.
 
 
Ultra Noni
hijab
glowhite
Obat Kuat
beli review
ARTIKEL TERPOPULER

Copyright © 2018 Kesehatan.tips
All rights reserved