Waktu Posting : 04-05-2014 09:52 | Dibaca : 2402x
20-08-2014 18:59
Virus Ebola pertama kali diketemukan pada 1976, virus ini sudah berkali-kali menebar di berbagai wilayah di Afrika membunuh beberapa ribu orang. Di samping itu, penyebaran yang cepat menyebabkan penyakit ini jadi satu diantara wabah yang paling menakutkan didunia. Ada lima spesies virus Ebola : Zaire, Sudan, Tai Forest, Bundibugyo, serta Reston. Spesies Zaire menyebabkan satu diantara wabah yang paling mematikan serta tingkat kefatalannya dapat hingga 90%. Bagaimana penyebaran virus Ebola? Manusia bisa tertular virusnya dari binatang melalui kontak langsung yang dilaksanakan dengan darah binatang yang terinfeksi, kotoran, atau mungkin cairan lain yang keluar dari tubuh. Kecuali itu, WHO pula mencatat bahwasanya pengobatan tradisional serta paktik penguburan di lokasi pedesaan jadi aspek dari penyebaran penyakit ini. Baca juga : Meredakan Stres dengan Makanan Bermanfaat Alami Penyakit yang dikarenakan oleh virus ebola masih menghantui beberapa orang di penjuru dunia. Pasalnya, penyakit ebola kembali mewabah yang tak cuma menyerang beberapa orang di daerah aslinya, yakni berbagai negara di Benua Afrika. Penyakit ini dicurigai mulai menebar ke benua lain seperti Eropa. Tak tertutup kemungkinan masyarakat di Asia juga dapat terserang ebola. Setiap saat satu diantara sel terinfeksi virus Ebola, rusaknya serta hadirnya partikel virus bakal membuat aktif molekul yang dikatakan sitokin. Pada badan yang sehat, sitokin ini bertanggungjawab memprovokasi tanggapan inflamasi hingga tubuh tahu bila tengah terserang benda asing. Namun dalam masalah pasien Ebola, sitokin yang terlampau banyak bakal mengakibatkan beberapa gejala seperti flu, yang disebut sinyal pertama dari terinfeksi virus Ebola. Virus ebola memanglah ganas waktu menginfeksi. Pasien bakal mengalami tubuh yang amat tak nyaman. Virus itu menyebabkan gejala demam, mual, pendarahan internal serta eksternal, serta banyak gejala yang lain. Terkadang pasien menderita gejala seperti orang terserang penyakit tipus, malaria, atau mungkin desentri. Baca juga : Inilah Diet yang Perlu Diikuti Penderita Glaukoma Langkah pencegahan amat penting supaya ebola tak hingga menjangkiti. Ada berbagai jalan untuk mencegah penularan virus ebola : Jauhi berpegian ke daerah yang di ketahui semacam tempat awal diketemukannya wabah ebola. Bisa saja virus terus berkembang di daerah itu. Umpamanya bila Anda hendak ke Afrika, cari info terlebih dulu negara yang sampai kini jadi tempat penyebaran penyakit ebola. Bersihkan tangan ialah satu diantara langkah tepat untuk mencegah beragam penyakit. Dari tangan yang kotor, banyak penyebab penyakit masuk ke pada badan. Bersihkan tangan menggunakan sabun atau mungkin cairan antiseptik dengan kandungan alkohol minimum 60 % menolong mencegah penularan bakteri patogen serta virus. Jauhi konsumsi daging hewan liar terlebih di lokasi sebagai epidemi ebola. Kecuali itu, jauhi juga berdekatan dengan hewan iar yang masih hidup ditempat itu. Bila Anda berbarengan orang yang terinfeksi ebola, jauhi kontak fisik dengannya. Virus bisa menular lewat darah, air mani, cairan vagina, sampai air liurnya. Penularan umumnya amat cepat waktu pasien telah wafat atau mungkin dalam keadaan kronis. Mengerti prosedur ingindalian infeksi ebola. Petugas kesehatan bakal memandu untuk hal itu. Umpamanya Anda bakal dianjurkan untuk menggunakan sarung tangan, masker, sampai pelindung mata. Termasuk juga, Anda dituntut untuk memahami jalan menyeterilkan alat kesehatan sampai jalan buang jarum yang sudah terpakai oleh pasien. Bila ada pasien ebola yang mati, janganlah asal untuk mengatasi. Pasalnya, virus masih dapat menjalar sekalipun pasien tak bernyawa lagi. Biarlah tim dokter yang menguburkannya dengan prosedur khusus.
27-05-2014 16:55
Bagaimanakah langkah menghindar kanker payudara yang cukup kerap terkena oleh wanita? Terdapat banyak langkah menghindar kanker payudara yang utama buat anda kenali serta kerjakan dengan pasti supaya senantiasa terlepas dari kanker itu. Lantaran kita ketahui pencegahan itu benar-benar utama, hal semacam ini karena bila telah terkena kanker ini, maka pengobatannya bakal benar-benar susah. Karenanya, mari kita menghindar daripada menyembuhkan. Langkah menghindari kanker payudara : 1. Melindungi berat tubuh Melindungi berat tubuh yang sehat selama hidup Anda dapat dibuktikan bisa melindungi kesehatan, Anda bisa mengkalkulasi BMI atau Body Mass Index lewat cara berat tubuh (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam mtr., sudah dapat dibuktikan dengan cara penting bila penambahan BMI (kian lebih situasi normal 25) bakal menambah resiko kanker payudara. Kecuali itu, serta penambahan BMI sudah memberikan keyakinan dapat dibuktikan menambah resiko kanker payudara pasca-menopause. 2. Jauhi alkohol Pemakaian alkohol ialah yang paling mapan untuk kanker payudara, studi Kesehatan memberikan konsumsi kian lebih satu minuman mengandung alkohol satu hari bisa menambah resiko kanker payudara sejumlah 20-25 %. Baca juga : Ultra Mangosteen, Obat Penyakit Kanker Payudara Tradisional 3. Konsumsi buah-buahan serta sayuran Makan tujuh atau lebih porsi sayur serta buah tiap-tiap hari, sayuran untuk perlindungan kanker payudara meliputi seluruhnya sayuran (brokoli, kubis, kecambah brussels, kembang kol), sayuran hijau (sawi, kangkung, bayam), wortel serta tomat. Buah yang memiliki kandungan lebih untuk menghindar kanker payudara ialah jeruk, berry serta ceri. Paling baik buat anda ialah dengan konsumsi sayuran mentah atau dimasak sebentar, lantaran sebagian phytochemical dipercaya tawarkan perlindungan pada kanker payudara dihancurkan oleh panas. 4. Olahraga dengan cara teratur Banyak riset sudah tunjukkan bahwasanya Olahraga secara teratur dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap kanker payudara seperti yang ditunjukkan dari beberapa hasil penelitian. Misalnya dengan melakukan jalan cepat selama 30 menit dengan cara teratur. 5. Kurangi lemak Apakah lemak Anda benar? Tipe lemak dalam diet Anda bisa memengaruhi resiko kanker payudara. Minimalkan konsumsi lemak omega-6, lemak jemu serta lemak trans. Optimalkan konsumsi lemak omega-3, terlebih dari minyak ikan (salmon, tuna, makarel, sarden). Konsumsi minyak tidak jemu tunggal (minyak zaitun, kacang-kacangan/biji, alpukat) semacam sumber lemak utama anda, lantaran makanan itu mempunyai potensi karakter antikanker. Dengan cara spesial, minyak zaitun ialah sumber mungkin dari polifenol antioksida serta kacang-kacangan serta biji-bijian memenuhi keperluan mineral pelindung kanker, selenium. 6. Konsumsi karbohidrat sesuai dengan porsinya Apakah karbohidrat Anda benar? Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yakni nasi putih, kentang putih, gula serta buatan product olahan dari nasi, kentang serta gula. Makanan ini menyebabkan pergantian hormonal yang mempromosikan perkembangan sel dalam jaringan payudara. Ubah ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian serta kacang-kacangan atau polong-polongan. Kacang-kacangan lantaran serat tinggi serta kandungan lignan terlebih spesial. Baca juga : Mengetahui Gejala Usus Buntu, Penyebab dan Cara Pengobatannya 7. Konsumsi olahan kedelai Konsumsi buatan kedelai dengan cara teratur, seperti tahu, tempe serta susu kedelai. Riset epidemiologi sudah tunjukkan jalinan positif pada konsumsi kedelai serta pengurangan resiko kanker payudara. 8. Kurangi pemakaian xeno estrogen serta estrogen farmakologis Janganlah menggunakan atau menjamah estrogen terkecuali ada indikasi dari tenaga medis. Perubahan kanker payudara sangat dipenagruhi oleh peran zat ini. 9. Memikirkan hal positif serta tak merokok Terlibat dalam tingkah laku mengasyikkan diri dengan cara teratur, meningkatkan jalinan hangat serta sama-sama beruntung dengan keluarga serta rekan-teman. Peroleh tidur yang cukup (7-8 jam per malam), riset tunjukkan bahwasanya merokok periode panjang dihubungkan dengan penambahan resiko kanker payudara pada sebagian wanita. 10. Menyusui Menyusui bayi Anda sampai saat yang jitu, wanita yang menyusui bayi mereka sekurang-kurangnya selama setahun dengan cara keseluruhan mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara.
03-05-2014 04:29
Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal - Kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga secara baik. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mulai dari mengatur pola makan yang ideal hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, Anda juga perlu mengetahui tentang berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan yang bisa mengancam kesehatan Anda. Mengetahui detail mengenai berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan akan memungkinkan Anda untuk mencegah atau mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Salah satu jenis penyakit yang cukup umum ditemui saat ini adalah batu ginjal. Secara sederhana, penyakit batu ginjal dapat dideskripsikan sebagai pembentukan kristal pada ginjal yang dapat berakibat pada rusaknya fungsi ginjal serta terjadinya infeksi. Ada berbagai hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal sehingga Anda dapat melakukan pencegahan atau menemukan pengobatan yang tepat untuk penyakit ini. Hal pertama yang sebaiknya Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal adalah penyebab serta gejala penyakit ini. Secara umum, penyebab utama penyakit batu ginjal adalah pembentukan kristal kalsium oksalat yang terjadi pada organ ginjal. Penumpukan asam urat juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal. Oleh karenanya, bila Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat atau kalsium oksalat dalam kadar tinggi, kemungkinan terbentuknya batu ginjal akan menjadi tinggi pula. Makanan yang mengandung kadar protein tinggi juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Karenanya, penting bagi Anda untuk memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi serta memilih pola makan yang seimbang untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Selain faktor makanan, dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal. Bila tubuh Anda kekurangan cairan, hal tersebut bisa memicu terjadinya pengentalan urine yang dapat berujung pada pembentukan endapan atau batu pada ginjal Anda. Baca juga : Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan Faktor lain yang dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal adalah terlalu sering berada dalam ruangan dengan suhu tinggi atau berada di bawah paparan suhu panas. Bila Anda bekerja dalam ruangan yang bersuhu tinggi seperti pada dapur atau bengkel, maka tubuh Anda akan lebih cepat kehilangan cairan. Hal ini juga bisa terjadi apabila Anda terlalu sering bekerja di luar ruangan dan mendapat paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika cairan dalam tubuh Anda hilang karena suhu atau udara panas, maka Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat berdampak pada terjadinya pengentalan urine seperti yang disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kebiasaan kurang minum, hal tersebut juga bisa memicu terjadinya dehidrasi yang dapat berujung pada pembentukan batu ginjal. Gangguan fungsi metabolisme tubuh juga dapat menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Bila fungsi metabolisme tubuh Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya, garam-garam dalam urine Anda bisa mengendap dan membentuk kristal penyebab penyakit batu ginjal. Selain itu, faktor lain yang dianggap sebagai penyebab penyakit batu ginjal adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium serta vitamin D yang tinggi. Setelah mengetahui penyebab penyakit batu ginjal, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal. Mengetahui gejala penyakit batu ginjal secara dini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat terhadap penyakit ini. Adapun gejala pertama yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal adalah rasa nyeri yang timbul di sekitar area perut atau pinggang. Rasa nyeri yang ditimbulkan bisa bervariasi intensitasnya tergantung dari ukuran batu ginjal yang terbentuk. Bila batu ginjal berukuran sangat kecil, hal ini mungkin bahkan tidak akan menunjukkan gejala apapun. Namun bila Anda merasakan nyeri pada bagian punggung bawah, perut bagian bawah, atau selangkangan, Anda sebaiknya mewaspadai rasa nyeri ini sebagai gejala batu ginjal. Selain itu, rasa nyeri juga bisa muncul pada saat buang air kecil. Selain rasa nyeri, gejala lain yang biasa muncul pada penyakit batu ginjal adalah mual, muntah, serta demam. Mual dan muntah biasanya terjadi diakibatkan rasa nyeri yang sudah terlalu kuat. Sementara itu, bila penyakit batu ginjal sudah semakin kritis, maka akan bisa mengakibatkan penderita menjadi demam atau menggigil. Perubahan warna serta karakteristik urine juga dapat dianggap sebagai gejala penyakit batu ginjal. Urine yang keluar disertai dengan keluarnya darah juga bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala penyakit batu ginjal. Baca juga : Mengenal Gejala Serta Penyebab Penyakit Maag Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit batu ginjal. Cara yang paling mudah namun juga dianggap sebagai cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kadar cairan dalam tubuh Anda. Minum air secukupnya dianggap sebagai salah satu cara yang cukup efektif dalam mencegah terjadinya pembentukan batu pada ginjal. Dengan minum air secukupnya, maka kandungan air dalam urine akan meningkat sehingga dapat memperkecil potensi pengentalan urine. Pada musim panas, Anda dianjurkan untuk menambah konsumsi air putih sehingga kadar air dalam tubuh Anda tetap berada dalam batas normal. Selain banyak minum, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit batu ginjal adalah dengan mengurangi atau membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium, protein, atau garam yang tinggi. Anda juga perlu membatasi konsumsi susu dengan kadar kalsium tinggi bila Anda ingin mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif. Terakhir, berolahraga secara teratur juga dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal karena olahraga dapat membantu metabolisme tubuh untuk bekerja secara lebih optimal. Dengan memperhatikan pola makan serta menjalankan gaya hidup sehat, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif.