Waktu Posting : 19-03-2016 23:55 | Dibaca : 2027x
31-05-2014 01:02
Dari hasil penelitian dan situasi konkret masyarakat Indonesia terungkap, kesadaran memelihara kesehatan gigi-mulut di berbagai tingkatan usia masih sangat rendah. Dibutuhkan edukasi terus-menerus agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan mulut dan giginya. Minimnya perhatian terhadap kesehatan mulut harus diwaspadai. Pasalnya, mulut merupakan cerminan tubuh. Secara keseluruhan, kondisi kesehatan mulut dan gigi yang buruk menunjukkan ancaman terhadap kesehatan seluruh tubuh. Ada bukti kuat mengenai hubungan antara kesehatan gigi dengan organ tubuh, terutama jantung. Infeksi yang berawal dari gusi sangat mungkin menyebar ke organ tubuh lainnya. Parahnya, selama ini banyak orang merasa gigi merupakan bagian yang berbeda dari tubuh. Sejatinya, ada pembuluh darah menuju ke gigi dan juga ke seluruh bagian tubuh. Baca juga :Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Selain masalah gigi dan gusi, gangguan kesehatan mulut yang sering terjadi adalah sariawan atau seriawan. Rata-rata satu dari lima orang rutin terserang gangguan sariawan. Bukan hanya merepotkan dan mengganggu saat makan, minum, maupun sikat gigi, sariawan dapat menjadi masalah serius. Meski begitu, karena dianggap hanya gangguan biasa, sariawan sering disepelekan. Di dunia kedokteran, sariawan disebut stomatitis afiosa rekuren. Luka kecil ini bisa bersarang di sekitar pipi, lidah, langit-langit, gusi, bibir, bahkan sampai di belakang tenggorokan. Meski demikian, sariawan tidak menular dengan cara apapun pada orang lain. Dalam satu keluarga ada satu kecenderungan untuk sama-sama punya kebiasaan menderita sariawan. Jika Anda sering sariawan, 90 persen kemungkinan anak Anda rentan menderita sariawan. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab utama sariawan. Namun, ada beberapa hal yang diduga kuat menjadi pemicunya. Di antaranya berhubungan dengan kebiasaan makan seseorang dan terganggunya daya tahan tubuh. Pola makan harian kita cenderung kurang vitamin B12 dan zat besi sehingga timbul sariawan. Mereka yang alergi makanan juga rentan menderita sariawan. Baca juga : Obat Herbal Ampuh Untuk Mengobati Epilepsi Luka di mulut yang disebabkan bibir atau lidah tergigit atau kebiasaan menyikat gigi terlalu keras sehingga melukai gusi, juga bisa menjadi pemicu. Kondisi kejiwaan, terutama stres, potensial sebagai pemicu sariawan. Sariawan sering menimpa remaja dan orang dewasa yang berusia sekitar 20-an. Perempuan lebih rentan terhadap sariawan ketimbang pria. Banyak wanita mengalami sariawan pada hari-hari awal datang bulan. Sebenarnya sariawan bisa sembuh dengan sendirinya jika faktor pemicu dapat dikendalikan. Saat ini beberapa obat dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhannya, baik obat tetes, kapsul, tablet, atau suntikan seperti nistatin, ketokonasol, flukonasol, itrakonasol, dan amfoterisin-B. Sebagai pencegahan sekaligus membantu penyembuhan sariawan, obat kumur sangat berguna. Selain mengatasi peradangan, obat kumur bisa membantu menghilangkan bau mulut. Upaya menjaga kesehatan mulut untuk meredam datangnya penyakit, memang tepat. Meningkatkan kesadaran akan kesehatan mulut dan kepedulian untuk merawatnya sejak dini menjadi kunci utamanya.
22-05-2015 12:22
Siapa yang tidak tahu bagaimana cara membuat jus buah yang enak? Siapapun pasti dapat membuat jus buah yang enak, namun apakah kita tahu ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam bentuk jus, atau ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dijadikan satu ketika diblender? Buah memang mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk cara membuat jus buah yang enak, dan tentunya menyehatkan untuk tubuh. 1. Sortir buah Yang pertama kali harus kita lakukan adlah mensortir buah yang akan dibuat minuman jus. Sebaiknya pilih buah yang masih dalam keadaan segar, jangan pilih yang sudah layu. Karena kandungan nutrisi dan juga gizi yang ada dalam buah itu tentunya sudah hilang, atau bahkan dapat menjadi penyakit, karena ada beberapa kuman yang menempel. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari 2. Menggunakan gula yang baik Ada beberapa jus buah yang dapat menggunakan pemanis dan ada baiknya minuman jus tersebut tidak menggunakan gula karena rasanya sudah manis. Gula yang sebaiknya digunakan adalah dalam bentuk cair, bukan dalam bentuk kristal, agar mudah larut. 3. Menggunakan air Ketika kita menggunajan juicer tentunya kita tidak akan membuatuhkan air, namun ketika kita menggunakan blender, maka kita membutuhkan air dalam jumlah tertentu. Kita dapat meggunakan air dingin, air dalam suhu nornal atau air es. 4. Menggunakan susu atau tidak Ada beberapa buah-buahan yang dapat kita kombinasikan dengan susu, dan ada beberapa jenis jus buah yang sebaiknya tidak menggunakan susu, agar tidak mengubah atau merusak nutrisi atau kandungan vitamin C yang ada dalam buah tersebut. Baca juga : Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai 5. Kombinasi beberapa buah Jika kita berniat untuk mengkombinasikan beberapa buah, seperti buah strawberry dan juga buah melon, atau buah yang lainnya, ada baiknya jika memperhatikan komposisi rasa dan juga aroma. Ada baiknya menggunakan komposisi yang tepat, agar rasa jus tetap enak, dan aroma yang dihasilkan juga enak. Cara membuat jus buah yang enak ini memang mudah, dan tentunya akan membuat tubuh menjadi sehat, untuk keterangan lebih lengkap dapat menghubungi www.kesehatan.tips.
25-04-2014 22:28
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga : Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal. Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.