Waktu Posting : 13-07-2014 19:01 | Dibaca : 3099x
04-09-2014 08:05
Serangan asma ialah tanda-tanda asma yang memburuk dengan mendadak, berbentuk menyempitnya saluran untuk bernapas yang disebabkan karena peradangan serta dahak pada lubang saluran bernapas si pengidap. Gangguan asma dapat berlangsung setiap saat serta dimanapun, terutama bila pengidap asma terkena oleh suatu hal sebagai penyebab asma. Penderita asma umumnya senantiasa membawa inhaler, obat hirup yang berperan untuk melegakan pernapasan waktu tanda-tanda asma nampak serta menghindar memburuknya keadaan asma. Beberapa gejala asma yang umum diantaranya : Bunyi mengi waktu bernapas Batuk selalu menerus Kesusahan bernapas Bernapas cepat serta pendek Pucat serta panik Bibir serta ujung jari membiru, dikatakan cyanosis  Baca juga : Makanan Peningkat Sistem Kekebalan Tubuh  Kondisi-kondisi diatas adalah situasi emergensi. Satu serangan asma mesti memperoleh penyembuhan sesegera mungkin saja untuk buka serta melegakan saluran pernapasan. Obat yang dipakai untuk menghindar pula dipakai untuk menyembuhkan asma, namun dalam dosis yang lebih tinggi atau berbentuk yang tidak sama. Bila seorang di seputar anda alami serangan asma, bersiaplah untuk menyajikan pertolongan. Berbagai hal yang dapat dikerjakan ialah : Terus tenang serta bantu penderita memakai inhaler Yang pertama ialah janganlah panik, supaya anda dapat menolong penderita asma meredakan gejalanya. Bantulah penderita memakai inhaler untuk buka saluran pernapasannya. Bila pasien tak membawa inhaler atau obat asma yang lain, bawalah pasien ke tempat terbuka serta lega, dimana terdapat banyak oksigen.  Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami Pakai inhaler tiap-tiap 5 atau 10 menit Inhaler ialah obat pengontrol tanda-tanda asma yang efisien, yang memiliki kandungan agonis reseptor beta-adrenergikf. Dampak inhaler umumnya berlangsung sesudah berbagai menit dipakai, oleh karenanya bantulah penderita serangan asma untuk hirup inhaler tiap-tiap 5 atau 10 menit. Bila intensitas serangan asmanya enteng, inhaler serta obat-obatan pengontrol asma punya pasien umumnya cukup untuk meredakan serangan asma itu. Panggil pertolongan medis Bila serangan asma terlihat kronis, secepatnyanya hubungi pertolongan medis atau ambulans, sembari Anda menolong pasien ada pada posisi yang paling nyaman. Posisi duduk tambah baik dari pada berbaring, supaya pasien dapat coba bernapas dalam serta perlahan-lahan. Serangan asma yang kronis dapat dipandang dari keadaan pasien yang terlihat kepayahan, amat susah bernapas, kesusahan bicara, serta amat pucat.
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
30-05-2014 07:40
Kanker hati (hepatoseluler karsinoma) terjadi atau muncul dikarenakan oleh perkembangan abnormal beberapa sel yang datang dari daerah hati, kanker hati kerap mengakibatkan keluhan cuma sesudah sekian waktu serta lalu mengalami tanda-tanda seperti penyakit kuning, anoreksia, kelelahan serta nyeri, serta keadaan umum dari orang yang berkaitan memburuk. Lantaran kanker hati kerap diakui cuma pada penyakit lanjut, tumor hati banyak ditemukan relatif terlambat, tanda-tanda kanker hati umumnya penurunan berat tubuh tiba-tiba serta tak direncanakan, tiba-tiba kehilangan nafsu makan,pembengkakan perut, muntah, nyeri pada daerah perut sisi atas, pembesaran hati, warna kekuningan pada mata serta kulit, dan kelelahan kritis. Pemicu kanker hati hingga saat ini belum di ketahui dengan cara pasti, tetapi kanker hati kanker hati primer (karsinoma hepatoseluler) condong berlangsung pada hati atau liver yang rusak lantaran cacat lahir, penyalahgunaan alkohol, atau infeksi kritis disebabkan penyakit seperti hepatitis B serta C, hemochromatosis (terlampau banyak kandungan besi dalam hati) serta sirosis. Kian lebih 50% orang yang terdiagnosa kanker hati primer, sudah mengalami sirosis hati. Mereka yang menanggung derita keadaan genetik yang dimaksud hemochromatosis mempunyai resiko yang semakin besar. Baca juga : Obat Kanker Hati dari Tanaman Herbal Sampai kini dipercaya bahwasanya alternatif penyembuhan penyakit dengan memakai obat herbal amatlah aman dibandingan dengan penyembuhan memakai obat kimia, sepertihalnya obat kanker hati herbal yang kami punyai ini, terbuat dari dua herbal asli Indonesia yaitu kulit manggis serta daun sirsak semacam bahan basic pembuatan alternatif penyembuhan kanker hati, jadikan obat herbal ini terlepas dari efek samping maupun ketergantungan. Ultra Mangosteen ialah Obat Herbal Multi Manfaat yang bisa menyembuhkan beragam penyakit, tak terkecuali asma lantaran terbuat berbahan bahan alami yang lansung disediakan oleh alam, tak menyebabkan efek samping lantaran terbuat berbahan bahan alami. Benar-benar Aman serta Ampuh dalam menyembuhkan penyakit mudah ataupun berat. Dari kandungan satu kulit manggis saja telah diambil kesimpulan ampuh dalam menyembuhkan penyakit kanker hati, serta dapat dipikirkan bila kulit manggis serta daun sirsak ini digabungkan serta jadi obat untuk menyembuhkan penyakit kanker tentunya bakal jadi obat herbal yang dahsyat dan pengobatan dari terapinyapun bakal lebih cepat. Baca juga : Cara Mengatasi Penyakit Paru-paru Basah Secara Alami Dalam kandungan kulit manggis plus daun sirsak ini mempunyai kandungan maupun zat anti kanker dan dapat mematikan virus pemicu penyakit kanker hati, sebut saja kulit manggis yang memiliki zat antioksidan yang benar-benar tinggi, antikanker, antiimflamasi, antiperadangan, dan sebagainya. Antiproliferasi adalah sifat yang dimiliki ekstrak kulit manggis yang bermanfaat untuk menekan berkembangnya sel kanker di dalam tubuh, kecuali itu sebagai penghancur sel kanker kulit manggis juga memiliki sifat apoptosis. Hingga Nutrisi yang menyuplai perkembang biakan sel kanker hati di hentikan serta membuat nutrisi di serap 100% oleh tubuh, sedang dalam daun sirsak semacam obat kanker hati herbal mempunyai peran yang benar-benar utama semacam penumpas sel kanker hati, dari hasil riset Acetogenins didalam daun sirsak inilah yang dapat melawan kian lebih 12 jenis kanker salah satunya kanker paru-paru, kanker usus besar serta yang lain. Beragam studi sudah menyebutkan bahwasanya manfaat daun sirsak bakal beroleh hasil melebihi serta 10. 000 kali lebih dahsyat dibanding dengan aksi kemoterapi sebagai tren untuk penanganan kanker, manfaat daun sirsak dapat melawan kanker tiada mengakibatkan efek samping lantaran cuma menumpas sel kanker tiada mengganggu perkembangan sel yang normal.