Waktu Posting : 01-04-2016 13:01 | Dibaca : 2575x
26-01-2016 20:21
Menjaga kesehatan jantung adalah hal yang sangat penting. Jantung adalah organ tubuh yang dimiliki manusia dan memiliki peran fital dalam kehidupan sehingga kita perlu tahu cara menjaga kesehatan jantung. Jantung dalam kata Yunani adalah cardia, dan istilah kardiak adalah segala hal yang berkaitan dan berhubungan dengan jantung. Jantung adalah rongga organ yang berotot dengan fungsi sebagai pemompa darah ke pembuluh darah diseluruh tubuh dengan irama yang berulang-ulang. Seperti halnya anggota tubuh kita yang lain, jantung pun dapat sakit bila tidak dijaga kesehatannya. Baca juga : Pentingnya Memahami Pengetahuan Tentang ASI (Air Susu Ibu) Banyak penelitian yang menyatakan bahwa penyakit jantung adalah pembunuh nomor 1 di dunia, maka sudah jelas bila kita harus menjagakesehatan jantung demi kesehatan tubuh kita. Dalam keseharian, sering kita mendengar dan menyebutkan sakit jantung atau serangan jantung sebagai suatu gangguan kesehatan jantung. Secara medis serangan jantung disebut infark miokard yaitu kondisi dimana pasokan darah yang menuju ke jantung terhambat yang mana biasanya hambatan tersebut dipengaruhi atau disebabkan diantaranya oleh penggumpalan darah atau terjadi penumpukan lemak, kolesterol dan unsur-unsur yang lainnya. Adanya hambatan pasokan darah atau gangguan aliran darah ke jantung ini dapat mengakibatkan kerusakan atau menghancurkan otot jantung dan dapat berakibat fatal pula. Tentunya kita sangat menginginkan badan dan anggota tubuh kita tetap dalam kondisi bugar dan sehat. Berkaitan dengan kesehatan jantungdan sakit yang dapat diderita oleh jantung, perlu pula kita ketahui apa saja yang menjadi gejala-gejala seseorang mengalami gangguankesehatan jantung atau serangan jantung. Gejala Serangan Jantung 1. Sesak nafas 2. Pusing dan badan lemas 3. Rasa sakit pada bagian tubuh lainnya terutama bagian kiri seperti tangan, rahang, leher , perut dan punggung 4. Perasaan cemas dan gelisah 5. Sakit atau nyeri yang datang berangsur-angsur pada bagian dada Berdasarkan penelitian, gejala-gejala di atas adalah gejala yang paling sering muncul pada orang yang mengalami gangguan kesehatan jantung. Meskipun belum tentu semua gejala tersebut akan dialami oleh semua penderita serangan jantung. Bahkan ada sebagian orang yang tidak mengalami gejala sama sekali dan sebagian orang yang lain langsung mengalami henti jantung. Dalam menentukan apakah seseorang menderita atau mengalami serangan jantung, biasanya akan muncul kombinasi dari beberapa gejala-gejala yang telah disebut di atas. Langkah yang tepat apabila timbul kombinasi beberapa gejala-gejala tersebut adalah dengan berkonsultasi ke dokter atau periksakan ke tempat layanan kesehatan terdekat. Penyebab terjadinya serangan jantung Terjadinya serangan jantung disebabkan karena tidak dijaganya kesehatan jantung itu sendiri dan beberapa faktor internal dari seseorang. Faktor internal penyebab terjadinya serangan jantung tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Jantung koroner Penyakit jantung koroner adalah kondisi dimana jantung mengalami kerusakan pada dinding-dinding pembuluh darah karena banyak lemak dan kolesterol yang menempel pada dinding dan mengendap sehingga aliran darah terhambat. Penyakit ini yang cukup banyak menjadi penyebab serangan jantung pada seseorang. 2. Merokok Sudah dipastikan sebagai akibat dari konsumsi rokok, kesehatan jantung seseorang dapat terganggu. Hal ini diakibatkan oleh zat nikotin dan zat lainnya yang terkandung di dalam rokok yang dihisap kemudian zat tersebut terbawa oleh darah dan sampai di jantung untuk kemudian mengendap. Terlalu sering merokok maka kemungkinan endapan nikotin dan zat lain yang ada pada rokok mengendap di dalam pembuluh darah yang ada dijantung pun akan meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan aliran darah dijantung menjadi terhambat. 3. Stress atau depresi Kondisi pikiran dan perasaan yang sedang terganggu karena banyaknya hal yang dipikirkan dan penuh emosi dengan tidak pernah ada solusi dari setiap masalah yang dihadapi seseorang dapat menjadi suatu penyebab serangan jantung, karena biasanya dalam kondisi seperti demikian jantung akan bekerja tidak menentu dan sering terjadi debaran-debaran yang sangat kuat. 4. Hipertensi Dalam bahasa inggris sering disebut hypertension atau tekanan darah tinggi adalah kondisi dimana tubuh terdapat ganggan yang terjadi dalam sistem peredaran darah sehingga tekanan darah menjadi berada diatas normal. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan jantung dan pembuluh-pembuluh darah menjadi terbebani sehingga dapat menyebabkan serangan jantung yang berakibat fatal. Karena akibat dari tekanan darah yang tinggi mampu merusak kerja fungsi jantung. 5. Diabetes Menurut beberapa penelitian, terpapar bahwa lebih dari 50 persen penderita diabetes akan memiliki peluang dua kali lebih besar menderita penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah yang sangat tinggi sehingga pada tingkat tertentu glukosa yang dibawa darah ke jantung akan merusak arteri yaitu dengan menjadikannya kaku dan mengeras, sehingga kerja fungsi jantung menjadi terganggu. Langkah-langkah menjaga kesehatan jantung Betapa penting dan berharganya organ jantung dalam kehidupan kita sehingga kita perlu untuk menjaga kesehatan jantung kita dimulai dari sekarang. Gangguan kesehatan jantung dapat diderita oleh siapa saja mulai dari anak-anak , remaja dan dewasa, maka perlu diketahui pula apa yang menjadi langkah untuk menjaga kesehatan jantung kita. Berikut beberapa hal yang patut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar kita dapat meminimalisir gangguan atau penyakit pada jantung kita: 1. Pola makan sehat Hampir setiap penyakit yang datang pada kita awalnya adalah dari faktor cara makan dan asupan makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Disiplin dalam mengatur waktu makan dan mengurangi makan makanan yang mengandung kolesterol. Karena makanan yang banyak mengandung kolesterol biasanya dapat memperparah dan dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Kolesterol yang ada pada makanan akan membentuk endapan pada pembuluh darah pada jantung dan berakibat terhambatnya aliran darah. Sampai sekarang belum ada penelitian yang menyatakan endapan atau plak yang ada pada pembuluh darah dijantung bisa dihilangkan dengan obat atau makanan tertentu. Konsumsi buah segar yang cukup, juga dapat membantu meringankan kerja jantung terutama bila setelah kita makan makanan yang banyak mengandung lemak. Buah – buahan yang banyak mengandung air sangat dianjurkan dikonsumsi seperti jeruk, semangka, pepaya dan melon. Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit 2. Tidak merokok Kandungan zat berbahaya pada rokok sangat banyak dan harus dihindari baik bagi orang yang merokok maupun orang yang tidak merokok akan tetapi menghirup asap rokok. Nikotin adalah zat yang juga berbahaya bagi kesehatan jantung karena nikotin dapat membentuk endapan di pembuluh darah pada jantung sehingga endapan akan mengurangi luas penampang pembuluh darah dan akibatnya adalah terhambatnya aliran darah. Selain berbahaya bagi jantung, zat yang terkandung dalam rokok dapat juga mempengaruhi dan mnurunkan fungsi kerja alat tubuh. 3. Olahraga teratur Sering kita mendengar bila saran untuk hidup sehat adalah dengan berolahraga. Akan ada baiknya bila olahraga yang akan kita lakukan disesuaikan dengan kemampuan tubuh kita. Salah satu olahraga yang mampu menjadi andalan bagi kita untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan jalan santai dan jogging pada pagi hari.
26-05-2014 00:52
Postmatur ialah kebalikan dari premature, bayi dimaksud postmatur apabila baru lahir sesudah melebihi 42 minggu dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur tambah lebih umum dari pada premature, kira-kira 7 Persen bayi dilahirkan postmatur, walau faktanya barangkali tak seluruhnya benar-benar postmatur. Beberapa bayi yang disangka postmatur sesungguhnya lantaran kekeliruan dalam mengkalkulasi awal kehamilan, cuma kira-kira 2-3% yang benar-benar postmatur. Resiko bayi postmatur Seperti bayi premature, bayi postmatur mempunyai potensi persoalannya sendiri yang dapat beresiko untuk kesehatan serta keberlangsungan hidupnya. Sesudah melalui 42 minggu kehamilan, plasenta umumnya sudah berkurang hingga lebih sedikit nutrisi serta oksigen yang tersalurkan ke bayi. Bayi yang selalu tumbuh juga bikin cairan ketuban makin menyusut. Saat hal semacam ini berlangsung, tali pusat bisa terjepit waktu bayi bergerak atau rahim berkontraksi. Hal ini dapat juga mengganggu pasokan nutrisi serta oksigen ke bayi. Semacam kompensasi, bayi mulai memakai lemak serta karbohidrat sendiri untuk sediakan daya. Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung Tingkat pertumbuhannya jadi lambat serta terkadang berat tubuhnya juga barangkali terjadi penurunan. Bayi postmatur rawan untuk meningkatkan kandungan gula darah rendah (hipoglikemia) lantaran mereka sudah kehabisan simpanan lemak serta karbohidrat. Potensi persoalan pada bayi postmatur diantaranya :1. Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) Bayi mempunyai karakteristik insufisiensi plasenta seperti kulit yang kering, terkelupas, keriput, kuku serta rambut panjang serta badan tampak kurus lantaran kurang gizi. 2. Sindrom masukan mekonium Bayi keluarkan tinja (mekonium) ke dalam cairan ketuban serta lalu menghirupnya ke dalam paru-paru, hal semacam ini bisa mengakibatkan bayi kesusahan bernapas serta berisiko meningkatkan komplikasi seperti infeksi paru-paru serta hipertensi polmunar persisten. 3. Makrosomia Bayi tumbuh terlampau besar hingga lebih susah untuk lahir dengan cara normal lewat jalan lahir. Keadaan ini berlangsung apabila plasenta tetap berperan dengan baik walau telah melalui 42 minggu. 4. Kelahiran mati Bayi meninggal ketika dalam rahim. Aspek pemicu bayi lahir terlambat : Ada kisah kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan pada mulanya. Sang bayi berjenis kelamin laki-laki. Kehamilan ini ialah kisah anak yang pertama. Berat tubuh ibu yang berlebihan atau kegemukan. Kesalahan estimasi penghitungan umur kehamilan, yang umumnya berlangsung lantaran menstruasi paling akhir tak di ketahui dengan cara pasti. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar Untuk menurunkan tingkat kekhawatiran, kontrol terus mesti dikerjakan. Terlebih lantaran ibu yang hamil tua bakal merasakan kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan pada kemungkinan pre-eklamsia juga terus mesti dijaga. Jika memanglah ada kisah keluarga yang pernah menjalani kelahiran terlambat, tak lalu bermakna pasangan bisa mengendorkan kewaspadaan. PerawatanBila kehamilan Anda sudah mencapai ke 41-42 minggu, benar-benar perlu untuk Anda guna memeriksa kesehatan bayi Anda. Terdapat banyak pengontrolan yang dapat dikerjakan, yang meliputi pemantauan janin dengan cara fisik serta dengan Doppler atau USG. Bila kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi aktif serta sehat serta volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan bisa mengambil keputusan untuk meneruskan pemantauan dengan cara berkala hingga persalinan Anda diawali dengan cara alami. Bila hasil kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi barangkali punya masalah, ada pilihan apakah bakal menginduksi supaya persalinan secepatnya dilakukan atau menjalani bedah caesar. Umumnya bayi yang dilahirkan postmatur mempunyai keadaan yang sehat tidak dengan komplikasi. Pada bayi yang menderita kekurangan oksigen, resusitasi barangkali dibutuhkan. Bila mekonium muncul dalam cairan ketuban serta bayi baru lahir lesu, tabung dibiarkan lewat ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang barangkali menghalangi saluran pernapasan. Bila mekonium sudah masuk ke paru-paru, ventilator barangkali dibutuhkan untuk menunjang pernapasan. Pemberian larutan glukosa lewat vena (infus) kerapkali butuh dikerjakan untuk menghindari hipoglikemia.
16-06-2014 00:33
Supaya kita bisa bergerak serta melakukan aktivitas keseharian, tubuh perlu daya. Sumber daya datang dari karbohidrat, yang bakal dipecah jadi glukosa. Karbohidrat bakal terbakar jadi daya bila kita bergerak, atau disimpan di jaringan otot serta lemak bila kita minim gerak. Reaksi melepas glukosa dalam darah ini ditetapkan oleh indeks glikemik (IG). Indeks glikemik ialah tingkatan pangan dalam dampaknya menambah gula darah. Makin tinggi IG satu makanan, makin cepat makanan dirubah jadi glukosa. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai mekanisme untuk melindungi kandungan gula darah dalam situasi stabil. Namun beberapa orang spesifik, seperti pasien diabetes, tak bisa melakukan hal semacam itu. Karenanya, indeks glikemik satu makanan benar-benar butuh dicermati. Pastinya kita disarankan untuk menentukan makanan rendah IG yang sifatnya lambat menambah gula darah. Indeks glikemik memanglah bukan hanya hanya satu patokan untuk menentukan makanan sehat. Waktu mengatur diet rendah IG, Anda butuh tahu makanan mana yang paling baik untuk kesehatan. Enam hal tersebut tak bisa Anda lupakan : Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Bernergi Jauhi karbohidrat Makanan yang memiliki kandungan 100 % protein (daging, ikan, telur), serta yang memiliki kandungan 100% lemak (minyak, mentega), tak memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya makanan itu tak berefek menambah gula darah, atau mungkin dengan kata lain, rendah IG. Jauhi zat tepung Ini zat yang paling gampang dirubah jadi glukosa didalam tubuh. Zat tepung dalam situasi mentah, susah dipecah oleh tubuh. Tetapi bila partikel-partikel dalam zat itu sudah di proses, misalnya tepung terigu, tubuh dengan gampang memecahnya serta merubah zat itu jadi glukosa. Serat diperbanyak Pemecahan zat-zat makanan di dalam tubuh dapat diperlambat dengan serat. Karenanya, indeks glikemik rendah dimiliki oleh makanan dengan serat yang tinggi. Bedakan tipe gula Ada empat tipe gula : glukosa, fruktosa, laktosa, serta sukrosa. Makanan dengan kandungan glukosa tinggi, umpamanya minuman ringan, bakal segera menambah kandungan gula dalam darah. Sedangkan fruktosa (gula pada buah) serta laktosa (umumnya pada olahan susu) tak menambah kandungan gula dalam darah. Karenanya, beberapa jenis makanan itu mempunyai IG rendah. Adapun sukrosa mempunyai IG cukup. Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang Konsumsi lemak Komponen ini bakal memperlambat pengosongan lambung. Makin lama lambung dikosongkan, makin lama juga makanan diolah. Dengan cara automatis produksi glukosa diperlambat. Cermati derajat keasaman makanan Keasaman satu makanan memengaruhi kecepatan pencernaannya didalam tubuh. Maka pemecahan makanan jadi glukosa lebih lambat. Jeruk merupakan contoh makanan yang memiliki derajat keasaman tinggi. Glycemic Load Kita juga butuh mengkalkulasi Glycemic Load (GL) selain IG makanan. Sistem penilaian peringkat untuk porsi makanan dan jumlah karbohidrat dalam makanan menurut ukuran IG disebut GL. Untuk memperlihatkan dampak makanan dalam satu porsi, sehari, atau berhari-hari diperlukan GL. Langkah mengkalkulasi GL gampang saja, yakni : IG x kandungan karbohidrat dalam 1 porsi makanan (g)/100. Akhirnya menunjukkan efek satu porsi makanan pada kandungan gula dalam darah. Misalnya, nasi merah mempunyai IG 88 sedang IG gula putih 64. Bila cuma memperhatikan angka itu, lebih baik gula dari pada nasi merah. Walau sebenarnya bukan hanya seperti itu. Di sinilah GL butuh dicermati. Kita mesti 'menghitung' dahulu jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kita umumnya makan nasi satu piring, namun gula mustahil dimakan dalam jumlah satu piring, bukan?